Kita Tak Bisa Mengerti

bagaimanapun kita tak bisa mengerti
bagaimana cinta yang sederhana
selalu meruang dalam jiwa

petang lalu kau bertanya
ada lelaki dengan kepala batu
mempertahankan kelebatan cinta
meski lebih banyak menerima kemarau

apakah memang kita mau mencari
kenapa kata-kata menjajah jiwa
hingga lahirkan sajak renyah
di tengah bait-bait luka

jelangsiang, 13juli07

Last 5 posts by Johannes Sugianto

Popularity: 5% [?]


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.75 out of 5)
Loading ... Loading ...

4 Responses to “Kita Tak Bisa Mengerti”

  • 1
    achmad sutisna Says:

    AKU

    aku adalah aku
    bukan yang kau di puja
    bukan pula untuk di puja

    aku adalah setitik nila
    yang merusak susu sebelanga
    getir yang menghadirkan duka lara
    nestapa yang tidak ada habisnya

    aku dan bayang2mu
    mengalun…mengalir pilu
    teringat masa lalu
    kau pergi tinggalkanku

    aku dengan sang dewi
    mencintaiku sepenuh hati
    mencintaimu sepenuh jiwa
    menghadirkan berbagai rasa

    aku dengan sang dewi
    syukur ku persembahkan kepada Ilahi
    menemukan pengisi hati
    bekal ‘tuk akhirat nanti

  • 2
    achmad sutisna Says:

    AKU CINTA KAMU

    aku cinta kamu
    walau bisa mambunuhku
    aku tahu kau menolakku ,tapi
    aku cinta kamu

    batinku bergelora
    saat rasa cinta ada di dada
    ku lihat tatap matanya
    terlihat indahnya surga

    wahai Tuhanku!pertemukanku
    dengan bidadari surgamu
    tolonglah hambamu
    kanku berika jiwaku padaMu

    aku cinta kamu
    ku kan tunggu sewindu
    cintamu itu bagaikan
    cahaya akan kebenaran

  • 3
    ARDI dWI s Says:

    Ada Yang Mati Disini

    Mereka berteriak mereka berlari
    Mati mati ada yang mati kata mereka
    Ada apa ini ada apa aku tak mengerti
    Sungguh aku tak pahami yang terjadi

    Kupandangi langit yang tak biru lagi
    Menatap kosong ruang hampa setiap hari
    Dan mulut yang tak lagi bernyanyi
    Hilang lenyap entah kemana suara itu pergi

    Ada yang mati membuka hari
    Kuburkan saja kata sebagian dari mereka
    Tunggu jangan dulu kata seekor burung kecil
    Karena sebentar lagi hujan akan datang

    Mengapa-mengapa hari ini banyak yang mati
    Tak hanya nyawa tapi nurani juga ikut mati
    Dimana tawa bersembunyi dalam kamar mayat
    Ahk untuk berfikir lagi sungguh ku tak kuasa

    A.Dwi.S Juli 07

  • 4
    ARDI dWI s Says:

    Berjalan Dalam Kenangan

    Aku tahu waktu tlah berlalu
    Aku sadar semua telah lenyap tertelan heningnya malam
    Masih teringatku saat rumput terakhir bergoyang
    Dia telah pergi dan menghilang dari jiwaku

    Nyala bara itu masih terasa kini
    Dia tak pernah bisa padam meski tersiram derasnya hujan
    Entah sudah beribu cara aku coba padamkan rasa ini
    Tapi kenapa tak jua terpadamkan

    Kini kakiku telah selangkah diujung waktu
    Tinggalkan bintang yang kian menjauh dariku
    Sinar rembulan pun tak kuasa mengisi gelap sang malam
    Tinggallah kini kutertidur disamping gelap malam

    Aku tahu mimpi buruk itu akan selalu ada membayangi
    Namun apalah daya semua hanya bayang lara
    Masih sanggupkah aku meninggalkan semua cerita aku dan dia
    Dan bisakah aku jatuh cinta lagi setelah semua ini

    13 mei 07
    Lelaki patah hati

Leave a Reply


Tautan komentar adalah nofollow free.
580 views