Lautan Kata

by camane on January 24, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (38 votes, average: 3.68 out of 5)
Loading ... Loading ...

engkau adalah lautan aksara yang tak bisa kurangkai
dengan sederhana

engkau adalah lautan kata yang tak bisa kukata
dengan hati terbuka

engkau adalah lautan makna yang tak bisa kucerna
dengan sekali warna

engkau adakah lautan sunyi yang tak bisa kutembus
walau dengan rindu menghunus

engkau adalah lautan mimpi yang tak bisa kubeli
walau kugadai hati

engkau adalah lautan yang tak kumengerti

Similar Posts:

    Rinduku Abadi Untukmu by lembayung (0 comments)
    Tiap kali rindu menghinggapi benak fikirku, seperti rengkuhan temaram malam yang menyusup kebilik-bi …
    Rindu by ngurah (0 comments)
    Rindu Aku rindu usiaku yang telah lalu Saat renta melapuk rasa termakan waktu Kuingat saya kubisa ha …
    cinta yang sederhana by bunga semusim (0 comments)
    aku hanya ingin cinta yang sederhana di mana aku bisa mendampingimu dalam keseharianmu di mana aku b …
    Dunia Setelah Kata by katjha (3 comments)
    Hening … Sepi …. Bersambut dengan kata-kata terucap. Kemudian sepi …. Tiada yang berubah di si …
    Sejumput Kata untukmu, Ibu by dedi_doank (1 comments)
    Pada sejumput kata , kutitipkan rindu untukmu Ibu walau pilu tak lagi memburaikan air mata dan resah …
    Merah & Biru by Wildan Fauzi (0 comments)
    . Dia yang merah Jahat menjilat penuh semangat Angin bertiup, bangkit gejolaknya Lancang nafasnya, p …
    Do’a di ujung malam by ekonuryadi (1 comments)
    Yaa ALLAH …berlinang air mata hamba saat ini…. Bertanya bathin hamba ini…. Bagaimanakah pandan …
    “Syair Cinta” by WebAdmin (68 comments)
    Semoga, sayap patahku cukup menghangatkan pangeran hati Yang melambungkan bahagiaku, meneduhkan di s …
    Batas Angan by Maggothz (0 comments)
    Kau mentari pagi Memberi harap dan kasih Kasih ini murni Bersemi indah di hati Sadarkah dirimu Kasih …
    Titik Nol by katjha (0 comments)
    Dunia, tepi sunyi beranjak merangkak kepada bunyi dentang dan alunan kata. Gemuruh sepi … tepi mak …

Last 5 posts by camane

{ 5 comments… read them below or add one }

almabruri February 7, 2008 at 5:13 am

semoga engkau tak salah mengartikan lautan kata yang engkau maksud. terhenyak aku saat baca ini dan aku harap puisi ini bukan untuk makhluk, tapi untuk sang pencipta kita. tak ada kata seindah tasbih, tahmid, tahlil dan takbir…
maaf…

bacot February 14, 2008 at 2:01 pm

hahahahaha

Uas February 14, 2008 at 2:13 pm

Hari demi hari watu terlewati
Manis dan pahit menjadi rasa dalam hidup
Namun itulah hidup, sedikit banyak rintangan
jangan jadikan suatu halangan tuk meraih asa, cita dan cinta.
Kebahagianmu kebahagianku dan juga yang lainnya.
karena kebahagian tidak dapat di ucapkan dengan kata-kata,
harta, banda bahkan dengan jabatan.
Kebahagian hanya dapat dirasakan…………….

addictedj February 15, 2008 at 4:29 pm

keren bg.. simpel tapi asik

supriyono February 20, 2008 at 3:12 pm

lha memangnya puisi ini untuk siapa gitu, yo untuk manusia ato makhluq lain yang bisa baca.

Memangnya Tuhan butuh puisi dan butuh yang lain-lainnya.

Relax kawan ini hanya bercanda, tapi mungkin serius.

Leave a Comment



Previous post:

Next post: