Lamunan

by BackPackerz on January 24, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Kala ku tersadar dari lamunan

Ketika pepohonan dengan setia menjadi

Tempat berlindung

Ketika kau dan aku lebih dekat

Dari laut ke pantai

Kau melayang mendekati angkasa

Kucoba menggapaimu dalam lamunan

Yang membawaku begitu dekat dengan cintamu

Yang membawaku ingin selalu

Menyelimuti tubuh indahmu dengan kasih serta cinta

Bagai matahari yang mencairkan hati bekumu

Dengan sinar cintanya yang penuh kehangatan
Hatiku begitu kosong

Ketika kusadari ternyata kau lebih sulit kugapai

Lebih jauh daripada timur dan barat
Tak ada yang sia-sia…….

Kuharap

Novel Valentino

Similar Posts:

    Lamunan [sudah selesaikah puisi ini?] by BackPackerz (6 comments)
    Kala ku tersadar dari lamunan Ketika pepohonan dengan setia menjadi Tempat berlindung Ketika kau dan …
    Pangeran Kesepian by WebAdmin (0 comments)
    Sendirian di menara kosong tak bertuan Oh, siapalah datang sini temani aku Agar jangan api unggun in …
    Menuju Cahaya by Wildan Fauzi (0 comments)
    . Kuhadapkan hati, jiwa ragaku kehadiratMu Seraya syukur memuja asmaMu Mengemis sepucuk padi, mengib …
    Suara Hatiku by bugi santoso (3 comments)
    Didalam batas ruang dan waktu. Aku terbelenggu di dalam semu. Rintih hati yang terpendam didalam. Ta …
    Aku ( bukan ) pencinta perempuan by WebAdmin (11 comments)
    Malam itu hampa Tak kusangka sebesar itu cintanya! Dan yang bisa kulakukan hanya diam Gila rasanya t …
    SURAT UNTUK KEKASIH by Karuna (0 comments)
    Jadi inikah sepasang sayap yang kau kirimkan kepadaku sebaris rasa sepi yang tajam memahat dinding d …
    Ketika Aku Mulai Bisa Menulis by dotcomguyz (1 comments)
    ketika aku tahu apa itu garis berbentuk ketika aku tahu makna garis itu ketika anganku sebanding den …
    ketika… by rarsa99 (0 comments)
    ketika… aku tak lagi menatapmu dengan penuh ku jauhkan hatiku dari asa tentangmu kataku tak banyak …
    Sinonim Pagi dan Malam by Raxen (0 comments)
    Duhai, sejuk embun tertetes membasahi pagi daun-daun menari di atas orang mati Masih kudengar pohon …
    Terimakasih by sintadiana (1 comments)
    Ku lihat wajahmu Ada tangisan di mata itu Layaknya pagi pertama di musim semi Begitu cantik begitu p …

Last 5 posts by BackPackerz

Leave a Comment



Previous post:

Next post: