sebuah delima berayun sendiri ditangkainya
ketika angin tak bertiup
seperti tatap mata kilat-pisaumu yang
ditelan gulita
aku tak sempat menangkapnya
kemana pula sirnanya api di tungku itu ?
Similar Posts:
- Crossfading by dYo (0 comments)
- :to nenen semalam angin lirih berbisik padaku, “kemana arahmu?” sesaat kuterhenyak, namun kujawab, ” …
- Sepi by WebAdmin (0 comments)
- gulita menelan menyulam gelap dlm sepi angin meniup kehampaan meliuk-liuk dlm rongga hati . . . diam …
- ZIARAH by Karuna (0 comments)
- dilangitlangit kamarku huruf huruf bertebaran membentuk kata bersambungan dalam kalimat yang menyesa …
- Tentang Sebuah Keindahan by Just_ste (2 comments)
- menari dan tertawa dalam hamparan rumput yang hijau.. memejamkan mata.. biarkan raga ini bergerak se …
- Lonceng Hati by WebAdmin (0 comments)
- Ramai benar hati ini Matakupun hingga tertetes air perih Tamparan, harapan, gelitikan Semua riang, s …
- Surat Pendek Buat Reny by ekonuryadi (0 comments)
- Adik ku sayang… Ketika kecil dulu..kau kugendong gendong … Kemana kusuka..kemana ku mau… Sekar …
- Dan Kereta itu Berangkat by katjha (2 comments)
- Di keremangan senja ini kau tatap aku sejenak, angin bertiup sepoi, langit memerah, membuka ruang ke …
- Merah & Biru by Wildan Fauzi (0 comments)
- . Dia yang merah Jahat menjilat penuh semangat Angin bertiup, bangkit gejolaknya Lancang nafasnya, p …
- Tidak ada judul by fatra mahayana (0 comments)
- dalam jiwa yang sunyi,kutemui sebuah arti. dalam hening suara hati, kudapati kau disini. saat waktu …
- aku by puisi.indonezia.net (0 comments)
- bintang hilang di gelapnya pantai; angin tak mau tau, aku menggigil ; raba sisi dinding langit, ia m …
Last 5 posts by Karuna
- KUPU KUPU - October 28th, 2010
- ANAK PANAH - October 20th, 2010
- SURAT UNTUK KEKASIH - October 20th, 2010
- PAGI INI KETIKA, - April 8th, 2008
- Debu - March 24th, 2008


(2 votes, average: 4.50 out of 5)