September 7, 2007
betapa jiwa dan hatiku sungguh merasa bersedih;; pohon pohon seakan berbicara” kasihan engkau wahai pemuda” sungguh jejak jejak pikiranku terhapus benciku/ jiwa-jiwa dalam tubuhku menolak kedamaian; kepadamu yang tlah mengusik hatiku, kepadamu yang telah mengganggu pikiranku, dan kepadamu yang telah membangunkan lelap malamku// menista-kan hati , kurasa jiwa seakan-akan kaulah yang membunuhnya; kepadamu yang mengusik [...]
Read the full article →
September 7, 2007
Oleh Akmal MR Tak ingin kau basuh wajah di tanah ini, anakku? tujuh luka telah tertancap pada hati yang tersayat luka. Ini tubuh telah beku diburu rindu dan sendu kampung yang murung. Tidakkah kau ingin pulang, anakku? menyaksikan sawah-sawah kita merah dibantai api kuasa. Ketakutan menutup mata, kata menjadi beku sungguh luka menjadi cerita malam. [...]
Read the full article →