Bungalow 22

by resverae on November 15, 2007

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka
Tiap Wajah ngelangut pepohonan

Dan Daun-daun itu berjatuhan
Menyampaikan pesan deru angin
Pada santing cuaca berkata-kata
Perihal kehilangan

Suara bisiknya mendayu lembut
Menjalar dari satu kehidupan ke kehidupan lain
Ranting-ranting saling bersentuhan
Terpekur akan deru dan bising dunia
Tersampaikan satu makna tersirat
Perih
Siksa…

Lewat pintu rumah yang kemudian ia buka
Ia bawa derai gerimis sampai ke ruang tamu
Ruas ruang segera menjadi wujud kesenyapan
Oleh titik air…oleh gerimis tanpa jeda
Oleh ritmis derit pintu…

Dendang demi dendang
Segera berkumandang
Menyusul suara suara parau yg keluar dari hingar
Janji manis waktu menyesap ke setiap permukaan
Tanah kering
Udara dingin
Mengalun dalam melodi fast-forward

Dan angin seperti catatan yang begitu panjang
Mematungkan sore sebagai arca
Melahirkan sore lain yang asing
Asing dalam makna taksa pergantian
Pergantian yang luruh sendiri
Sendiri bak batu karang semenanjung
Pada lautan tak berteman

Kini pada mega-mega
Kusimpan rapat kisah
putih sunyi
Kelabu biru
amarah merah…
Sementara bisik angin penging di telinga kiri

Syahdu kulantunkan Diam…diam…diam…
In exelcis Dio…
Ssssssssshhhhhhhhhhhhhh!!!

Similar Posts:

    Seperti Apa Yang Kau Rasa Di Sudut Sana by WebAdmin (0 comments)
    eperti waktu yang diam-diam melaju mengaburkan kisah-kisah, memudar seperti tinta di halaman buku tu …
    Seuntai Rosario Untuk Sebuah Awal by WebAdmin (0 comments)
    Butiran doa yang merangkai sebuah harap Zikir pada setiap tarikan nafas Inilah awal dari rangkaian p …
    Surat Cinta by WebAdmin (0 comments)
    Kutulis surat ini kala hujan gerimis bagai bunyi tambur yang gaib, Dan angin mendesah mengeluh dan …
    jalan itu.. by Clare (0 comments)
    Di jalan itu.. Semua peristiwa terukir terjadi… Diam amati semua…. Suara suara terdengar… Raut …
    TENDA SEBERANG MAKNA by arif_rizki (1 comments)
    tiga ratus meter seberang jalan menuju perempatan tenda mega bersulam biru keemasan dalamnya cuap-cu …
    Kesetiaan by sight_cla10 (1 comments)
    Kesunyian mengikuti langkah kaki sang malam Setia menanti dari ujung senja hingga diperaduan Meski b …
    Jejak Lumpur by anjasberguna (0 comments)
    Banyak kulihat dan kudengar sibuknya manusia mencari arti hidup sesuggguhnya. Bahkan diri inipun ti …
    Angin Yang Tersesat Bebaskan Aku Dengan Cepat by Pandeka Merah (0 comments)
    sore itu angin yang tersesat gemulai menari penuh pikat aku terpesona masuk tergoda lalu tanggalkan …
    Nasihat Bunda by WebAdmin (0 comments)
    Nak, jadi perempuan kita harus pintar Agar tidak mudah terpedaya rayuan gombal para pria Nak, kamu h …
    Ketika Hujan Tiap Sore by katjha (2 comments)
    Semilir angin pegunungan mengalun dingin rintik-rintik renggang menjadi banyak… jatuh menjadi huja …

Last 5 posts by resverae

Leave a Comment



Previous post:

Next post: