di tiap saat kehadiranmu
kutemukan serpihan hati
yang kusendiri tak sadar kan keberadaannya
keindahan yang terlukis di parasmu
tumbuhkan rasa yang keberadaannya sangat pudar
maafkan aku yang lancang memupuk rasa itu
andai saja bisa kutumpas rasa itu
mungkin segera kulakukan
kaulah sesejuk udara pagi
yang jika aku melupakanmu akan membuatku mati
akupun takkan sanggup mencintaimu
jika tiada kau buka pintu hatimu
14122002
Similar Posts:
- Hidup yang Tiada Arti by WebAdmin (0 comments)
- ku tau… kau telah pergi jauh meninggalkanku tak selamanya semua kenganmu akan ku ukir ku hanya mam …
- Gombal by WebAdmin (2 comments)
- sayang, aku mencintaimu seperti bumi mencintai matahari aku takkan mungkin bisa melangkah tanpa ketu …
- Sendiri…Hari Ini by WebAdmin (1 comments)
- Jangan buang waktu mengetuk pintu kamarku. Hari ini aku enggan keluar meski udara pagi segar. Entahl …
- Salahkah Jika Aku Menanti by Adi Jovetic (0 comments)
- “Salahkah jika aku menantimu” mungkin semua itu hanya sebuah kebodohan semata, hanya sedikit orang …
- Bungalow 22 by resverae (0 comments)
- Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka Tiap Wajah ngelangut pepohonan Dan Daun-daun itu ber …
- cinta tulus by puisi.indonezia.net (6 comments)
- tulus mencintaimu tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayan …
- Terimakasih by sintadiana (1 comments)
- Ku lihat wajahmu Ada tangisan di mata itu Layaknya pagi pertama di musim semi Begitu cantik begitu p …
- kisah tak berjudul by N D Ahaddina (1 comments)
- Kisah Tak Berjudul malam-malamku makin sunyi bintang-bintang tak lagi bercahaya rembulan tak pernah …
- Mungkin Nanti by WebAdmin (0 comments)
- Mungkin nanti ketika rambutmu sudah memutih dan tubuhmu tak lagi kuat seperti sekarang. Dan duduk di …
- Aku Mati by WebAdmin (1 comments)
- aku mati… aku mati tanpa rasa… rasa telah lama hilang ditelan senja… cerita senja yang ku rang …
Last 5 posts by BackPackerz
- Lamunan [sudah selesaikah puisi ini?] - February 28th, 2008
- Lamunan - January 24th, 2008
- Surat Untuk Kekasih - January 3rd, 2008
- pada bunga aku berkata - January 3rd, 2008
- Luka - December 3rd, 2007


{ 1 comment… read it below or add one }
menusuk bilur-bilur rindu
mengiris asa yang tersisa
mengais keindahan dalam keremangan
ah , hanya harap yang terkenang
beautiful words