andai datang suatu masa

andai datang suatu masa
ketika persekutuan angin-bintang
menjelma bukan lagi bayang,
apa yang kau impikan?
rumah dari semua puisi cinta
yang belum sempat kita tuliskan?
taman bunga dari selaksa rindu
yang selama ini kita pendam kejam?
bolehlah..

tapi karena kita adalah jelata
yang akan meruntuhkan singgasana
dan mencopot mahkota
maka jangan banyak berharap
selain bulan madu di surga.

ramadhan-dzulqaidah 1428

Last 5 posts by ahmad nadhif

Popularity: 2% [?]


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 3.5 out of 5)
Loading ... Loading ...

2 Responses to “andai datang suatu masa”

  • 1
    vincent Says:

    puisi sederhana yg berakhir dengan kesan romantis dalam kalimat, “jangan banyak berharap selain bulan madu di surga”. setidaknya, begitulah yang saya tangkap. saya baru di sini. bolehkah saya bertanya bagaimana caranya agar puisi-puisi saya menjadi ‘post’ dan bukan ‘draft’?

    terima kasih.

  • 2
    ana ratu Says:

    jalan yang ditapaki hanya langkah-langkah kecil
    tapi asa menjelma bagai elang
    menerawang mengangkasa
    menembus langit mengaburkan mimpi
    saat kenangan dan asa lebur di dalamnya

    puisinya lembut sampai tak terasa kita sudah menelannya berkali-kali

Leave a Reply


Tautan komentar adalah nofollow free.
976 views