July 13, 2007
Ku terdiam… Ku penjamkan mata Kuingin sembunyi darimu Tak tahan ku melihat… Tertahan semuanya dihati Kuingin kau selalu ada disampingku… Menemaniku dengan tawamu, Mengisi hidupku dengan senyum mu, Menerangi hidupku dengan kehadiranmu, Memendam pahit hidup yang silih berganti… Kau menyilaukanku dengan cahayamu, Ingin kugerakan tubuh yang terlumpuhkan olehmu… Namun apa daya aku bukanlah apa-apa, Aku [...]
Read the full article →
July 13, 2007
bagaimanapun kita tak bisa mengerti bagaimana cinta yang sederhana selalu meruang dalam jiwa petang lalu kau bertanya ada lelaki dengan kepala batu mempertahankan kelebatan cinta meski lebih banyak menerima kemarau apakah memang kita mau mencari kenapa kata-kata menjajah jiwa hingga lahirkan sajak renyah di tengah bait-bait luka jelangsiang, 13juli07
Read the full article →