surat bagi kekasih
kekasihku
tawamu mengisi telingaku
senyummu terbayang dimata
hati berdegub merindu
yang pertama dituju
berbagi suka dan duka
sekian lama kita berbagi hidup
cinta tidak juga meredup
bersatu melintas badai
namun bagiku belumlah memadai
saat kau tawarkan sebuah ikatan
wajah terukis senyuman
dan hatiku beranjak menjauh
aku mencintaimu, kasih
tapi tak ingin aku mengikat sauh
mungkin kau pasangan jiwaku
maaf atas bulir air yang mengalir
jangan buang lingkaran besi itu
entah mungkin kapan aku berubah pikir
bila kau ingin pergi…pergilah
cintaku tidak akan berubah dan berkurang
=16 November 2007=
author: nenni soepardjono [nennii@...]
Last 5 posts by WebAdmin
- Dalam damai aku membencimu - June 1st, 2009
- Gambar Hujan - June 1st, 2009
- Ironi Dari Sebuah Kemunafikan - June 1st, 2009
- Kekasih Abadi - June 1st, 2009
- Upgrade ke Wordpress 2.6.3 - October 26th, 2008
December 25th, 2007 14:17
Dari puisinya tercermin dua nilai sekaligus, pertama EGOIS dan yg kedua KETIDAK SIAPAN untuk melanjutkan hubungan.
Wanita sulit dimengerti, terus terang alasan dibalik itu semua aku ga ngerti.