
Loading ...
Delapan bulan lebih berlalu
Kehadiranmu menyertaiku
keberadaanmu bagai semu
Hanya harapan ingin bertemu
Dinding jarak memisahkan
Amanat kantor kujalankan
Kerinduan kulalaikan
Harapan bertemu ku nantikan
Anak ku…. sayang…
Siang malam Ayah doakan
Agar Ayah dipindahkan
Kota asalmu dilahirkan
Walau mimpi Ayah nantikan
Anak ku…. sayang…
Jangan Ayah mu kau lupakan
Karena tugas Ayah jalankan
Airmata kau teteskan
Kepedihan Ayah rasakan
Berdosa Ayah rasakan
Mengabaikanmu sendirian
Pada bunda ayah titipkan
Cita cita masa depan
yang kusayangi Buah hati ku Nabilla Puti Jasmien
kiriman dari: Rhomi [Rhomi.Harizal@....]Â
Similar Posts:
- SURAT AYAH DARI JOGJA….. by WebAdmin (0 comments)
- Hai cinta ayah…… apa kabar kalian? kalian pasti main terus ya? kejar-kejaran kesana-kemari repot …
- TANYA SANG ANAK by WebAdmin (1 comments)
- Konon pada suatu desa terpencil Terdapat sebuah keluarga Terdiri dari sang ayah dan ibu Serta seoran …
- Merindu bidadari kecil by WebAdmin (0 comments)
- kau pasti tahu aku terpenjara di antara bulat 2 bola matamu kau pasti tahu tawa kecilmu mendera mimp …
- hari menjelang tenang by WebAdmin (7 comments)
- hari menjelang tenang badan ku lelah seperti di hantam godamnya sang bima kaki ku. kaki ku, bergetar …
- keluarlah by irsyad.zaki (0 comments)
- Keluarlah, ayo lihat dunia! Bukan melulu termangu di kursimuKita lupakan singgasana dan nama baik Ke …
- Gaun Putih Berenda by WebAdmin (0 comments)
- Ayah, bila senja menjelang nanti akan kukenakan gaun putih indah berenda-renda dan bertabur mutiara- …
- Untuk Sahabat by badai (0 comments)
- Jangan terbelenggu oleh kenangan Kenangan memang bukanlah sebuah bualan Juga Bukan sesuatu yang memb …
- antara asa, cita dan cinta by love_alone (0 comments)
- asa dan cita tak sama. ku punya asa, mengangkasa. cita tiada bisa ku genggam. cita hanya cinta. cin …
- Ke Kota by Bradley Setiyadi (2 comments)
- Jenuh dengan kehidupan desa Tiada kemajuan Tiada harapan Tiada cita-cita Tiada lapangan kerja Hanya …
- Embun… by d_man (1 comments)
- embun dipagi hari menetes seperti tiada salah bening mememukau bak kala tak berdosa dingin…. menye …
Last 5 posts by WebAdmin
Tagged as:
alam,
Anak,
asa,
ayah,
bulan,
bunda,
doa,
dosa,
fuisi kerinduan buat ayah,
harap,
harapan,
hati,
jangan,
kata - kata mutiara untuk ayah yang sudah tiada,
kata indah untuk ayah,
kata kata mutiara kepada ayah yang telah tiada,
kata kata mutiara untuk ayah bunda,
kata kata untuk ayah yang telah tiada,
kata kata untuk sang ayah,
kata mutiara ayah,
kata mutiara bagi ayah,
kata mutiara kerinduan,
kata mutiara kerinduan kepada ayah,
kata mutiara tentang ayah,
kata mutiara tentang kerinduan,
kata mutiara untuk ayah,
kata mutiara untuk ayah telah tiada,
kata mutiara untuk ayah yang sudah meninggal,
kata puisi untuk ayah dan bunda,
kata untuk ayah,
kata-kata indah buat sang ayah,
kata-kata mutiara buat ayah,
kata-kata mutiara untuk ayah,
kata-kata puisi untuk ayah,
kata-kata untuk ayah,
kata2 mutiara buat ayah dan ibu,
kata2 mutiara buat ayah yang meninggal,
kerinduan,
kerinduan ayah,
kerinduan ayah terhadap,
kerinduan kepada ayah,
kerinduan kepada ayah yang sudah meninggal,
kerinduan kepada bunda,
kerinduan pd ayah bunda,
kota,
malam,
mutiara kerinduan,
puisi ayah,
puisi ayah bunda,
puisi ayah bunda mengharukan,
puisi ayah dan ibu,
puisi ayah meninggal,
puisi ayah yang sudah meninggal,
puisi bapak ku,
puisi buat ayah,
puisi buat ayah yang tiada,
puisi buat ayahku,
puisi buat bunda dan ayah,
puisi cinta untuk ayah,
puisi kerinduan,
puisi kerinduan anak pada ayah,
puisi kerinduan anak terhadap ayah,
puisi kerinduan ayah,
puisi kerinduan ayah kepada anak.........,
puisi kerinduan kepada anak,
puisi kerinduan kepada ayah,
puisi kerinduan kepada ayah bunda,
puisi kerinduan kepada seorang ayah,
puisi kerinduan ku pada ayah,
puisi kerinduan pada ayah,
puisi kerinduan pada bunda,
puisi kerinduan terhadap ayah,
puisi kerinduan tuk ayah yang telah tiada,
puisi kerinduan untuk ayah yang telah tiada,
puisi mimpi bertemu ayah (alm),
puisi mimpi untuk ayah,
puisi seorang anak untuk ayah nya,
puisi seorang ayah,
puisi surat untuk ayah,
puisi tabir kerinduan untuk ayah,
puisi tentang ayah,
puisi tentang ayah bunda,
puisi tentang ayah bunda,
puisi tentang ayah yang sudah meninggal,
puisi tentang ayah yang telah tiada,
puisi tentang kerinduan kepada anak,
puisi tentang kerinduan kepada ayah,
puisi tentang kerinduan pada ayah,
puisi tentang kerinduan sang ayah,
puisi tentang kerinduan terhadap ayah,
puisi tuk ayah dan bunda,
puisi tuk ayah khalil gibran,
puisi untuk anak ku,
puisi untuk ayah,
puisi untuk ayah bunda,
puisi untuk ayah dan bunda,
puisi untuk ayah dan ibu yang telah tiada,
puisi untuk ayah yang sudah meninggal,
puisi untuk ayah yang sudah tiada,
puisi untuk ayah yang telah tiada,
puisi untuk ibu dan ayah,
puisi untuk ibu yang sudah meninggal,
puisi untuk kerinduan ayah,
puisi untuk mu ayah,
puisi untuk sang ayah,
puisi utntuk ayah,
puisiayah,
puisiuntuk ayah,
puisi kerinduan kepada ayah yang telah tiada,
puitis tentang kerinduan ayah,
puitis tentang kerinduan kepada ayah,
pusi untuk ayah,
rindu,
sayang,
www.puisi ayah,
[uisi kerinduan ayah
{ 3 comments… read them below or add one }
bagus bngt kata2nya di web ini…..
salut ach gw
intinya bgus2 deh
puisinya bgt2 bgt deh
puisi bagus2 bagus2 bgt deh…
gw pinjem buat nembak cewe yach