Menunggu Kereta Berangkat
Menunggu Kereta Berangkat,
Berharap Kau Selalu Dekat
Menunggu kereta berangkat ciptakan ruang tak bersekat, Cinta
tak diganggu ruang dan waktu, di dalamnya kau dan aku; satu.
Kotaku dan kotamu tertata sementara di bilangan jam tua,
bahkan aku selalu merasa mereka ada ketika kuterjaga saja.
Pekik peluit petugas, tuas-tuas rem dilepas, bendera dikibas,
melepas katup-katup rindu. Meletup! Meletuplah aku!
Ini rindu yang bertebaran di udara, bukan lagi asap batubara.
Cinta telah ciptakan wangi semesta; Kuhirup, hiduplah aku!
Perjalanan ini tak lama, persis tulisan di brosur pariwisata.
Sabarlah, Kekasih. Sebab seperti itu juga, penantianmu tak lama.
Kau tahu, Kekasihku, aku selalu berharap kereta cepat
berderap, hingga jarak kita semakin rapat, semakin dekat.
Dan ini sungguh lucu. Entah bagaimana aku merasa hatiku
telah jauh tinggalkan kereta yang melaju. Menujumu.
2007
author: dedy_tri_r [dedi@...]
Last 5 posts by WebAdmin
- Uograde ke Wordpress 2.6.3 - October 26th, 2008
- Upgrade ke Wordpress 2.6.2 - September 9th, 2008
- Upgrade ke wordpress 2.6.1 - August 19th, 2008
- Saat Kau Miliknya - August 13th, 2008
- Kau Menungguku Membatu - August 13th, 2008
Popularity: 3% [?]



December 30th, 2007 at 4:44 pm
kereta akan terus berjalan, mengikuti arah kemana rel besi itu menunjuk
kereta akan terus berjalan, tanpa ada ujung tujuan yang pasti
kereta akan terus berjalan, sebagaimana sang manisin inginkan
dia akan terus setia kepada tuannya
sebuah sang besi tua yang telah halus tergilas roda besi
kesetiaan yang tanpa ujung…….