<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Rindu</title>
	<atom:link href="http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/</link>
	<description>saat puisi mengangkat makna</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 16:42:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: ofra syukri</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-42741</link>
		<dc:creator>ofra syukri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 20:18:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-42741</guid>
		<description>PASRAH

Sendiri di tengah badai dan petir
Kedinginan di gelapnya malam
Air mata membutakan hatiku
Sikapmu mengobah pendirianku....
	Pasrah.....
	Jika daku menjadi belenggu
	Ku rela kau melepaskanku
	Karna cinta tak selamanya indah.....
Tak ada hidup dalam kegagalan, kejatuhan, dan kesedihan
Air sungai menuju lautan
Lewati perjalanan panjang yang berliku
Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan
Langkahkan kaki menuju kedepan
Karna waktu terus berjalan.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PASRAH</p>
<p>Sendiri di tengah badai dan petir<br />
Kedinginan di gelapnya malam<br />
Air mata membutakan hatiku<br />
Sikapmu mengobah pendirianku&#8230;.<br />
	Pasrah&#8230;..<br />
	Jika daku menjadi belenggu<br />
	Ku rela kau melepaskanku<br />
	Karna cinta tak selamanya indah&#8230;..<br />
Tak ada hidup dalam kegagalan, kejatuhan, dan kesedihan<br />
Air sungai menuju lautan<br />
Lewati perjalanan panjang yang berliku<br />
Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan<br />
Langkahkan kaki menuju kedepan<br />
Karna waktu terus berjalan&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ryna Azmi94</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-4092</link>
		<dc:creator>Ryna Azmi94</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 08:46:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-4092</guid>
		<description>Rindu berjauhan bukan bermakna berpisah untuk slamanya,tapi untuk sementara didunia...rindu pada teman,family dan sbaginya umpama rindu pada bidadari disyurga...rindu diibaratkan rindu sementara dan dalam rindu biarlah ianya berlalu pergi...jangan sampai menjadi gila ada setengahnya rindu menjadi gila.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rindu berjauhan bukan bermakna berpisah untuk slamanya,tapi untuk sementara didunia&#8230;rindu pada teman,family dan sbaginya umpama rindu pada bidadari disyurga&#8230;rindu diibaratkan rindu sementara dan dalam rindu biarlah ianya berlalu pergi&#8230;jangan sampai menjadi gila ada setengahnya rindu menjadi gila&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andioka</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-3034</link>
		<dc:creator>Andioka</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 05:02:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-3034</guid>
		<description>Akan kembali duduk terdiam dalam kegelapan...esok pagi lihatlah mentari merah,cahayanya menerpa torehan hari yang bakal kau lalui...sementara di ufuk barat, cakrawalanya telah menanti ,...rindu yang kan kau sapa,.-                 salam kenal....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akan kembali duduk terdiam dalam kegelapan&#8230;esok pagi lihatlah mentari merah,cahayanya menerpa torehan hari yang bakal kau lalui&#8230;sementara di ufuk barat, cakrawalanya telah menanti ,&#8230;rindu yang kan kau sapa,.-                 salam kenal&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ekie</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-3006</link>
		<dc:creator>Ekie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 08:43:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-3006</guid>
		<description>Perahu Ramai bercerita tentang Banyak Camar Obral Janji..
Melepas Cinta .... Membusuk Jingga....
Lihatlah.. Angin menipu Ombak
kekiri-kekanan.. tampa alasan harus dibawa kemana arti cinta..
nyanyian karang gundah gulana....
suram... terlihat dari awan cerah penuh cahaya..
Rindu tak lagi Ada!!
Apa lagi yang kau Harap.. bila pelangi tak ada Jingga!!??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perahu Ramai bercerita tentang Banyak Camar Obral Janji..<br />
Melepas Cinta &#8230;. Membusuk Jingga&#8230;.<br />
Lihatlah.. Angin menipu Ombak<br />
kekiri-kekanan.. tampa alasan harus dibawa kemana arti cinta..<br />
nyanyian karang gundah gulana&#8230;.<br />
suram&#8230; terlihat dari awan cerah penuh cahaya..<br />
Rindu tak lagi Ada!!<br />
Apa lagi yang kau Harap.. bila pelangi tak ada Jingga!!??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sapi, kambing, ayam</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2244</link>
		<dc:creator>sapi, kambing, ayam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 13:17:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2244</guid>
		<description>gak bagus puisinya
belajar lagi ya..
ngakngakngak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gak bagus puisinya<br />
belajar lagi ya..<br />
ngakngakngak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dj4vu2wice</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2243</link>
		<dc:creator>Dj4vu2wice</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 11:38:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2243</guid>
		<description>Cintaku di bawa maling..
Ku cari berkeliling...
Sampai ke tujuh pos kamling..
Yang ada hanya tukang beling...
Rinduku terpelanting...

Ku lihat wanita kemping...
Kusapa dia berpaling...
lalu lari seperti kuda lumping..
Akh... dasar wanita sinting...
Rinduku terpelanting...

Asaku hilang tak bergeming..
Cintaku hancur berkeping-keping....
Lebih baik aku shophing...
Berharap mendapat seorang pendamping..
Rinduku tepelanting....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cintaku di bawa maling..<br />
Ku cari berkeliling&#8230;<br />
Sampai ke tujuh pos kamling..<br />
Yang ada hanya tukang beling&#8230;<br />
Rinduku terpelanting&#8230;</p>
<p>Ku lihat wanita kemping&#8230;<br />
Kusapa dia berpaling&#8230;<br />
lalu lari seperti kuda lumping..<br />
Akh&#8230; dasar wanita sinting&#8230;<br />
Rinduku terpelanting&#8230;</p>
<p>Asaku hilang tak bergeming..<br />
Cintaku hancur berkeping-keping&#8230;.<br />
Lebih baik aku shophing&#8230;<br />
Berharap mendapat seorang pendamping..<br />
Rinduku tepelanting&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MinonMinna</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2222</link>
		<dc:creator>MinonMinna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 13:02:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2222</guid>
		<description>Aku terdiam duduk lemas, dengan kaki yang terluka.
Aku meringis kesakitan, meski sakit ini tak sama dengan sakit dihatiku
Kau yang pernah mendengarkan, mengatakan, dan menyentuh seluruh hati ini kini kau tinggalkan aku. meninggalkan sejuta kenangan dan sebuah torehan luka dalam.
tak mampu aku berharap banyak, tak seharusnya aku terlalu mencintaimu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku terdiam duduk lemas, dengan kaki yang terluka.<br />
Aku meringis kesakitan, meski sakit ini tak sama dengan sakit dihatiku<br />
Kau yang pernah mendengarkan, mengatakan, dan menyentuh seluruh hati ini kini kau tinggalkan aku. meninggalkan sejuta kenangan dan sebuah torehan luka dalam.<br />
tak mampu aku berharap banyak, tak seharusnya aku terlalu mencintaimu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: el chebee</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2216</link>
		<dc:creator>el chebee</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 17:57:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2216</guid>
		<description>aku rindu pada suatu, 
tapi aku belum menemukan sesuatu yang pantas untuk aku rindukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku rindu pada suatu,<br />
tapi aku belum menemukan sesuatu yang pantas untuk aku rindukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dius_sal</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2212</link>
		<dc:creator>dius_sal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 08:06:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2212</guid>
		<description>Rindu tidak pernah hadir bila kau tak pernah memiliki. Rindu yang kau rasakan sesungguhnya adalah karena kau tak bisa untuk melupakan. Rindu itu adalah hasrat, keinginan karna ingin memiliki ataupun dimiliki. Kadang kita slalu beranggapan bahwa sesuatu yang ketergantungan seolah - olah adalah yang terbaik dari semua yang pernah ada. Padahal itu hanyalah karna kita belum pernah merasakan akan hal yang ingin kita dapatkan. Lentera hanya akan bersinar terang bila malam datang tanpa cahaya sang rembulan, hanya akan terang bila ia bersinar sendirian ditengah malam. Rindu memang sangat membingunkan. Cakap - cakaplah terhadap apa yang harus untuk dirindukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rindu tidak pernah hadir bila kau tak pernah memiliki. Rindu yang kau rasakan sesungguhnya adalah karena kau tak bisa untuk melupakan. Rindu itu adalah hasrat, keinginan karna ingin memiliki ataupun dimiliki. Kadang kita slalu beranggapan bahwa sesuatu yang ketergantungan seolah &#8211; olah adalah yang terbaik dari semua yang pernah ada. Padahal itu hanyalah karna kita belum pernah merasakan akan hal yang ingin kita dapatkan. Lentera hanya akan bersinar terang bila malam datang tanpa cahaya sang rembulan, hanya akan terang bila ia bersinar sendirian ditengah malam. Rindu memang sangat membingunkan. Cakap &#8211; cakaplah terhadap apa yang harus untuk dirindukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nurul</title>
		<link>http://www.puisi.org/2007/03/06/rindu/comment-page-1/#comment-2211</link>
		<dc:creator>nurul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 06:52:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/index.php/2007/03/06/rindu/#comment-2211</guid>
		<description>rindu, mengapa hadir kala ini... dikala jiwa kekosongan.... jiwa ketandusan.... rindu, berlalu lah dirimu persis hembusan bayu yang membelah badai.... aku ingin sekali nyatan bahawa aku merindui mu.. tapi aku tidak mapu lagi memilikimu kerana kau bukan untukku....

 sayang ku.....  ku mengerti aku tidak lagi betah untuk mengimpikan dirimu bersamaku... kini aku sendiri... bersama harapan dan luka semalam....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rindu, mengapa hadir kala ini&#8230; dikala jiwa kekosongan&#8230;. jiwa ketandusan&#8230;. rindu, berlalu lah dirimu persis hembusan bayu yang membelah badai&#8230;. aku ingin sekali nyatan bahawa aku merindui mu.. tapi aku tidak mapu lagi memilikimu kerana kau bukan untukku&#8230;.</p>
<p> sayang ku&#8230;..  ku mengerti aku tidak lagi betah untuk mengimpikan dirimu bersamaku&#8230; kini aku sendiri&#8230; bersama harapan dan luka semalam&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 4/19 queries in 0.042 seconds using disk: basic
Object Caching 520/525 objects using disk: basic

Served from: www.puisi.org @ 2012-02-12 11:31:07 -->
