untuk adikku tersayang


Puisi ini ditulis oleh pada
22 August 2007 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (21 votes, average: 4.38 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

kepadamu adikku yang mencintaiku;
kepadamu yang memberiku bahagia, impian dan jiwa//

menemani getir melawan tegak tegar/;
tak patah bahagiamu// ku hiasi mimpi beludru milikmu;

bungkam sombongnya jiwa setan hatiku;
adikku; sungguh hanya engkau hartaku//

aku tiada cinta selain cinta kepadamu//
tiada rindu ku hari ini kecuali untukmu;

adikku yang manis;
malam ini tidurlah, aku akan jaga mimpimu dari buruk wajah malam

untuk dd tercinta : echa

sumber : http://puisi.indonezia.net

Torehan puisi-puisi lainya :

    kekasih di seberang by puisi.indonezia.net (0 comments)
    kekasih di seberang jiwaku adalah jiwa seorang perindu yang teramat menginginkan kekasih kekasih, ba …

    tulus mencintaimu by puisi.indonezia.net (2 comments)
    tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayangku terhadapmu tia …

    pertukaran jiwa by puisi.indonezia.net (0 comments)
    betapa jiwa dan hatiku sungguh merasa bersedih;; pohon pohon seakan berbicara” kasihan engkau wahai …

    kenangan yang tak tergantikan by puisi.indonezia.net (1 comments)
    disaat kau bersamaku; // cahaya rembulan membasuh kulitku dan kulitmu sedang cahaya bintang menyentu …

    cinta tulus by puisi.indonezia.net (6 comments)
    tulus mencintaimu tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayan …

    untuk penyair yang khilaf by puisi.indonezia.net (0 comments)
    tak sadarkah engkau? tulang tulangmu semakin rapuh, dinding kulitmu mulai mengkerut, serta pikiranmu …

    Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa by WebAdmin (1 comments)
    Tuhan, dengan segala kerendahan hati aku meminta pada-Mu Berikan aku kata, kujadikan ia puisi berika …

    Nota Rindu Buat Sahabat… by lembayung (2 comments)
    sendiri kutepis rasa sepi dihati ini, meski perihnya masih jua menghantui namun kan tetap kucoba tuk …

    kepada bintang saksi bisu by puisi.indonezia.net (0 comments)
    bintang, ia berdusta padaku// ia berkata cinta-cinta yang semu ; bintang, ia ingkar-ingkar padaku// …

    aku by puisi.indonezia.net (0 comments)
    bintang hilang di gelapnya pantai; angin tak mau tau, aku menggigil ; raba sisi dinding langit, ia m …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (4)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. anjasbeguna says:

    wow, i’m thrilled!! sudah lama gw gk lagi liat puisi yang kaya gini.. skarang banyak puisi cinta yang berlebih2an memuja keagungan cinta yang sebenarnya hanya tumpahan dari dangkalnya apresiasi penulis tentang cinta dan pengalaman yang dialaminya… kadang kita suka malu sendiri kalo udah baca puisi2 cinta zaman skarang… absolutely zero!! tapi puisi anda, woow… two thumbs up!

  2. dea says:

    jadi trigat lg nina bo2kk,,,

    hahahaha,,,

  3. FARHAN says:

    akumencintaimu sepenuh hati

  4. naufal says:

    kuingin kamu ada di malam ku

Leave a Reply