Untuk Puisi Cinta Para Kampungan

by averois@gmail.com on August 19, 2007

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.86 out of 5)
Loading ... Loading ...

Untuk Puisi Cinta Para Kampungan

persetan kata cinta
yang selalu membusuk di selingkuhan rasa
tak ubahnya huruf yang menyusun kata
yang membusuk di telinga

persetan cinta naif
bualan puisi, syair, diksi para amatir
terdengar satir dan nyinyir
dasar kampungan!!!

susunlah realita
bahwa hidup tak seindah mimpi yang selalu kau selami bersamanya
bahwa cinta rendahanmu hanyalah parkiran sementara di kehayatan fana
karena kubur selalu menunggu

hadapi kenyataan
tentang bualan pengorbanan yang tak pernah tulus oleh pinta
tentang buaian kasih-sayang yang selalu pupus oleh harapan
karena kita hanyalah manusia

persetan cintamu
yang hanya di bibir di kata di karya cipta sampah yang kau sebut puisi-puisi cinta
yang digulung waktu karena umur berakhir di kubur (itu pun jikalau kau mujur, yang tidak mestinya lebur bersama kapal laut yang tenggelam atau kapal terbang yang hancur)

buang kata
buang puisi
buang mimpi

kembalikan cinta pada yang hakiki

Similar Posts:

    KAU by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    cipta indah dalam mimpi dunia kemudian menari berwarna kembali ketika kata kau titipkan pada langit …
    Khabarkan Cintaku by Pencinta_Sejati (0 comments)
    Selalu ku ukir kata cinta di dalam hatimu Bahwa cintaku suci untukmu Bawalah diriku selalu didalam m …
    Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa by WebAdmin (1 comments)
    Tuhan, dengan segala kerendahan hati aku meminta pada-Mu Berikan aku kata, kujadikan ia puisi berika …
    Kembali kepada hadirat neraka by WebAdmin (2 comments)
    Bukan aku yang cengeng Lantaran sering mengutuk dan mengeluh Namun, nyatalah sudah bahwa selama ini …
    Untuk Sahabat by badai (0 comments)
    Jangan terbelenggu oleh kenangan Kenangan memang bukanlah sebuah bualan Juga Bukan sesuatu yang memb …
    Doa Rakyat Kecil by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Ya Allah Kami hanyalah rakyat kecil yang dianggap tidak berguna, ya Allah Kami hanyalah pemilih terd …
    Di Pelabuhan by katjha (1 comments)
    Meratap sepi bersama derak-derak ombak kecil berlabuh bersama angin sepoi menggoyangkan pucuk-pucuk …
    Agregat Website Puisi di Puisi.ORG by WebAdmin (2 comments)
    Saat ini puisi.org mempunyai agregat website puisi dan/atau pecinta puisi yang beralamatkan di plane …
    Terserah Kau Saja by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Kami semakin apatis Kami semakin muak Entah sudah berapa kali mendengar Entah sudah berapa kali dibe …
    arti kehidupan by WebAdmin (75 comments)
    suatu hari..pernah kurenungi… adakah seorang insan yang mengerti.. apakah arti kehidupan ini… pe …

{ 4 comments… read them below or add one }

bayoe August 28, 2007 at 5:44 pm

wah, sadis banget ne puisi ! ! !

kata2 nya tajam menusuk ! ! ! !

pokoknya seep dah ! ! !

En Tay August 30, 2007 at 2:55 pm

bagus, simple & “straight”

tapi klimaknya kurang “gw banget” :)

sanct_3 September 8, 2007 at 12:09 pm

setuju bgt… love is in the air, not juzt swallow words at all.

obent October 14, 2007 at 12:04 pm

cx…cx….cx….
dassshhhhyyyaaaatttt…..

Leave a Comment



Previous post:

Next post: