Pedagang Keliling


Puisi ini ditulis oleh pada
23 October 2007 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (26 votes, average: 4.31 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Menyusuri jalan-jalan
Di bawah teriknya siang
Menuju berbagai tempat
Komplek perumahan
Terminal
Perempatan
Atau sekolahan
Dengan gerobak dorong
Atau keranjang gendong
Berteriak menembus udara
Seakan menantang sepi
Menyebutkan barang bawaan
Atau cukup dengan kentongan
Yang penting ada pembeli yang memanggil
Senandung terus dikumandangkan
Entah itu minyak
Atau abu gosok
Atau barang bekas
Atau makanan ringan
Sepanjang perjalanan
Sepanjang panasnya siang
Hingga menjelang malam

by: Bradley Setiyadi

Torehan puisi-puisi lainya :

    Minyak Tanah Versus Gas by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Cadangan minyak semakin berkurang Pasokan minyak juga pasti berkurang Termasuk minyak tanah Tidak ad …

    Pasar Becek by Bradley Setiyadi (3 comments)
    Siang hari yang panas Berkeringat Berdesak-desakkan Kaki-kaki melangkah Aroma tak sedap menyebar Bau …

    mata bunglon by WebAdmin (0 comments)
    kiri dan kanan, satu kiri,satu kanan berputar menengadah kearah senja menelan liur menghela nafas.. …

    sebungkus trasi bau by 3simbol (0 comments)
    Seraut wajah luka sepi Sepi lonceng tertampar mati Mati sekejap menjerit-jerit lelah Lelah trbiasa t …

    Calo by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Salah satu sumber penghasilan Yang menghasilkan banyak uang Memanfaatkan kesusahan orang Yang susah …

    Sambil Makan Mie Ayam by Bradley Setiyadi (6 comments)
    Beristirahat di tengah hari Melepas lelah Regangkan otot yang kaku Hilangkan penat di otak Dengan di …

    Cahaya Malam by Bradley Setiyadi (12 comments)
    Dalam kegelapan malam Dalam kegundahan pikiran Ku ingin bertemu dengan cahaya malam Sesuatu yang ku …

    Kolong Jembatan by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Kota metropolitan Kota sejuta kemegahan Termasuk jalan layang yang melintang Melintas dari ujung ke …

    Jeritan Bayi by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Aku memang hanyalah seorang bayi Aku tidak punya apa-apa Aku hanya bisa menangis Aku hanya bisa mere …

    Bersama Angin by Winnie (1 comments)
    Bersama angin panas siang ini… Langkahnya berkejaran dengan dedaunan jatuh Dan diantara debu yang …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bebas

Comments (4)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Syita says:

    MY PUISI
    pedagang sayur

    MALAM PUN TLH BERLALU SIANG PUN TLH DTNG PARA PEDAGANG PUN BERJUALAN AKU PUN BERLARI KELUAR PAGAR KAU SUNGGUH BERJASA KAU KOBANKAN DIRIMU DEMI KELUARGA OH………. PEDAGANG SAYUR SUNGGUH BESAR JASAMU TERIMA KASIH PEDAGANG SAYUR BY:AGUSTIN ROSITA S SD MUHAMMADIYAH 3 DENPASAR (BALI)

  2. andi rian ardiansyah says:

    Aku adalah seorang petualang ……..
    Dan tak ada yang menyamaiku……..
    orang yang rela merelakan nyawanya..
    untuk membuktikan kata katanya…..

  3. Ulyano rudino says:

    Saat hatiku merasa galau aku merasa risau tiba-tiba sule pun datang menghampiriku lalu berkata “kalau galau jangan risau pakai kartu AS”……………….

  4. farell says:

    Terima kasih untuk puisinya

Leave a Reply