merindukanmu

by ahmad nadhif on January 24, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

lama tak kutemui kau
di pipi basah serambi pagi
di lembar-lembar ma’tsurat senjakala
juga hanya nihilmu
yang terbaca dalam halaman huruf-huruf mesiu
perinding dada tentara.

bilakah kau akan letih berlari
dan duduk kembali di sini
meneguk puisi?

aku begitu merindukanmu, diriku.

(hidup dari bis ke bis, ujung 2007)

Similar Posts:

    Sajak-sajak untuk puteriku: CAHAYA "atta" HASTASURYA by WebAdmin (0 comments)
    CAHAYA HASTASURYA lengking tangismu memecah pagi subuh sebagai cahaya harapku yang tumbuh menjadi fa …
    Kelelawar by WebAdmin (0 comments)
    Silau oleh sinar lampu lalulintas Aku menunduk memandang sepatuku. Aku gentayangan bagai kelelawar. …
    pelayaran by irsyad.zaki (0 comments)
    ini sunyi bergetar setengah mati mencari perahu penyair yang berlari membawa nganga luka di pantai t …
    Mengapa cinta by raihana ziva (5 comments)
    kini saatnya melangkah pergi menjauh dari cinta satu-satunya yg kupunya berlari dari lingkar hitam b …
    Untuk Apa Puisi Ini by irsyad.zaki (13 comments)
    Puisi ini, untuk apa harus tercipta. jika ibu-bapak di rumah masih saja membakar diri di bawah pana …
    Besok — Pagi pagi Sekali by WebAdmin (3 comments)
    Besok — Pagi pagi Sekali (Surat Untuk Suamiku) Bisakah kau jemput aku besok. Pagi pagi sekali. Sebe …
    Upgrade ke wordpress 2.6.1 by WebAdmin (0 comments)
    Puisi.Org kembali melakukan upgrade engine wordpress 2.6 menjadi wordpress 2.6.1, untuk melihat deti …
    Pelita by wizurai (3 comments)
    ………………A ………..aku ..ingin menyala …benderang ..meski mentari ..tak tergantikan .. …
    Cobalah Mengerti Akan Diriku by Galang (0 comments)
    Sejak pertama ku mengenal dirimu Kau begitu baik padaku dan, Kau begitu pengertian padaku dan Kau ju …
    Pembangkang by WebAdmin (0 comments)
    Ia termenung sendirian di gardu gelap di ujung jalan. Tidak jelas, ia peronda yang kesepian atau pen …

Last 5 posts by ahmad nadhif

Leave a Comment



Previous post:

Next post: