Surat Dari Kampung Sembilan

by Akmal MR on September 7, 2007

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Oleh Akmal MR

Tak ingin kau basuh wajah di tanah ini, anakku?
tujuh luka telah tertancap pada hati yang tersayat luka.
Ini tubuh telah beku
diburu rindu dan sendu kampung yang murung.

Tidakkah kau ingin pulang, anakku?
menyaksikan sawah-sawah kita merah dibantai api kuasa.
Ketakutan menutup mata,
kata menjadi beku
sungguh luka menjadi cerita malam.

Senja telah lelah menari diujung awan
ini saatnya menunggu malam yang tepasung di dalam labirin berdebu.
maka, digelap itu akan terdengar suara kematian yang berbisik dari ujung bunga yang gugur.

 

Tidakkah kau rindu pada kampungmu, anakku?
sungguh takku sertakan kutukan pada surat putih ini.
jika kau tak juga pulang,
tidak juga kuharu dan luruh mengingat lankahmu yang semakin jauh.

 

namun,
lihatlah pucuk langit disana
akan hitam
dan
tak ada lagi yang bisa mendiamkan malam dikampung kita.
kampung tujuh yang tercatat pilu.

 

Lam U, 14 Agustus 2007

Similar Posts:

    Senja di Ulee Kareng by Akmal MR (0 comments)
    Kampung muasal cerita telah tergulung bersama laut penuh lumut memang tidak ada lagi lentang suara s …
    To Dinda by wier (2 comments)
    Kepada Yts. Dinda di Bumi yang Tak Lagi Biru Dear Dinda, kualamatkan rindu padamu dengan ulin di poj …
    Aku Rindu Kamu by WebAdmin (2 comments)
    Hari-hariku yang sepi aku rindu kamu, Apakah kamu tau itu? Malam yang sunyi memeluk jiwaku yang gund …
    Kembali ke Ibu by WebAdmin (5 comments)
    Original poetry to : bungamatahari@yahoogroups.com From : Bintang Tajryani (endang_opriana@yahoo.com …
    Bulan sabit tak seindah senyummu by WebAdmin (2 comments)
    Lengkung di langit malam Inspirasi beribu tahun Menjadi dewa bermasa-masa Lengkung selepas bagaskara …
    Jujurlah Padaku! by WebAdmin (4 comments)
    Jika sekiranya kau bukan lagi bagian dari taman kahyangan itu…. Ibarat bunga yang telah dipetik, dip …
    Surat dari Hatiku by dr.Kartika Honggo (1 comments)
    Cantiknya malam memanggilku penuh rindu ; duduk diam, terpaut senyum kecil Malam adalah sahabatku an …
    Aku Dimakamkan Hari Ini by WebAdmin (1 comments)
    Perlahan, tubuhku ditutup tanah, perlahan, semua pergi meninggalkanku, masih terdengar jelas langkah …
    Aku rindu by Adi Jovetic (0 comments)
    Saat cintaku pergi… Saat itu aku ingin pergi selamanya… Semua bahagia telah menjadi derita… Ba …
    dari bapak… by Clare (0 comments)
    Anakku…. Selangkah semi selangkah kupijak bumi ini.. Beban yang kupikul memang berat, seakan tak a …

Last 5 posts by Akmal MR

Leave a Comment



Previous post:

Next post: