televisi yang kuhidupkan menjelang imsak

by irsyad.zaki on September 28, 2007

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Di dalam kotak ajaib itu telah dibangun sebuah stasiun, stasiun ramadhan, katanya

Dan banyak lagi stasiun-stasiun serupa. Gambar-gambar gerak
Yang ditampilkan mendadak alim.
Yang dahulu mengumbar peluh dan buah dada kini berjilbab rapi. Kalem penuh simpul suci. Hanya simpul

Ustadz-ustadz mulai diberi banyak waktu berwejang di depan kamera

Iklan-iklan tak lagi mesum. Para kru dan semua bintang iklan digotong ke masjid atau background kain putih bersih. Hanya numpang saja.

Mereka jejali sahur mata kita dengan ktp-ktp cepat saji. Aneka kuis dan tawa. Langit dan bumi dipaksa bersatu hanya dalam beberapa malam

Aku tidak ingin menyebut nama. Memang begitulah setiap tahun. Sepanjang bulan suci mereka berbaris memakai mukena dan kopiah di depan mata kita tanpa malu. Mungkin tuntutan profesi. Bisa juga lebih dari itu. Namun setelah bulan suci habis, semua bakal kembali seperti semula; lagu-lagu penyejuk jiwa dimatikan diganti lagu-lagu cengeng. Ustadz-ustadz diusir dari depan kamera. Stasiun-stasiun itupun ambruk. Dan mulailah, semua bebas telanjang sambil ngakak

Kita begitu dimanja dengan kebohongan. Dimana setan lebih unggul dari kita; tak munafik dan bercadar

Ruang tempat kita menunggu terbit matahari sambil nonton tv, jika tetap saja begitu instan setiap tahun, terus diulang dan diulang, kita

sama saja sedang menunggu ajal menjemput harga diri sebuah negeri

Similar Posts:

    Waktu yg berlalu by Wimfi Three hady Irawan (2 comments)
    aku adalah daun yg gugur dalam musim semi yg kau ciptakan mengeringkan asa yg tercipta untuk masa se …
    Antara Aku, Dia dan Lagu “Remang-remang” by katjha (0 comments)
    *)Jalanan, sebuah tepian pantai utara jawa Senja beralih malam, namun waktu yang beranjak lambat men …
    ingin kuakhiri sepi di sudut hatiku by WebAdmin (0 comments)
    pagi ini ingin kutulis surat untukmu sesuatu yang tak sempat kukatakan padamu 3 tahun yg lalu waktu …
    Ndayah(lili muzdalipah) by oebay (0 comments)
    adalah sebuah nama..mengalir hangat d pembuluh nadi,mengintip dalam celah pori dan trsmbunyi dalam r …
    Jatuh Cinta by irsyad.zaki (3 comments)
    Kekasihku, kemudian kita pun terjatuh Jauh ke dasar yang lain dari harapan Demikian seterusnya. Berk …
    bukan seperti yang kau kira by WebAdmin (0 comments)
    belum bosan lagu itu ia ulang sampai tetangganya ingin berganti telinga “hanya imajinasi” “hanya ima …
    fall in love by kobet_jc (0 comments)
    maafkan aku, Kebodohanku yang tak menyadari bahwa aku jatuh cinta padamu saat kau menanyakan apakah …
    catatan yang seharusnya tanpa nama. by dwiky arifian (2 comments)
    Aku sadar kini bukan rintik hujan yg menemaniku. Hanya segelas air yg mulai membeku. Dan kini tambah …
    Surrender by kobet_jc (0 comments)
    Seandainya aku harus menyentuhmu untuk menyakinkan kau berada disampingku Lalu mengapa ketika aku me …
    Jangan Menjadi Dungu by WhyShyDude (0 comments)
    Irvan 26 Februari 2002 Setiap orang adalah puisi yang hidup Yang semua adalah menoreh ke kehampaan h …

Last 5 posts by irsyad.zaki

{ 1 comment… read it below or add one }

ravenshka October 1, 2007 at 11:54 am

Sejatinya segala sesuatu itu adalah lingkaran……..

Leave a Comment



Previous post:

Next post: