Archive for July, 2007

please dong ah!!

please dech…

Dulu emang aku nungguin kamu,
Dulu emang aku berharap kamu datang kepadaku,
Dulu…itu dulu…
Namun aku sudah cape nungguin kamu yang kayaknya gak bakalan dateng-dateng,
jadi aku udah lupain semuanya….

Aku orang yang bebas,
lebih bebas dari kupu-kupu di taman bunga,
lebih bebas dari burung elang di langit,
dulu aku SANGAT Bahagia…

Tapi aduh plis dong ah!!
Kenapa sekarang disaat aku gak berharap kamu dateng—->.<—-kamu malah dateng!!!
Iya emang…
awalnya aku jadi lebih bahagia semenjak ada kamu,
mungkin aku lebih bersinar dari mentari pagi,
mungkin aku lebih berkilau dari bintang di malam hari,
mungkin aku lebih indah dari bulan di saat malam yang penuh bintang- bintang,
Disaat aku sama kamu…

TAPI LIHAT SEKARANG!!!

Setelah kau pergi ninggalin aku…
Aku sekarang lebih dingin dari biang es,
aku sekarang lebih terkekang dari binatang di ragunan,
aku sekarang lebih menderita dari pengemis yang belom makan 3 hari…
Tapi entah kenapa secara ajaib aku bisa—–
TEGAR seperti batu karang yang di terpa ombak,
SABAR seperti rumput yang di injak-injak,
SETIA seperti bulan yang selalu menemani bintang di gelap malam,
dan aku RELA BERKORBAN seperti…
Tapi mungkin karena “CINTA”.

cinta

Sayang
Aku bagai ketandusan
menemukan bait yang maha indah

Aku pasti
bait itu ada di syurga

aku ingin memberitahumu dengan sempurna
bahawa aku cinta padamu

Namun aku rasa itu belum cukup gambarannya
hujungnya hanya aku yang rasa?
inginku cari…
tak jumpa…
apalagi kalau tentang keyakinanmu

yakinlah
apabila cinta
ada rasa dan getarnya
aku memanggilmu

kadang begitu menakutkan
bagaimana jika dirimu tiada lagi

aku gelisah bagaimana bakal berhadapan
dengan kerinduan dan kesepian
aku resah tak dapat mecium baumu
aku gundah bila tak membenam rapat di pangkuanmu

sayang…
aku selalu cinta padamu
selamanya
tiada gantinya

aku sentiasa rindu
dan mahu pada segala kehendakmu

kiriman dari fardeena zailan (ai_usaqi@…)

LUKA

perkataanmu bagaikan pedang tajam yang menusuk hati
hatiku selalu luka karena adanya cinta
cinta ini tak ingin ku nikmati dengan tangisan
namun ku hindari tangisan itu pun tak mungkin

malam… di manakah kau sembunyikan bintangku
aku tak bisa melihat dalam kegelapan
pagi… di manakah kau sembunyikan matahariku
aku tak ingin hari ini hujan

aku tak bisa memikirkan apa-apa…!!
pikiran ku kosong…!!
karena banyak sekali luka hinggap di hatiku

ku ingin lari…
pergi dari kenyataan ini
tapi… apa yang terjadi ?
kakiku tak bisa bergerak

cinta…
apakah aku harus menyanjungmu ?
sedangkan hatiku selalu luka karenamu

aku tak mengerti tentang apa arti cinta yang sebenarnya
mungkin karena itulah hatiku selalu luka

Cahaya Malam

Dalam kegelapan malam
Dalam kegundahan pikiran
Ku ingin bertemu dengan cahaya malam
Sesuatu yang ku angan-angan
Sesuatu yang selama ini menjadi khayalan
Tak ada perjumpaan
Tak ada obrolan
Hanya pesan-pesan singkat dari handphone
Tapi semua hanya khayalan
Lama ku tak bertemu
Lama ku menantikannya
Cahaya malam itu entah di mana
Apakah aku sudah gagal mendekatinya?
Entahlah
Semuanya cuma angan-angan
Cahaya malam tak di sini
Tapi di sana
Entah di mana berada
Tapi ku ingin menemuinya
Tapi ku ingin menjumpainya
Walau (sekali lagi) hanya dalam khayalan
Mudah-mudahan

by: Bradley Setiyadi

Sambil Makan Mie Ayam

Beristirahat di tengah hari
Melepas lelah
Regangkan otot yang kaku
Hilangkan penat di otak
Dengan dibantu oleh semilir angin
Siang itu
Di halaman kantor pemerintahan
Sambil menikmati lezatnya mie ayam
Ku lihat banyak PNS
Yang luar biasa sibuknya
Namun bukan sibuk dengan pekerjaannya
Apalagi sibuk melayani masyarakat
Tapi sibuk mempersiapkan kepulangan
Walaupun saat itu bukan jam pulang
Masa bodoh
Yang penting sudah mengisi absen
Toh gaji masih tetap dibayar
Cerita lama
Sudah usang malah
Ku lihat sang gedung pemerintahan
Sangat megah
Sangat mewah
Walau di sekitarnya banyak yang kesusahan

by: Bradley Setiyadi