Mencari Arti Demokrasi di Negeri Ganjil
Oleh: Akmal MR
Aku kembali dililit jerami kusam
mataku lenyap dalam gelap yang begitu suram
aku kini mengembara dalam gumpalan asa
yang membuat tubuhku kaku
Aku tercengang melihat api itu
sepertinya ia ingin membakar seluruh tubuhku
apakah aku bermimpi?
dimanakah aku kini?
Kuteriakkan pada malam
bahwa aku telah dewasa
pikiranku tak lagi berlumut sepi
namun, malam tak menghiraukan kata-kataku
Apakah tubuhku yang kecil ini membuat mereka murung
melihatku?
atau mulutku yang tak bisa bersuara?
tapi, sepertinya aku tak sekecil
awan yang membungkus matahari senja di Lembah Direu
Aku ingin terus berteriak bahwa aku telah dewasa
biar pun malam tak mendengarku
tapi, aku akan terus mencoba meyakini bulan
bahwa aku bisa berbuat
untuk tanahku yang semakin renta
Tubuhku tlah lepas dari lilitan jerami,
malam mencoba menghiburku dalam cahaya bulannya
yang damai dan sunyi
tapi disana…
kulihat bintang telah menyisakan satu makam
bagiku
dan
jiwaku
untuk lelap
Lam U, 23 Agustus 2007
Akmal MR adalah penulis lepas. saat ini aktif di teater Gemasastrin Unsyiah.
Last 5 posts by Akmal MR
- Senja di Ulee Kareng - September 7th, 2007
- Surat Dari Kampung Sembilan - September 7th, 2007
- tentang perasaanku terhadap wanita yang berbaju ungu, di hari rabu - August 19th, 2007
Popularity: 1% [?]

October 29th, 2007 at 3:03 pm
mmm……mmmm…….!