biarkan kuterjemahkan matamu
sebab tak ada yang lebih jingga
dari segala kata di situ
kugubah sebaris puisi
kuletakkan di pinggir jendela tua
saat fajar akan kau baca
bumi berangkat tidur
duka berangkat hancur
leleh dalam pelukanmu
tergenggam tangan rindu
seperti matamu puisiku juga jingga
kata dan baitnya memahat rindu
yang datang bergemuruh
akankah kau terjemahkan juga
rindu dari puisiku?
priok, 22juni07
Similar Posts:
- PERJALANAN KITA by WebAdmin (10 comments)
- aku datang ke dalam dirimu ke lembahmu dengan senj …
- Kau Tulis Juga by Johannes Sugianto (0 comments)
- Karya Johannes Sugianto kau tulis juga akhirnya se …
- Kisah Jiwa Terbelah by WebAdmin (10 comments)
- : untuk TSG, jangan menangis lagi.. Cerita tentang …
- Jika Kata Mengambang by WebAdmin (5 comments)
- jika kata mengambang biarkan saja angin akan memba …
- sepenggal kisah di masa lalu by WebAdmin (0 comments)
- Aku berdiri di gelapnya malam jelang dini hari Lam …
- Menunggu Kereta Berangkat by WebAdmin (1 comments)
- Menunggu Kereta Berangkat, Berharap Kau Selalu Dek …
- Dilengkung Alis Matamu by WebAdmin (0 comments)
- kusandarkan harapku usai perjalanan yang tertatih …
- Diskusi ‘Di Lengkung Alis Matamu’ by WebAdmin (0 comments)
- Sabtu, 20 Januari 07, PUKUL 14.00 – 17.00 Buku p …
- Biar Berkelok Harap by Johannes Sugianto (0 comments)
- mungkin bagimu masih banyak debu yang kubawa dari …
- Pongah by Johannes Sugianto (0 comments)
- sajakmu begitu pongah menunduk dan mendongak pada …
Last 5 posts by Johannes Sugianto
- Mengawali Maret - March 5th, 2008
- Dengan Sajak - July 16th, 2007
- Kita Tak Bisa Mengerti - July 13th, 2007
- Biar Berkelok Harap - July 11th, 2007
- Pongah - July 6th, 2007
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS

