kudengar suara air gemercik
kubau pohon cemara yang wangi
disaat itu temenung diam menatap rasa
jantungku tersentak tadi,
terantuk batu, tertusuk duri
ada senyum ramah yang kurasakan
dibawah hangat wajah sang alam
disaat itu kulihat burung elang melayang – layang
hinggap dimata dia menari…
diam mengalir tenang kabut yang bias
nantikan pasti ada energi lagi….
Similar Posts:
- Fatamorgana Cinta by bugi santoso (0 comments)
- Mengalir pada untaian kata kata indah mesra Terhanyut lepaskan dahaga yang tlah lama hilang Berikan …
- Burung Kertas by WebAdmin (0 comments)
- Aku kekosongan cuma sebuah lipatan kajangan ringan melayang di awang-awangan mengikut deru angin Mel …
- Dilema Setrum by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Tanah kita sangat kaya Penuh dengan sumber-sumber energi Yang dapat digunakan sebagai pembangkit Dar …
- Menanti dalam sepi by WebAdmin (0 comments)
- Kemarin kulihat ia menangis dalam hening dalam diam tanpa airmata Namun kutahu ia menangis Sekarang …
- Angin Senja by aria (0 comments)
- Semilir angin pegunungan Melintasi setiap lekukan lembahan Meski panas mentari senja menyengat Elang …
- surat bagi kekasih by WebAdmin (1 comments)
- kekasihku tawamu mengisi telingaku senyummu terbayang dimata hati berdegub merindu yang pertama ditu …
- Sajak alam by biroe (5 comments)
- Begitu indahnya kehangatan dan keakraban alam Pohon dan rumput menyambutku dengan tarian.. Aspal dan …
- Kepada Gadis Manis Di Pasar Burung by katjha (0 comments)
- Ah, senyumu itu membuatku terhenti sejenak kutatap engkau sekilas sudut matamu mengintip aku yang te …
- Membaca Sebuah Pagi by katjha (0 comments)
- Desah nafas angin tertambat menyentuh pucuk-pucuk rumput berembun tumpah terderai, lirih tanpa suara …
- elegi 2 wajah by chras dini sabewa (0 comments)
- siang di serambi balai pertemuan entah dimana di dunia mimpi atau di dunia fantasi atau di dalam buk …
Last 5 posts by banditoz
- Repihan Hatiku - November 10th, 2007

