Lamunan [sudah selesaikah puisi ini?]

by BackPackerz on February 28, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Kala ku tersadar dari lamunan

Ketika pepohonan dengan setia menjadi

Tempat berlindung

Ketika kau dan aku lebih dekat

Dari laut ke pantai

Kau melayang mendekati angkasa

Kucoba menggapaimu dalam lamunan

Yang membawaku begitu dekat dengan cintamu

Yang membawaku ingin selalu

Menyelimuti tubuh indahmu dengan kasih serta cinta

Bagai matahari yang mencairkan hati bekumu

Dengan sinar cintanya yang penuh kehangatan
Hatiku begitu kosong

Ketika kusadari ternyata kau lebih sulit kugapai

Lebih jauh daripada timur dan barat
Tak ada yang sia-sia…….

Kuharap

Similar Posts:

    Lamunan by BackPackerz (0 comments)
    Kala ku tersadar dari lamunan Ketika pepohonan dengan setia menjadi Tempat berlindung Ketika kau dan …
    Ku kira by WebAdmin (3 comments)
    “Ku kira” by Minar (jkt, 7 sept 2005) Ku kira cinta Ternyata sampah Ku kira kasih Ternyata duri Ku k …
    Emulsi Waktu by Kiki Febriyanti (0 comments)
    seketika aku tersungkur di tengah malam bisu kemana hilangnya hening yang hangat ternyata pertemuan …
    Elemen dalam duniaku by enduu (0 comments)
    Hadirmu bagai angin Yang datang tuk segarkan hari-hariku Namun datang tuk sekejap saja. Hadirmu baga …
    Elemen dalam duniaku by enduu (1 comments)
    Hadirmu bagai angin Yang datang tuk segarkan hari-hariku Namun datang tuk sekejap saja. Hadirmu baga …
    Aku ( bukan ) pencinta perempuan by WebAdmin (11 comments)
    Malam itu hampa Tak kusangka sebesar itu cintanya! Dan yang bisa kulakukan hanya diam Gila rasanya t …
    Pagi Sang Surya by Diggini (0 comments)
    Manakala warna di ufuk timur memerah pertanda sang Fajar tiba ………… dengan gagah menghantarka …
    Pagi Sang Surya by Diggini (0 comments)
    Manakala warna di ufuk timur memerah pertanda sang Fajar tiba ………… dengan gagah menghantarka …
    bukannya? by aneez (1 comments)
    cinta aku tanpa terkata. rindu aku tanpa terungkap. bukannya lebih menyiksa? teriak aku tanpa suara. …
    Menuju Cahaya by Wildan Fauzi (0 comments)
    . Kuhadapkan hati, jiwa ragaku kehadiratMu Seraya syukur memuja asmaMu Mengemis sepucuk padi, mengib …

Last 5 posts by BackPackerz

{ 6 comments… read them below or add one }

poeng_caem July 12, 2008 at 10:06 pm

CiNta?
membwt”Q bljr bnyk tntng hdp
rasa senang”bahagia”sedih”sakit”perih”bingung
ku dptkan dr Cinta
Cinta Q hanya untukmu
“PPJ”
sampai engkau mengerti
aku akan bertahan smp kpnpun
untuk mnunggumu sampai kau tahu dan mengerti sakit y kurasakan selama ini karena
mencintaimu…

walaupun tak kan ku dptkn dirimu
aku tetap bahagia bisa tulus mencintaimu

Refpujangga March 16, 2009 at 12:59 pm

Aku akan selalu mencintaimu walau kau tak pernah tau bahwa aku mencintaimu…. Ku biarkan perasaan ku ini mengalir seperti air,,,… Taukah kau akan rasa sakit selama ini ku derita…memang ini selah ku karena tak pernah mengungkapkan apa yang sebenarnya aku rasakan..karena aku takut akan kehilanganmu.aku tau aku memang pecundang yang ngak berani tk bilang sama kamu…. Tapi biarkan lah waktu yangkan menjawab semua padamu….. Ku tau apa yang kau rasa kan sama seperti yang ku rasakan tapi aku masih bimbang dengan perbedaan kita?????

khalil vs lukman July 6, 2011 at 10:43 am

kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari

wulan July 8, 2011 at 12:51 pm

setujuuuu…..!!!!

supri July 23, 2011 at 6:01 pm

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan… Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan….

Robby July 28, 2011 at 8:21 am

Puisinya Baguss bang…
Saya Ingin belajar banyak tentang puisi.

Leave a Comment



Previous post:

Next post: