November 2007

puisi hati

November 28, 2007

Tak ada angin, tak ada kabar Kumenuggu suatu yang tak pasti Tak ada sapa, tak ada tawa Seribu Tanya berpacu dihati Hari-hari panjang kulalui Kata yang kunanti tak kunjung tiba Sia-sia yang kudapati Kata yang tak kuharap justru terungkap Sakitnya hati sampai tangis tak tertahan Teriakan mengoyak menembus diri Panasnya hati sampai buang smua kenangan [...]

Read the full article →

SENANDUNG LADANG JAGUNG

November 28, 2007

(ketika sia-sia aku mengusir wajahmu dari bilikku yang pengap) Dalam desah angin lembah yang kering, masih kudengar nyanyian resah daun jagung dan tanya-tanya lahir bagai asap ; mengembang, mengembara lalu musnah tanpa jawab selurus arus kali yang tak sudah bagai tik-tok detak jam dinding, yang pada malam-malam gaib : menikamku dalam lorong-lorong kehampaan Asaku adalah [...]

Read the full article →

BATU NISAN ITU

November 28, 2007

siang terik mentari membakar geliat ilalang dan desah angin kau membuka sepatu dan menghitung langkah diantara ricik air kali ditepi malam kita bersimpuh panjatkan doa darah mengucur dari tangkai kamboja yang luruh bau dupa menyesakkan menyergap dan lidah awan yang menjilat-jilat “Dimana ?”, tanyaku “Disini !”, jawabmu sambil menunjuk tulisan di batu nisan itu : [...]

Read the full article →

REQUIEM

November 28, 2007

duapuluh empat ekor gagak terbang ke barat bayangnya jatuh pada atap gubuk ini sedangkan semua orang telah berangkat ke garis depan memanggul sebuah harapan : pertanda apa lagikah ini ? duapuluh empat ekor gagak swaranya riuh bagai nyanyian kematian sayapnya kibaskan bau bangkai dan kau lihatlah : dadaku koyak kerna luka kemarin, dan nafasku tingal [...]

Read the full article →

TAKDIR

November 28, 2007

Jika takdir ini harus kureguk akan kupertaruhkan semua warna seperti ketika kuindera dirimu dalam sorot matanya Jika air ini kering dengan apakah aku menghanyut diri untuk menggapai nirwanamu adakah arus lain ditanganmu

Read the full article →

Tunggu Aku di Tenda Biru

November 27, 2007

Kerinduanmu yang biru mengharap-harap pada ombak Janganlah membekas di pantai begitu aku tiba Matahari dan bulan tak akan mampu bertahan sampai pagi Karena aku begitu membadai datang dan pergi Rindumu yang mata raga dan hati berhari-hari sampai menatapku Janganlah kau lapangkan lembut dan mesra seumpama senja Karena aku begitu berbisa seperti sanca Maka tunggulah aku [...]

Read the full article →

Goresan Rembulan

November 27, 2007

Mengejarmu adalah garis mati yang mengikatku dalam satu purnama Sebentar rembulan lalu tenggelam kini karang Tapi di mimpi kau menjelma berbagai lukisan Goresan rembulan mencipta warna Seribu malam satu tatap mata Aku butuh bintang bagi layar dan perahu Lampion-lampion itu cahaya senyummu yang menyala Ada cemara dan pohon bakau Dimana dermaga hanya kau sebagai penanda [...]

Read the full article →

diary of a cyborg girl

November 27, 2007

dear mesin minuman kaleng.. sudahkah kau bertemu si pencuri keahlian yang berjalan mundur? katakan padanya, tolong curi sesuatu dari diriku! sudah lama aku tak merasa semenjak nenek pergi, kata ibu ada peraturan baru untukku: 1.tidak boleh menangis 2.tidak boleh ragu-ragu 3.tidak boleh berbelas kasihan 4.tidak boleh tersentuh 5.tidak boleh menghayal dan bla bla bla..aku ingin [...]

Read the full article →

Kutitip Rindu

November 27, 2007

semilir angin berhembus manja menerpa halus rambut di dahi renjana hati terasa menggebu melaut luas menggelombang hasrat malampun mulai berangkat dingin bayu-bayu sepoi mengelus lembut sunyi terasa di hati yang sudut sang kekasih pergi berharap kembali desah resah menjadi jadi kutitip rindu pada angin yang berlalu rinduku merekah, renjanaku makin bertambah —– Rumpin, 25 Okt [...]

Read the full article →

Pada Satu Musim Bunga

November 27, 2007

Lalu pada musim dimana bunga-bunga mulai menyala di jemari peri Ombak dan burung-burung mengirimkan asmara pucuk meranti Anyelir dan bougenvile rumpun bambu merimbun sunyi Senyummu bertebaran seperti pelangi menagih janji Pada pertemuan perahu dan gelombang yang bercenti-centi Ada getar merajuk-rajuk di dalam diri Hanya angin yang mengerti derak kemudi Dimana permaisuri pasti engkau di ujung [...]

Read the full article →

Page 1 of 1212345...10...Last »