Luka yang pernah menggurat nadimu
tak pernah mampu kukenali wajahnya
kerna ia selalu sembunyi dibalik
topeng-topeng manis dan lembut
Dan ketika kau dilambungkan oleh
mimpi-mimpi merah-dadunya,
saat kau menghadirkan surga khayalmu
dia pula yang menikammu,
dan melemparmu ke padang penghianatan
Jika terbayang pisau di jalan
tiba-tiba aku ingin membunuhmu : hatiku
Sebelum kau mati lemas,
kehabisan darah kepercayaanmu
Similar Posts:
- antara asa, cita dan cinta by love_alone (0 comments)
- asa dan cita tak sama. ku punya asa, mengangkasa. …
- ijinkan by lyogi (0 comments)
- ijinkan aku sekedar mengenalmu sebab aku masih pun …
- Untuk Apa Puisi Ini 2 by irsyad.zaki (0 comments)
- Untuk apa puisi ini, jika sahabat terdekatmu sejak …
- Di Titik Pertemuan by WebAdmin (0 comments)
- Langkahku berirama menjemput pesan singkat dan seb …
- PAGI INI KETIKA, by Karuna (1 comments)
- pagi ini ketika aku telanjang tiba-tiba aku ingin …
- Kenapa (sadarkah) by Diggini (0 comments)
- Ketika musibah itu tiba ………. Bawah sadarku b …
- TENTANGMU by WebAdmin (4 comments)
- Ketika itu kau hadir tiba ? tiba Mengisi ruang hat …
- Cinta Adalah Saya by Bitaz (0 comments)
- Seseorang pernah menghampiri saya Kemudian ia bert …
- Lonely Road 0/10/10 by Just_ste (4 comments)
- sendiri.. terbenam dalam melody rerumputan padang …
- hidup untuk berjuang, berjuang untuk hidup by satoe9 (1 comments)
- sesaat tercekat batinku buyarkan seluruh lamun per …
Last 5 posts by Karuna
- PAGI INI KETIKA, - April 8th, 2008
- Debu - March 24th, 2008
- ZIARAH - January 24th, 2008
- SERENADE PAGI - January 3rd, 2008
- KOTBAH - January 3rd, 2008
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS
