pada bunga aku berkata
kemarin mataku menangkap sebuah bayang bidadari
disinari mentari walau bukan pagi
dadaku menahan sesak jantung yang bergetar
bunga,
katakan padanya
kalau aku telah terperangkap
diantara hutan pinus
kini kulukis sebuah gambaran maya
kuberi mentari pada pipinya yang merona
kutambahkan bintang di matanya
sambil kuberi warna keindahan disetiap sudut hatinya
namun hanya bisa kupajang dalam dinding hatiku
menunggu seseorang membuka lalu melihatnya
Novel Valentino (26092002)
Last 5 posts by BackPackerz
- Lamunan [sudah selesaikah puisi ini?] - February 28th, 2008
- Maafkan, Jika Kau Tak Berkenan - January 24th, 2008
- Lamunan - January 24th, 2008
- Surat Untuk Kekasih - January 3rd, 2008
- Luka - December 3rd, 2007
Popularity: 1% [?]


(11 votes, average: 3.73 out of 5)