Sebuah Perjalanan


Puisi ini ditulis oleh pada
5 November 2007 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Kepada Sebuah Lentera
pagi ini kusambut dengan geliat enggan,
dengan mataku yang malas,
dan dera nafas-nafas kelelahan.

kusambut pagi ini dengan sebentuk kegamangan,
bukan karena tubuh ini rapuh,
atau semangat hidup yang terkikis oleh beratnya hidup.
kurasakan kegamangan ini,
karena sebuah lentera yang berkelip malam itu,
pada mimpi dan melambungkan
harapan yang selama ini gelap,
pada padang-padangnya yang kering,
liar dan tak bertuan.
aku sambut dengan kegamangan pagi ini,
untuk sebuah kerinduanku kepada
lentera malam, kepada mimpi-mimpinya
yang melepaskan aku dari beban kenyataan ini.
kepada sebuah lentera,
aku lambaikan tangan-tangan harapan,
akan kasih dan cinta yang tulus,
jauh dan tiada nilai kepalsuan bercokol.

kepada pagi, kepada mataharinya,
aku hanya berkedip, menunduk malas,
karena tak kujumpai lagi sebuah lentera,
karena sebuah terang yang besar,
seringkali menindas dan melupakan darimana
aku beranjak mencari hidup dan bara kecintaan ini.

(Mengenang sahabatku “Dian” yang telah jauh/Agustus 2006)

Torehan puisi-puisi lainya :

    Pagi Sebuah Kerinduan by katjha (0 comments)
    Hening pagi ini kusambut bersama mataku yang mulai terbuka, tanpa kokok ayam dan tetesan embun. Pagi …

    Kepada Sepasang Capung Merah by katjha (6 comments)
    langit biru bersambut, bersama kepakan sayap-sayapmu, terbang tinggi di atas sebuah padang hijau. se …

    Lentera Akhir Malam by katjha (4 comments)
    Sepi …. hening dalam gelap dan udara malam yang dingin berhembus angin yang berbisik suara-suara d …

    Guinevere III by katjha (9 comments)
    Pada pandang mengayunkan langkah kaki, berkejaran dengan temaram senja. Lembayung merah membayang, l …

    Pagi dan Harapanku by lembayung (0 comments)
    Teriakanmu dari kejauhan yang memanggil namaku, menggigilkan daun telingaku. Sesaat aku mendengarnya …

    Membunuh Bayang-bayang by katjha (0 comments)
    Sinar rembulan mengintip remang, tenggelam dalam citraan kelam, seulas ekspresi yang beku dan sulit …

    Hikayat Sebuah Malam by katjha (0 comments)
    Dera angin, singgah di beranda ini. Saat malam masih dalam lamunan, langit menghitam, bertabur rasi …

    Kidung Asmarandana untuk “ANN” by katjha (0 comments)
    kepada Ann …. lantunan kidungku ini, bukan sebagai pengobat rindu yang mengharap belas kasihmu. ki …

    Kepada Sayap-sayap Rajawali by katjha (1 comments)
    Angin sepoi berlalu dari kepakan sayap, dibalik awan putih yang pudar pada birunya langit dan kilau …

    Rumah Tak Berdinding by anjasberguna (1 comments)
    Aku mengerti bahwa hidup ini hanya merupakan sebuah rangkaian aksi yang berkesinambungan. Sebuah ran …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Leave a Reply