cahaya


Puisi ini ditulis oleh pada
26 February 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Pertama kulihat segenggam cahaya itu . . .
Begitu anggun dan sederhananya
Menusuk sepi di setiap sel tulang rapuhku
Begitu hangat. . .
Tanpa gemerlap lampu warna – warni
Membuka setiap sekat gelap di hatiku
Begitu sepi . . .
Hingga tak terasa aku telah di tidurkannya

Aku bermimpi tentang malam yang begitu panjang
Dengan angin yang malu untuk saling berlari
Mereka seakan membuka pandangnganku kedepan
Begitu aneh. . .
Kadang terang kadang samar
Aku juga melihat wajah-wajah yang asing bagiku
Mereka mengulurkan tangan halusnya untukku
Tapi mengepa begitu kasar bagiku?

Kembali aku lihat cahaya itu
Begitu lambat . . .
Membuka gerbang-gerbang yang kokoh di depanku
Begitu halus . . .
Mengangkatku terbang merendah
Diantara rimbun jati dan lengkung pelangi
Hingga aku tersadar bahwa aku harus terus berjalan

Torehan puisi-puisi lainya :

    Penggoda Hati.. by pelangi dimalam hari (0 comments)
    Ketika ku mulai teringat lagi.. Senyummu yang tak pernah punya arti   Senyum sapa.. Terlempar d …

    Tentang Sebuah Keindahan by Just_ste (5 comments)
    menari dan tertawa dalam hamparan rumput yang hijau.. memejamkan mata.. biarkan raga ini bergerak se …

    elegi 2 wajah by chras dini sabewa (0 comments)
    siang di serambi balai pertemuan entah dimana di dunia mimpi atau di dunia fantasi atau di dalam buk …

    songkok haji dan baju koko by WebAdmin (2 comments)
    Tergesa berlari mendahului mentari pagi Bangun lebih pagi Mandi lebih cepat Berjalan seperti berlari …

    Undead by Just_ste (0 comments)
    pejam terpejam dalam gelap malam hitam kubisa melihat tanganku memegang kedua bola mataku meraba me …

    carilah sebuah cahaya by Just_ste (0 comments)
    Hidup itu ibarat ombak yang terus menerus menerjang karang Karang yang tegar adalah karang yang mamp …

    Hujan by alang (0 comments)
    kau buyarkan lamunan cermin yang teduh kini bergolak gelombang-gelombang tak berirama . . . mulai ku …

    Mencari Arti Demokrasi di Negeri Ganjil by Akmal MR (1 comments)
    Oleh: Akmal MR Aku kembali dililit jerami kusam mataku lenyap dalam gelap yang begitu suram aku kini …

    Tercipta Bukan Untukku… by lembayung (0 comments)
    Cinta ini semestinya tak harus kujalani jika hatiku kan kembali dibajak sepi Kita telah sama_sama me …

    Cinta dimanakah kau by supernova (0 comments)
    gerimis hujan di malam ini seakan menambah luka hati mengingat kau yg telah pergi jauhi diriku dan t …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bebas

Leave a Reply