Kerinduan Ayah


Puisi ini ditulis oleh pada
1 August 2007 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 4.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Delapan bulan lebih berlalu
Kehadiranmu menyertaiku
keberadaanmu bagai semu
Hanya harapan ingin bertemu

Dinding jarak memisahkan
Amanat kantor kujalankan
Kerinduan kulalaikan
Harapan bertemu ku nantikan

Anak ku…. sayang…

Siang malam Ayah doakan
Agar Ayah dipindahkan
Kota asalmu dilahirkan
Walau mimpi Ayah nantikan

Anak ku…. sayang…

Jangan Ayah mu kau lupakan
Karena tugas Ayah jalankan
Airmata kau teteskan
Kepedihan Ayah rasakan

Berdosa Ayah rasakan
Mengabaikanmu sendirian
Pada bunda ayah titipkan
Cita cita masa depan

yang kusayangi Buah hati ku Nabilla Puti Jasmien

kiriman dari: Rhomi [Rhomi.Harizal@....] 

Torehan puisi-puisi lainya :

    SURAT AYAH DARI JOGJA….. by WebAdmin (0 comments)
    Hai cinta ayah…… apa kabar kalian? kalian pasti main terus ya? kejar-kejaran kesana-kemari repot …

    TANYA SANG ANAK by WebAdmin (2 comments)
    Konon pada suatu desa terpencil Terdapat sebuah keluarga Terdiri dari sang ayah dan ibu Serta seoran …

    Merindu bidadari kecil by WebAdmin (0 comments)
    kau pasti tahu aku terpenjara di antara bulat 2 bola matamu kau pasti tahu tawa kecilmu mendera mimp …

    hari menjelang tenang by WebAdmin (7 comments)
    hari menjelang tenang badan ku lelah seperti di hantam godamnya sang bima kaki ku. kaki ku, bergetar …

    keluarlah by irsyad.zaki (0 comments)
    Keluarlah, ayo lihat dunia! Bukan melulu termangu di kursimuKita lupakan singgasana dan nama baik Ke …

    Gaun Putih Berenda by WebAdmin (0 comments)
    Ayah, bila senja menjelang nanti akan kukenakan gaun putih indah berenda-renda dan bertabur mutiara- …

    Untuk Sahabat by badai (0 comments)
    Jangan terbelenggu oleh kenangan Kenangan memang bukanlah sebuah bualan Juga Bukan sesuatu yang memb …

    Bersama Ayah Diatas Sepeda by donibastian (0 comments)
    ayahku seorang petani kecil didesa sudah terbiasa hidup dengan sederhana karena penghasilannya yang …

    antara asa, cita dan cinta by love_alone (0 comments)
    asa dan cita tak sama. ku punya asa, mengangkasa. cita tiada bisa ku genggam. cita hanya cinta. cin …

    Ke Kota by Bradley Setiyadi (2 comments)
    Jenuh dengan kehidupan desa Tiada kemajuan Tiada harapan Tiada cita-cita Tiada lapangan kerja Hanya …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (3)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. iyoet says:

    bagus bngt kata2nya di web ini…..
    salut ach gw

    intinya bgus2 deh

  2. iy says:

    puisinya bgt2 bgt deh

  3. iyoet says:

    puisi bagus2 bagus2 bgt deh…
    gw pinjem buat nembak cewe yach

Leave a Reply