<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kita Tak Bisa Mengerti</title>
	<atom:link href="http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/</link>
	<description>saat puisi mengangkat makna</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 16:42:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: ARDI dWI s</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/comment-page-1/#comment-1812</link>
		<dc:creator>ARDI dWI s</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 10:41:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/#comment-1812</guid>
		<description>Berjalan Dalam Kenangan

Aku tahu waktu tlah berlalu
Aku sadar semua telah lenyap tertelan heningnya malam
Masih teringatku saat rumput terakhir bergoyang 
Dia telah pergi dan menghilang dari jiwaku

Nyala bara itu masih terasa kini
Dia tak pernah bisa padam meski tersiram derasnya hujan
Entah sudah beribu cara aku coba padamkan rasa ini
Tapi kenapa tak jua terpadamkan

Kini kakiku telah selangkah diujung waktu
Tinggalkan bintang yang kian menjauh dariku
Sinar rembulan pun tak kuasa mengisi gelap sang malam
Tinggallah kini kutertidur disamping gelap malam

Aku tahu mimpi buruk itu akan selalu ada membayangi
Namun apalah daya semua hanya bayang lara
Masih sanggupkah aku meninggalkan semua cerita aku dan dia
Dan bisakah aku jatuh cinta  lagi setelah semua ini


                                                                                                                                          13 mei 07
									Lelaki patah hati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berjalan Dalam Kenangan</p>
<p>Aku tahu waktu tlah berlalu<br />
Aku sadar semua telah lenyap tertelan heningnya malam<br />
Masih teringatku saat rumput terakhir bergoyang<br />
Dia telah pergi dan menghilang dari jiwaku</p>
<p>Nyala bara itu masih terasa kini<br />
Dia tak pernah bisa padam meski tersiram derasnya hujan<br />
Entah sudah beribu cara aku coba padamkan rasa ini<br />
Tapi kenapa tak jua terpadamkan</p>
<p>Kini kakiku telah selangkah diujung waktu<br />
Tinggalkan bintang yang kian menjauh dariku<br />
Sinar rembulan pun tak kuasa mengisi gelap sang malam<br />
Tinggallah kini kutertidur disamping gelap malam</p>
<p>Aku tahu mimpi buruk itu akan selalu ada membayangi<br />
Namun apalah daya semua hanya bayang lara<br />
Masih sanggupkah aku meninggalkan semua cerita aku dan dia<br />
Dan bisakah aku jatuh cinta  lagi setelah semua ini</p>
<p>                                                                                                                                          13 mei 07<br />
									Lelaki patah hati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ARDI dWI s</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/comment-page-1/#comment-1811</link>
		<dc:creator>ARDI dWI s</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 10:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/#comment-1811</guid>
		<description>Ada Yang Mati Disini

Mereka berteriak mereka berlari
Mati mati ada yang mati kata mereka
Ada apa ini ada apa aku tak mengerti
Sungguh aku tak pahami yang terjadi

Kupandangi langit yang tak biru lagi
Menatap kosong ruang hampa setiap hari
Dan mulut yang tak lagi bernyanyi
Hilang lenyap entah kemana suara itu pergi

Ada yang mati membuka hari
Kuburkan saja kata sebagian dari mereka
Tunggu jangan dulu kata seekor burung kecil
Karena sebentar lagi hujan akan datang

Mengapa-mengapa hari ini banyak yang mati
Tak hanya nyawa tapi nurani juga ikut mati
Dimana tawa bersembunyi dalam kamar mayat
Ahk untuk berfikir lagi sungguh ku tak kuasa

                                                          A.Dwi.S Juli 07</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada Yang Mati Disini</p>
<p>Mereka berteriak mereka berlari<br />
Mati mati ada yang mati kata mereka<br />
Ada apa ini ada apa aku tak mengerti<br />
Sungguh aku tak pahami yang terjadi</p>
<p>Kupandangi langit yang tak biru lagi<br />
Menatap kosong ruang hampa setiap hari<br />
Dan mulut yang tak lagi bernyanyi<br />
Hilang lenyap entah kemana suara itu pergi</p>
<p>Ada yang mati membuka hari<br />
Kuburkan saja kata sebagian dari mereka<br />
Tunggu jangan dulu kata seekor burung kecil<br />
Karena sebentar lagi hujan akan datang</p>
<p>Mengapa-mengapa hari ini banyak yang mati<br />
Tak hanya nyawa tapi nurani juga ikut mati<br />
Dimana tawa bersembunyi dalam kamar mayat<br />
Ahk untuk berfikir lagi sungguh ku tak kuasa</p>
<p>                                                          A.Dwi.S Juli 07</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achmad sutisna</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/comment-page-1/#comment-1756</link>
		<dc:creator>achmad sutisna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 06:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/#comment-1756</guid>
		<description>AKU CINTA KAMU

aku cinta kamu 
walau bisa mambunuhku
aku tahu kau menolakku ,tapi
aku cinta kamu

batinku bergelora
saat rasa cinta ada di dada
ku lihat tatap matanya
terlihat indahnya surga

wahai Tuhanku!pertemukanku
dengan bidadari surgamu
tolonglah hambamu
kanku berika jiwaku padaMu

aku cinta kamu
ku kan tunggu sewindu
cintamu itu bagaikan
cahaya akan kebenaran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AKU CINTA KAMU</p>
<p>aku cinta kamu<br />
walau bisa mambunuhku<br />
aku tahu kau menolakku ,tapi<br />
aku cinta kamu</p>
<p>batinku bergelora<br />
saat rasa cinta ada di dada<br />
ku lihat tatap matanya<br />
terlihat indahnya surga</p>
<p>wahai Tuhanku!pertemukanku<br />
dengan bidadari surgamu<br />
tolonglah hambamu<br />
kanku berika jiwaku padaMu</p>
<p>aku cinta kamu<br />
ku kan tunggu sewindu<br />
cintamu itu bagaikan<br />
cahaya akan kebenaran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achmad sutisna</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/comment-page-1/#comment-1755</link>
		<dc:creator>achmad sutisna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 06:04:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/07/13/kita-tak-bisa-mengerti/#comment-1755</guid>
		<description>AKU

aku adalah aku
bukan yang kau di puja
bukan pula untuk di puja

aku adalah setitik nila
yang merusak susu sebelanga
getir yang menghadirkan duka lara
nestapa yang tidak ada habisnya

aku dan bayang2mu
mengalun...mengalir pilu
teringat masa lalu
kau pergi tinggalkanku

aku dengan sang dewi
mencintaiku sepenuh hati
mencintaimu sepenuh jiwa
menghadirkan berbagai rasa

aku dengan sang dewi
syukur ku persembahkan kepada Ilahi
menemukan pengisi hati
bekal &#039;tuk akhirat nanti</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AKU</p>
<p>aku adalah aku<br />
bukan yang kau di puja<br />
bukan pula untuk di puja</p>
<p>aku adalah setitik nila<br />
yang merusak susu sebelanga<br />
getir yang menghadirkan duka lara<br />
nestapa yang tidak ada habisnya</p>
<p>aku dan bayang2mu<br />
mengalun&#8230;mengalir pilu<br />
teringat masa lalu<br />
kau pergi tinggalkanku</p>
<p>aku dengan sang dewi<br />
mencintaiku sepenuh hati<br />
mencintaimu sepenuh jiwa<br />
menghadirkan berbagai rasa</p>
<p>aku dengan sang dewi<br />
syukur ku persembahkan kepada Ilahi<br />
menemukan pengisi hati<br />
bekal &#8216;tuk akhirat nanti</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 4/13 queries in 0.004 seconds using disk: basic
Object Caching 431/436 objects using disk: basic

Served from: www.puisi.org @ 2012-02-13 10:54:12 -->
