November 2007

Ia menggambar kota

November 27, 2007

Ia menggambar kota di dadaku. Bangunan beragam, jalan, kemacetan, tiang-tiang kaku, lampu taman, sampah, papan reklame dan lorong bawah tanah. Aku dimintanya membubuhi udara, bunga, angin dan burung-burung. Tanganku gemetar, hanya bisa melukis hujan. Ia mesti bersabar. Degupku membungkus kota itu dalam dingin tak berkesudahan. Lalu ia memelukku, dan matahari menyembul dari ujung pelabuhan kota [...]

Read the full article →

23 tahun

November 27, 2007

23 tahun sudah waktu berlalu, 23 tahun dalam kebodohan, 23 tahun dalam keterpurukan, 23 tahun dalam kebingungan, 23 tahun berjalan tanpa arah, cukup sudah segala penderitaan, cukup sudah ketidaktahuan, cukup sudah keputusasaan, sadarku telah tenggelam, kini ku kan kembali, kembali ke jalan-Mu,

Read the full article →

atap oh atap

November 27, 2007

oh atap…….. kau lindungi kami dari hujan dan badai, kau lindungi dari panas mentari, kau menamabah elok rumah kami, kau mengayomi sepanjang hari, oh atap…… jadilah pelindung yang baik, jadilah ujung tombak yang laik, buat kami merasa aman, buat kami selalu nyaman, namun………. jangan kau terus bermimpi, jangan engkau tinggi hati, jangan pula lupakan kami, [...]

Read the full article →

First or Last Kiss?

November 27, 2007

Semua cintaku bersemi Saat kau cium diriku tuk pertama kali Semua terasa bermakna Dalam hidupku Hangat yang kau beri Manis yang kau beri Cinta yang kau beri Semua terasa indah Ya… Semua jadi awan kelamku Saat kau cium diriku tuk terakhir kalinya Awan dihatiku pun menangis Semua tak bisa kurasakan lagi… Manis ciuman pertamaku… dan [...]

Read the full article →

jangan pernah mencintaiku

November 27, 2007

sudah buang saja cintamu itu jangan kau serahkan padaku mengapa kau tak dengarkan aku jangan pernah menyayangiku jangan pernah mencintaiku sebab aku bukan untukmu hatiku bukan milikmu ku takkan bisa mencitaimu jangan pernah salahkan aku bila nanti kau terluka karena mencintaiku

Read the full article →

Biarkan Hujan Itu Menanti

November 27, 2007

Sebuah sore, dengan aku, dia dan desir angin yang mulai menepi. masih terlalu sepi untuk sebuah perjamuan dan pesta pora menyambut musim yang akan tiba. Aku dan dia, masih termenung, menatap bentangan hari menuju senjanya. Aku dan dia, menikmati sepi bermonolog dalam diam. Namun aku dan dia datang pada tempat orang-orang melihat dan berkata tentang [...]

Read the full article →

tanpamu

November 27, 2007

kau menari ku terhempas kau tertawa ku teteskan air mata ku ucapkan janji kau bilang ya… sekian lama kunanti kau tak datag lagi ya Robbi tolong hambaMu ini tuk lewati aral ini apa pun yg kan terjadi ku coba melangkah lagi tanpa cintanya

Read the full article →

cintamu takkan hilang dihatiku

November 27, 2007

kau yang slama ini menghiasi mimpi-mimpiku bayangmu yang slalu bermain di khayalku kini telah pergi dan takkan kembali untuk merajut tali asmara yg menggelora di hati meski hati ini telah kau sakiti cinta suciku kau nodai kasih sayangku kau khianati tapi ku berjanji jauh di lubuk hati cinta yang pernah kauberi akan kujaga dan kan [...]

Read the full article →

kau bukanlah segalanya

November 27, 2007

kucoba bertahan tanpa dirinya kucoba berjalan tanpa bayangnya kucoba tersenyum tuk lupakannya walau perih kian meyiksa Tuhan…tolong saya beri aku kekuatanmu agar aku bisa lupakannya beri cinta yg lebih indah lebih indah dari saat ku bersamanya

Read the full article →

kusalah menilaimu

November 27, 2007

batinku tersiksa jiwaku merana perasaanku menderita hanya karena dia ku puja dia ku cinta dia ku sayang dia dari segalanya tapi ternyata semua sirna dia tak seperti yang ku kira dirinya tak seperti yang kuduga saat dia goreskan luka

Read the full article →

Page 2 of 1212345...10...Last »