Archive for August, 2007

BERPESTA HANCURKAN KESUCIAN

rasa bodoh menikam hati,tanpa menyadari hati nurani,butakan emansipasi tuk nafsu biadap,tak menyadari akhir dari kebusukan jiwa,hasutan mulut busuk menjerumuskan penyesalan,kesucian hanya terbayar dengan omong kosong,persetan jnaji busuk tuk tak melakukan kebiadapan,dunia ini penuh dengan kaum hawa yang pecundang,keberanian diri tuk lupakan TUHAN,membawa kedok kesucian tanpa berhati suci,ancaman neraka dekati diri,berpesta hancurkan kesucian,yakin mempunyai TUHAN tanpa berakhlak keTUHANAN ,berpesta dalam kegelapan,tercipta satu nyawa menghilangkan nyawa tak berdosa,kebiadapan nafsu yang tak berhati nurani

Popularity: 2% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Rumah Tak Berdinding

Aku mengerti bahwa hidup ini hanya merupakan sebuah rangkaian aksi yang berkesinambungan. Sebuah rangkaian cerita yang takpernah dirumuskan ataupun ditulis secara nyata. Sebuah rutinitas kompleks yang dibentuk oleh keinginan, harapan, dan pemberontakan.

Aku bercermin dari kepribadian orang-orang yang takpernah memikirkan suatu tujuan. Mereka menghadapi masa depan yang tenang tanpa ada sebuah asa yang berarti. Mereka bersikap seolah-olah hidup ini telah memiliki skenario yang pasti bagi masing-masing mereka. Mereka seolah-olah lupa akan jaminan perubahan yang dijanjikan kepada mereka apabila mereka berusaha menemukan arti kehidupan yang lebih baik.

Aku takpernah melihat sebuah gemerlapnya hidup yang seharusnya tercermin dari paras wajah mereka. Aku tidak menemukan kualitas hidup dari mereka. Sebuah ideologi kuno dan budaya turunan yang sangat bertentangan dengan sejengkal ilmu yang kumiliki. Sebuah pemberontakan minoritas yang muncul dari hati kecil yang selalu mendambakan arti perjalanan jiwa yang lemah.

Mungkinkan keberanian untuk berbeda ini tidak beralasan? Apakah hanya sebuah ledakan takberarti yang muncul karena hormon yang sedang bergejolak? Atau mungkin sebuah bukti bahwa hanya sebagian kecil manusia yang kuat dan berkeinginan untuk mencari realitas demi membuktikan bahwa skenario hidup yang selama ini dianggap kompleks dan rumit merupakan sebuah garis lurus fleksibel yang dapat dibentuk apabila kita berkehendak dan mencoba merubah bentuknya agar dapat menyuarakan sedikit senyuman?

Mungkin semuanya terasa sangat membingungkan yang mungkin bisa membuatku tersesat dan terlalu jauh berjalan. Aku takut otak kecil ini tidak kuasa mengolah semua kerancuan pengertian yang selama ini menuntun kemudi hati ini. Aku takut punggung ini takdapat menemukan dinding sandaran untuk menopang letihnya. Aku takut akan kenyataan bahwa manusia itu sebenarnya hanyalah sebuah bentuk ketidakmampuan dengan sifat arogan yang berlebihan. Tapi bukankan karena itu kita hidup bertuhan?

Popularity: 2% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 2.83 out of 5)
Loading ... Loading ...

untuk adikku tersayang

kepadamu adikku yang mencintaiku;
kepadamu yang memberiku bahagia, impian dan jiwa//

menemani getir melawan tegak tegar/;
tak patah bahagiamu// ku hiasi mimpi beludru milikmu;

bungkam sombongnya jiwa setan hatiku;
adikku; sungguh hanya engkau hartaku//

aku tiada cinta selain cinta kepadamu//
tiada rindu ku hari ini kecuali untukmu;

adikku yang manis;
malam ini tidurlah, aku akan jaga mimpimu dari buruk wajah malam

untuk dd tercinta : echa

sumber : http://puisi.indonezia.net

Popularity: 2% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (15 votes, average: 4.4 out of 5)
Loading ... Loading ...

kenangan yang tak tergantikan

disaat kau bersamaku; // cahaya rembulan membasuh kulitku dan kulitmu
sedang cahaya bintang menyentuh wajahmu, membuat ia begitu indah dan menentramkan jiwa yang melihat pesonanya

kekasih; kukatakan padamu/ kenangan kemarin adalah kenangan yang takkan tergantikan oleh kisah manapun di belahan dunia ini; ia adalah kenangan yang melekat; se akan-akan ia adalah bagian dari tubuhku, dan tak mungkin aku meninggalkannya;

kekasih; kukatakan kepadamu ku bisikkan hatimu; bahwa aku takkan sanggup menghapus semua kenangan indah tentangmu

sumber : http://puisi.indonezia.net

Popularity: 2% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (13 votes, average: 3.31 out of 5)
Loading ... Loading ...

Pengembaraan Maya

Ingin kemudian kurangkai kata
Namun tinta penaku t’lah luruh mengering bersama
duka
Ingin kulukiskan berjuta indah kejora
Namun kanvasku telah luruh lebur dalam air mata
maya

Lelah sudah aku mencari, menatih dan tertatih
dalam jejak-jejak langkah.
Mengayuh sebuah biduk rapuh, dalam
pengembaraan sunyi…
Sebuah sepi yang tidak pernah henti…

Aku hanya ingin sebuah kata saja… yang terlontar
di suatu saat…
Namun bila kemudian kelu yang hadir, diam seribu
bahasa,.. dalam sekian masa…
Sesungguhnya yang terjadi adalah aku sedang
membunuh rasa…
Yang ingin kutenggelamkan jauh-jauh…
Dan kukuburkan di lapisan volcano terdalam…
Maka kelu itu adalah sebuah pertempuran yang
tidak pernah dapat aku menangkan…

Dan bila kemudian suatu saat akhirnya ada kata
terucap…
Bukan sebuah pemuasan atas ingin yang begitu
menggejolak…
Sebab itu adalah wujud lain dari pembunuhan ego…
Yang mencoba bersembunyi dalam pendaman hati
yang dalam…
Namun terkadang meluap diam-diam…
Entah dalam bentuk expresi apa..

Adakah sebuah bodoh…
Dalam pencarian jalan, merekatkan sebongkah
asa .. dilautan badai..
Aku menaruh awamku begitu saja…
Dalam lautan asa yang debur gelombangnya
begitu menggelora…
Buih-buih pesonanya yang timbul tenggelam..
terhempas…
Dan memagnet dahsyat… Menggiringku ke
sebuah pusaran..
Atas nama Cinta.

Aku ingin mencintai-Mu sepenuhnya…
Sedalam hati yang tak pernah terselami…
Atau setinggi ego.. yang tak pernah terukur selalu
meninggi…

Sejak aku mengenal rasa cinta itu yang harus
hadir…
Dalam setiap detik perjalanan hidup,.. perpaduan
emosi dan realiti..
Ketika setiap hal yang dilakukan harus karena
cinta kepada-Nya..
Tertuju kepada-Nya..

Ah namun kemudian aku masih bodoh memakna-i
Cinta…
Aku hanya sebutir debu nebula yang bermimpi
menggapai kejora..
Namun adakah diriku salah.. ketika aku
mendamba sangat…
Untuk dapat berdekatan selalu,.. mendekap
hangat dan berbincang dekat..
Menghiasi malam-malam berduaan saja…
Menghabiskan Sisa malah menjelang subuh tiba..
Bercengkrama.. Menaruh sebuah
harapan…Memohonkan asa..

diambil dari Ruang Maya

Popularity: 2% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (13 votes, average: 4.46 out of 5)
Loading ... Loading ...