duapuluh empat ekor gagak terbang ke barat
bayangnya jatuh pada atap gubuk ini
sedangkan semua orang telah berangkat
ke garis depan
memanggul sebuah harapan :
pertanda apa lagikah ini ?
duapuluh empat ekor gagak
swaranya riuh bagai nyanyian kematian
sayapnya kibaskan bau bangkai
dan kau lihatlah :
dadaku koyak kerna luka kemarin, dan
nafasku tingal satu-satu
sedang disini tinggal tersisa
senapan kosong dan sebuah bayonet
tapi aku harus segera berangkat :
barangkali inilah saatnya !
Similar Posts:
- Yang Selalu Terapung Diatas Gelombang by WebAdmin (4 comments)
- Seseorang dianggap tak bersalah, sampai dia dibuktikan hukum bersalah. Di negeri kami, ungkapan ini …
- Ndayah(lili muzdalipah) by oebay (0 comments)
- adalah sebuah nama..mengalir hangat d pembuluh nadi,mengintip dalam celah pori dan trsmbunyi dalam r …
- Sajak Orang Lapar by WebAdmin (0 comments)
- kelaparan adalah burung gagak yang licik dan hitam jutaan burung-burung gagak bagai awan yang hitam …
- Suara Kalbu by @-one (1 comments)
- tempatkan aku di hatimu satu sudut saja dari empat bilik jantungmu lalu gemit aku di jiwamu dengan p …
- pada bunga aku berkata by BackPackerz (0 comments)
- kemarin mataku menangkap sebuah bayang bidadari disinari mentari walau bukan pagi dadaku menahan se …
- Puisi Ikranagara: BANTUL 2006 by WebAdmin (3 comments)
- Ikranagara: BANTUL 2006 tak ada lagi kata tatkala bumi berguncang amatlah kerasnya di bantul mata ya …
- Requiem Pagi Hari by Pandeka Merah (0 comments)
- akankah kita bercinta ? diantara permainan tangkap lari lalu tersekap bersembunyi namun cukup bagiku …
- Cinta Sang Nabi by Hamdani (1 comments)
- Allah dan malaikatnya bershalawat untukMu, empat alam dan penghuninya jatuh hati padaMu, Kau, penghu …
- Sudahlah by 21040058 (1 comments)
- Pak, ayo! Kita lestarikan korupsi, kebudayaan nasional menurut kita! Jangan lupa kolusi dan nepotism …
- Demi waktu by cke (0 comments)
- Waktu seperti merayap… Hari seolah tak pernah berganti… Tapi rindu semakin menggebu hingga menye …
Last 5 posts by Karuna
- KUPU KUPU - October 28th, 2010
- ANAK PANAH - October 20th, 2010
- SURAT UNTUK KEKASIH - October 20th, 2010
- PAGI INI KETIKA, - April 8th, 2008
- Debu - March 24th, 2008


(2 votes, average: 4.50 out of 5)