lama tak kutemui kau
di pipi basah serambi pagi
di lembar-lembar ma’tsurat senjakala
juga hanya nihilmu
yang terbaca dalam halaman huruf-huruf mesiu
perinding dada tentara.
bilakah kau akan letih berlari
dan duduk kembali di sini
meneguk puisi?
aku begitu merindukanmu, diriku.
(hidup dari bis ke bis, ujung 2007)
Similar Posts:
- Sajak-sajak untuk puteriku: CAHAYA "atta" HASTASURYA by WebAdmin (0 comments)
- CAHAYA HASTASURYA lengking tangismu memecah pagi subuh sebagai cahaya harapku yang tumbuh menjadi fa …
- Kelelawar by WebAdmin (0 comments)
- Silau oleh sinar lampu lalulintas Aku menunduk memandang sepatuku. Aku gentayangan bagai kelelawar. …
- pelayaran by irsyad.zaki (0 comments)
- ini sunyi bergetar setengah mati mencari perahu penyair yang berlari membawa nganga luka di pantai t …
- Mengapa cinta by raihana ziva (5 comments)
- kini saatnya melangkah pergi menjauh dari cinta satu-satunya yg kupunya berlari dari lingkar hitam b …
- Untuk Apa Puisi Ini by irsyad.zaki (13 comments)
- Puisi ini, untuk apa harus tercipta. jika ibu-bapak di rumah masih saja membakar diri di bawah pana …
- Besok — Pagi pagi Sekali by WebAdmin (3 comments)
- Besok — Pagi pagi Sekali (Surat Untuk Suamiku) Bisakah kau jemput aku besok. Pagi pagi sekali. Sebe …
- Upgrade ke wordpress 2.6.1 by WebAdmin (0 comments)
- Puisi.Org kembali melakukan upgrade engine wordpress 2.6 menjadi wordpress 2.6.1, untuk melihat deti …
- Pelita by wizurai (3 comments)
- ………………A ………..aku ..ingin menyala …benderang ..meski mentari ..tak tergantikan .. …
- Cobalah Mengerti Akan Diriku by Galang (0 comments)
- Sejak pertama ku mengenal dirimu Kau begitu baik padaku dan, Kau begitu pengertian padaku dan Kau ju …
- Pembangkang by WebAdmin (0 comments)
- Ia termenung sendirian di gardu gelap di ujung jalan. Tidak jelas, ia peronda yang kesepian atau pen …
Last 5 posts by ahmad nadhif
- andai datang suatu masa - January 3rd, 2008
- di mana sembunyi - October 11th, 2007

