Aku budak-budak yang menzinahi nafsu
Bukan malaikat yang terbang di hembus angin
Dengan gigi-gigi yang smakin keropos
Mencoba melepas rantai baja di leherku
Kemaren aku masih terbahak
Pagi ini… aku menangis
Saat angin mengirimkan wangi ikan asin yang di goreng
dari dapur tetanggaku
jakarta 20 okt ’07
Similar Posts:
- taman bunga by irul (2 comments)
- pagi pagi ditaman bunga ini, semalam mekar, kuncup bunga harum semerbak dirimbun semak belukar . dih …
- Senandung Minyak Goreng by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Kita semua suka menggoreng Kita semua suka segala sesuatu yang digoreng Apapaun yang digoreng Nasi g …
- Pada Satu Musim Bunga by WebAdmin (1 comments)
- Lalu pada musim dimana bunga-bunga mulai menyala di jemari peri Ombak dan burung-burung mengirimkan …
- sepenggal untuk sejumput bunga rumput by WebAdmin (2 comments)
- saat masih benih aku tak tahu dia ada saat masih kecil aku tak mengindahkannya saat sudah mulai mere …
- Pasar Becek by Bradley Setiyadi (3 comments)
- Siang hari yang panas Berkeringat Berdesak-desakkan Kaki-kaki melangkah Aroma tak sedap menyebar Bau …
- Aku rindu by Adi Jovetic (0 comments)
- Saat cintaku pergi… Saat itu aku ingin pergi selamanya… Semua bahagia telah menjadi derita… Ba …
- Narasi Di suatu Pagi by Bobby (1 comments)
- Dan bukan karna,hujan,angin ataupun kemarau Pada peta perjalanan masa jahiliyah… Saat khilafah perju …
- Membaca Sebuah Pagi by katjha (0 comments)
- Desah nafas angin tertambat menyentuh pucuk-pucuk rumput berembun tumpah terderai, lirih tanpa suara …
- Lukisan Senja (menjelang) Basah by WebAdmin (1 comments)
- Tetes aku bertetesan. Hembus aku berhembusan. Saat kulewati detak. Meranggas ia meninggalkan dewa. D …
- hari menjelang tenang by WebAdmin (7 comments)
- hari menjelang tenang badan ku lelah seperti di hantam godamnya sang bima kaki ku. kaki ku, bergetar …



