Paradoks

by prince-adi on February 20, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

langit masih biru …
sementara telah hitam hatiku
dan
embun masih basah pada rumput …
sementara telah kering airmataku

bisa katakan kenapa?

Similar Posts:

    Hitam Abuabu Putih by soul list (0 comments)
    Dengan jemari ini Kukirim padamu pelangi buatanku Tanpa merah, biru, hijau ataupun ungu Lengkungnya …
    Pagar itu Bernama Ayah by WebAdmin (0 comments)
    angin puting beliung telah menerpa rumahku, kedinginanku dalam hujan tangisan, banjirnya merobohkan …
    Narasi Di suatu Pagi by Bobby (1 comments)
    Dan bukan karna,hujan,angin ataupun kemarau Pada peta perjalanan masa jahiliyah… Saat khilafah perju …
    Anak Gunung by wizurai (0 comments)
    Sepasang mata burung awasi kami dari gunung Sesaat lenyap melekat pada kulit-kulit kayu yang murung …
    Boy In the First Rain by Just_ste (1 comments)
    Seperti hari yang lalu aku masih menanti kehadiran jiwamu dalam kesendirianku, masih kucoba yakinkan …
    Nikah Ilalang by katjha (0 comments)
    Bertaut dalam semak padang rawan rona tipis fatamorgana, sederet rumput-rumput kuning setengah keri …
    Bunga-bunga Kopi Menebar Senyum by katjha (0 comments)
    Kala itu waktu pagi yang remang dan masih berselimut kabut. sebuah penggunungan yang sepi dengan keb …
    Setitik Api Dalam Embun Malam by katjha (2 comments)
    Menetes titik air, jatuh pada kulit tangan sejenak terasa sepi dan dingin, kemudian terpikir semua i …
    Tanya Yang Tak Terjawab… by lembayung (0 comments)
    cemara cintaku kini tandus membuang diri… senandung parkit biru mengiris dalam hati yang tak henti …
    pertukaran jiwa by puisi.indonezia.net (0 comments)
    betapa jiwa dan hatiku sungguh merasa bersedih;; pohon pohon seakan berbicara” kasihan engkau wahai …

Last 5 posts by prince-adi

{ 1 comment… read it below or add one }

john June 30, 2008 at 8:41 pm

aku juga tak tahu

Leave a Comment



Previous post:

Next post: