Di keremangan senja ini
kau tatap aku sejenak,
angin bertiup sepoi, langit memerah,
membuka ruang kerindua.
Engkau berkata “pergilah”
dan kudengar deru kereta semakin mendekat.
Sejenak aku berharap pada rindu
untuk melihat sosokmu dimasa yang akan datang.
Tapi kereta ini tak akan lagi kembali untuk satu kisah,
untuk derunya yang masih sama.
hidup tak akan lagi berulang, karena
sesudah ini kita akan berpisah.
Seperti sebuah pepatah “perpisahan adalah kematian kecil”
bagai hidup yang selalu menunda kekalahan,
ditengah hingar bingar kata bijak dan impian tentang harapan.
Dan kereta pun berangkat,
engkau berkata “selamat jalan sahabat, hati-hati”
dan kudengar deru kereta semakin menjauh
dan setelah tikungan ini tak lagi kulihat sosokmu.
(kepada El/Agustus 2006)
Similar Posts:
- Kembang Turi by katjha (0 comments)
- Desau angin tak lagi semilir, menyentak mengugurkan tegaknya sosokmu dalam deraan panas padang persa …
- Menunggu Kereta Berangkat by WebAdmin (1 comments)
- Menunggu Kereta Berangkat, Berharap Kau Selalu Dekat Menunggu kereta berangkat ciptakan ruang tak be …
- Deklarasi Cinta by katjha (0 comments)
- Hanya kata berbahan jiwa hati yang tulus aku katakan kerinduan. Ingin aku bernyanyi, tetapi desahan …
- Karma Cinta by WebAdmin (11 comments)
- ….sesungguhnya, perjalanan waktu yang kita tempuh telah melampaui ambang segala gurat bahasa buana …
- Sebut saja “d” by 3simbol (0 comments)
- “D” Seberapa besar dirimu sekarang…? Berapa banyak mimpimu yang kauraih…? Masihkah engkau “hinga …
- Elegi Sebuah Senja by katjha (0 comments)
- “Sampai nanti”, kau berkata padaku sambil melambai, kemudian engkau kembali meneruskan langkah. Di j …
- Biarkan Hujan Itu Menanti by katjha (0 comments)
- Sebuah sore, dengan aku, dia dan desir angin yang mulai menepi. masih terlalu sepi untuk sebuah perj …
- untuk penyair yang khilaf by puisi.indonezia.net (0 comments)
- tak sadarkah engkau? tulang tulangmu semakin rapuh, dinding kulitmu mulai mengkerut, serta pikiranmu …
- Bingung by WebAdmin (0 comments)
- Terseok di angkuhnya kehidupan Meniti setiap langkah dengan enggannya Namun harus terus berjalan Wal …
- Kepada Gadis Manis Penggesek Violin X by katjha (0 comments)
- Kisah .. Manusia mencintai hidup dan membutuhkan sejarah, ingin berbagi dan merindukan setiap gerak …
Last 5 posts by katjha
- Yang Pergi Tanpa Melambaikan Tangan - March 21st, 2011
- Kepada Gadis Manis Penggesek Violin X - March 21st, 2011
- Merindukan Gerak - March 14th, 2011
- Balada Orang Merindukan Pelangi - March 14th, 2011
- Derai Cemara Udang - March 14th, 2011


{ 2 comments… read them below or add one }
bagai hidup yg selalu menunda kekalahan,,,
brilian..
woii, maseh ada puisinya yg bagus ini, mengharukan dan konsisten pd jalan yang ditempuh ….. uhh, aku sedih,