
Loading ...
Malam mengadu rindu
Kekal, menjelma kelambu
Tak satu kata beradu padu
Pada kotak merah jambu
Aduhai cintaku diujung tandu
Dibawa angin musim haru
Pada sabit berjengger buludru
Dibawah, aku mengadu rindu
Nama terus bergema
Entah mengapa
Entah menyapa
Entah dimana
Kususuri tapak waktu lalu
Hitung pasir yang berderas jatuh
Diwaktu lalu hingga ku merindu
Tak jua nama henti bergema
Hasrat ikuti gema nama
Dalam seribu tanya
Sedang apa kau disana ?
Kecut hati amatlah dungu
Tatkala suara tak dapat melagu
Kecut hati sisir nama itu
Pada kertas kaca, dunia maya
Sayangnya, kau tak pernah ada
Tinggalah sendiri, aku
Terus mengadu rindu
Hingga berharap pada bintang jatuh
Kian kutunggu tak pernah jatuh
Rindu dimalam itu, Rindu lirih melagu
Depok, 2007
-indah-
Author : Indah Surviana
Similar Posts:
- Harus Bilang Sama Siapa? by Bradley Setiyadi (1 comments)
- Hidup kian sulit Segalanya semakin rumit Negeri gonjang-ganjing Kaum tertindas terus dilibas Para pe …
- Rindu Bersalut Pilu… by lembayung (0 comments)
- Tanpa sapa dan bertanya… kilatan tatapanmu telah bercerita tentang keangkuhanmu.. mengadu disaat h …
- Rindu by ngurah (0 comments)
- Rindu Aku rindu usiaku yang telah lalu Saat renta melapuk rasa termakan waktu Kuingat saya kubisa ha …
- rindu by pujangga_muda (0 comments)
- ku merindumu rindu kan tawamu rindu kan candamu rindu kan caramu menatapku tapi malu tuk akui sunggu …
- mEnCinTaimU aDaLaH Luka baGikU.. by WebAdmin (6 comments)
- Seperti senja yang tergantikan pekat malam Mencintaimu hingga kini adalah berjalan di atas luka menc …
- dian, jangan pernah takut! by sonyputra (3 comments)
- kala rindu meraja bagai pundik bara merah tua lalu datang dan memanggil pulang aku terhanyut dalam …
- Mudik by omegachaos (0 comments)
- Aku rindu rumah hingga 3 jam lalu aku melalaikannya hingga 3 jam lalu aku benar bersama hingga 3 jam …
- Ndayah(lili muzdalipah) by oebay (0 comments)
- adalah sebuah nama..mengalir hangat d pembuluh nadi,mengintip dalam celah pori dan trsmbunyi dalam r …
- Oase malam.. by Clare (0 comments)
- saat itu kulihat dirimu… satu bersinar, kecil menggoda.. terang diantara saudara lain.. oase diten …
- MIDNIGHT by Kiki Febriyanti (0 comments)
- pagi mulai merayap tapi aku belum juga hendak terlelap aku kangen melihat wajahmu yang nyenyak dihia …
Last 5 posts by WebAdmin
Tagged as:
aku,
aku merindui caramu,
alam,
angin,
apa itu rasa rindu,
atu,
bintang,
cinta,
cintaku,
dari hati ku yang paling dalam,
dimana aku mengadu,
disaat aku rindu,
disaat aku rindu kamu,
harap,
hati,
ibu,
kahlil gibran kata2 rindu,
kalil gibran tentang rindu,
kata hati yg rindu,
kata kahlil gibran tentang masa lalu,
kata kata cinta dalam hati yg paling dalam,
kata kata hati yang terluka,
kata kata janji cinta khalil gibran,
kata kata kahlil gibran,
kata kata merana,
kata kata puisi rindu,
kata kata rindu dan sayang,
kata kata rindu kahlil gibran,
kata kata rindu pada bintang,
kata kata ungkapan hati,
kata kata yang menyetuh hati,
kata rindu,
kata rindu khalil gibran,
kata ungkapan hati,
kata ungkapan rindu,
kata-kata aku rindu,
kata-kata khalil gibran,
kata-kata khalilgibran,
kata-kata puisi tentang arti sebuah jam,
kata-kata rindu,
kata-kata rindu indah,
kata-kata rindu khalil gibran,
kata-kata sahdu,
kata2 kalil gilbran,
kata2 sahdu,
kelam,
khalil gibran puisi rindu,
khalil gibran rindu,
kota,
kucari kau ke sebuah tuju...ke sebuah rindu yang jauh...,
kumpulan ungkapan rasa rindu,
logo,
malam,
merindu,
ouisi bersama mu,
ouisi cinta,
ouisi tentang malam,
puis malam,
puis rindu khalil gibran,
puisi belum pernah melihat tapi rindu,
puisi berharap cinta itu datang,
puisi bila rasa ku ini juga rasa ku,
puisi bila sedang rindu,
puisi bunga ku,
puisi cinta indonesia ku berharap,
puisi cinta rindu,
puisi dari lubuk hati yang paling dalam,
puisi di pagi hari buat yang kita cintai,
puisi disaat ku rindu dimana dirimu,
puisi diwaktu malam,
puisi entah,
puisi hati merana kahlil gibran,
puisi hati yang berharap,
puisi hati yang sangat merana,
puisi hati yang sedang gundah,
puisi hati yang sedang merana,
puisi hati yg rindu,
puisi jiwa merana,
puisi kahlil gibran tentang rindu,
puisi kau ku rindu,
puisi khalil gibran,
puisi kotak,
puisi ku tak berharap,
puisi masihkah kau sayang aku,
puisi menyapa,
puisi merana,
puisi merindui kekasih,
puisi miliki rindu,
puisi pergi untuk sementara,
puisi puisi tentang rindu,
puisi rasa rindu,
puisi rindu,
puisi rindu ayah,
puisi rindu berjauhan,
puisi rindu buat teman,
puisi rindu buat teman sejati,
puisi rindu cinta,
puisi rindu disaat malam,
puisi rindu gibran,
puisi rindu kahli ghibran,
puisi rindu kahlil gibran,
puisi rindu kahlil gilbran,
puisi rindu kekasih,
puisi rindu khalil gibran,
puisi rindu khalil giran,
puisi rindu seorang teman,
puisi rindu tak sampai,
puisi rindu teman,
puisi rindu untuk ayah yg telah tiada,
puisi sahdu,
puisi sahdu indonesia,
puisi tentang malam yg panjang,
puisi tentang nyatan cinta,
puisi tentang rindu,
puisi tentang rindu kalil gibran,
puisi tertindas,
puisi tunggu aku,
puisi ungkapan rindu,
puisi untuk sebuah nama di kesepian malam,
puisi yang menyetuh buat kekasih,
puisi yg sahdu buat ibu,
puisisahdu,
rindu,
rindu aku sangat rindu,
rinduku takkan hilang meski kau ada di depan mata,
sayang,
sejuta bintang bersinar terang,
setangkup rindu itu tak lagi punya makna,
syair sahdu,
ungkapan bisu sebuah hati,
ungkapan hati di kala rindu,
ungkapan hati paling dalam,
ungkapan hati tentang menunggu kematian,
ungkapan hati terluka,
ungkapan hati yang sedang rindu,
ungkapan hati yg merana,
ungkapan kangen untuk cewe,
ungkapan kata hati,
ungkapan kata ruang rindu,
ungkapan kata-kata lilin,
ungkapan merana kahlil gibram,
ungkapan rasa rindu pada ibu,
ungkapan rindu,
ungkapan rindu untuk alm bapak,
waktu,
www.puisi sahdu,
ya robbi aku rindu
{ 24 comments… read them below or add one }
Malam mengadu rindu
Kekal, menjelma kelambu
Tak satu kata beradu padu
Pada kotak merah jambu
Aduhai cintaku diujung tandu
Dibawa angin musim haru
Pada sabit berjengger buludru
Dibawah, aku mengadu rindu
Nama terus bergema
Entah mengapa
Entah menyapa
Entah dimana
Kususuri tapak waktu lalu
Hitung pasir yang berderas jatuh
Diwaktu lalu hingga ku merindu
Tak jua nama henti bergema
Hasrat ikuti gema nama
Dalam seribu tanya
Sedang apa kau disana ?
Kecut hati amatlah dungu
Tatkala suara tak dapat melagu
Kecut hati sisir nama itu
Pada kertas kaca, dunia maya
Sayangnya, kau tak pernah ada
Tinggalah sendiri, aku
Terus mengadu rindu
Hingga berharap pada bintang jatuh
Kian kutunggu tak pernah jatuh
Rindu dimalam itu, Rindu lirih melagu
wajahmu selalu memaksa untuk membuatku menangis…
senyummu selalu membuatku ingin berlari jauh…
tawamu selalu ingin membawaku terbang melayang….
suaramulah yang selalu igin kudengar stiap waktu…
rindu..
aku rindu padamu…
hingga…perasaan ini tak mampu lagi untuk aku tahan…
selalu aku ingin melihatmu…
selalu aku ingin membuatmu bahagia..
Dan aku ingin selalu ada dirimu menemaniku…
Tapi untuk apa..??????
sedangkan sedetikpun bayangmu tak pernah meninggalkanku…
merdeka!!!!!
puisi terlalu menyetuh
sama apa yg gua rasakan saat jauh dari dirinya
malam ini mataku tak sanggup terpejam
lirih angin menghembus dingin menusuk jiwaku
kulihat rembulan bersinar terang
seterang wajahmu menyinari hatiku
malam ini ku teringat disaat aku bersamamu
ku cium lembut bibirmu dan kubelai rambutmu
ku tak sanggup berkata apa ???
saat itu kulihat tatapan matamu yg begitu hampa
penuh dengan penyesalan
membuat hatiku bertanya ?????????
namun aku slalu berharap kau masih mau menemaniku
disaat aku gundah, disaat aku sepi dan disaaat aku sedang membutuhkan dirimu……..
kurasakan ada gearan di hatiku
yang telah lama memendam rindu
kerinduan begiu dalamnya Ya Robbi,
takkan hilang selamanya,
aku ingin selalu dalam kasihMU,
jangan pernah kau jauhkan hamba
dariMU
CintaMU Alloh,Cinta Abadi
kupasrahkan hidup untukMU
CintaMU Alloh,Cinta Sejati
di atas segala-galanya
sahdu mlam getarkn jiwaku
datang menjelma terpampang diatas kepala
ilusi kian fatamorgana ak tersentak tergugah menatap kelangit tertutup mega sebutir sang tirta membasahi bumi merana kesepian
setangkup rindu meredup
luruh kelopaknya satu-satu
menyebar berserak
aromakan kejujuran
rindu yang mengering
rantingnya patah-patah
semakin layu dalam tiupan angin
menunggu waktu siap terjatuh
siluet rindu semakin samar
terganti celoteh riang pagi hari
aroma secangkir kopi
membawa sebuah tanya
adakah rindu itu sekedar cerita?
dan setangkup rindu itu
tiada lagi punya ruang
untuk tumbuh…
Nyayian bunga itu telah terbunuh oleh sengatan senja
saksi muram bayang matahari pulang kemakam
hinggap dijendela hari yang
penuh lumut kebisuan.
aku rindu. sungguh aku ingin mengecupmu sekali saja.
aku tak bisa menjala kematian perih dalam dada ini
aku hanya termangu melihat lentera berubah gelap
aku rindu. dan ingin menyentuh senyummu.
Akmal MR
keren baget
bagaimana ziiicc caranya agar kita itu bisa pandai membuat puisi.
aq senang bngt dgn yg namanya ouisi,,tai masih susah untuk membuat nya.
aq ini baru kelas 3smp.sarannya ya !!!!!
‘kesetiaan’
Dimanakah kau yang selama ini ku tunggu??
lelah kaki ini melangkah,
panas sang mentari membakar kulit ku
derasnya hujan membasahi sekujur tubuhku
Masihkah kau ingat dengan janji yang kita buat
Ku akan selalu menunggu kedatangan dirimu
demi menepati sebuah janji
janji yang pernah kita buat bersama
jangan lah pernah kau lupa
lupa akan diriku yang pernah kau cintai
Suka & Duka kita lalui bersama
Ingatlah diriku didalam lubuk hati mu yang paling dalam
Sayang, rindu hanya milik mereka yang tlah menemukan cinta
……………….
Lentera hanya akan terang bila tiada sinaran.
rindu, mengapa hadir kala ini… dikala jiwa kekosongan…. jiwa ketandusan…. rindu, berlalu lah dirimu persis hembusan bayu yang membelah badai…. aku ingin sekali nyatan bahawa aku merindui mu.. tapi aku tidak mapu lagi memilikimu kerana kau bukan untukku….
sayang ku….. ku mengerti aku tidak lagi betah untuk mengimpikan dirimu bersamaku… kini aku sendiri… bersama harapan dan luka semalam….
Rindu tidak pernah hadir bila kau tak pernah memiliki. Rindu yang kau rasakan sesungguhnya adalah karena kau tak bisa untuk melupakan. Rindu itu adalah hasrat, keinginan karna ingin memiliki ataupun dimiliki. Kadang kita slalu beranggapan bahwa sesuatu yang ketergantungan seolah – olah adalah yang terbaik dari semua yang pernah ada. Padahal itu hanyalah karna kita belum pernah merasakan akan hal yang ingin kita dapatkan. Lentera hanya akan bersinar terang bila malam datang tanpa cahaya sang rembulan, hanya akan terang bila ia bersinar sendirian ditengah malam. Rindu memang sangat membingunkan. Cakap – cakaplah terhadap apa yang harus untuk dirindukan.
aku rindu pada suatu,
tapi aku belum menemukan sesuatu yang pantas untuk aku rindukan.
Aku terdiam duduk lemas, dengan kaki yang terluka.
Aku meringis kesakitan, meski sakit ini tak sama dengan sakit dihatiku
Kau yang pernah mendengarkan, mengatakan, dan menyentuh seluruh hati ini kini kau tinggalkan aku. meninggalkan sejuta kenangan dan sebuah torehan luka dalam.
tak mampu aku berharap banyak, tak seharusnya aku terlalu mencintaimu.
Cintaku di bawa maling..
Ku cari berkeliling…
Sampai ke tujuh pos kamling..
Yang ada hanya tukang beling…
Rinduku terpelanting…
Ku lihat wanita kemping…
Kusapa dia berpaling…
lalu lari seperti kuda lumping..
Akh… dasar wanita sinting…
Rinduku terpelanting…
Asaku hilang tak bergeming..
Cintaku hancur berkeping-keping….
Lebih baik aku shophing…
Berharap mendapat seorang pendamping..
Rinduku tepelanting….
gak bagus puisinya
belajar lagi ya..
ngakngakngak
Perahu Ramai bercerita tentang Banyak Camar Obral Janji..
Melepas Cinta …. Membusuk Jingga….
Lihatlah.. Angin menipu Ombak
kekiri-kekanan.. tampa alasan harus dibawa kemana arti cinta..
nyanyian karang gundah gulana….
suram… terlihat dari awan cerah penuh cahaya..
Rindu tak lagi Ada!!
Apa lagi yang kau Harap.. bila pelangi tak ada Jingga!!??
Akan kembali duduk terdiam dalam kegelapan…esok pagi lihatlah mentari merah,cahayanya menerpa torehan hari yang bakal kau lalui…sementara di ufuk barat, cakrawalanya telah menanti ,…rindu yang kan kau sapa,.- salam kenal….
Rindu berjauhan bukan bermakna berpisah untuk slamanya,tapi untuk sementara didunia…rindu pada teman,family dan sbaginya umpama rindu pada bidadari disyurga…rindu diibaratkan rindu sementara dan dalam rindu biarlah ianya berlalu pergi…jangan sampai menjadi gila ada setengahnya rindu menjadi gila…..
PASRAH
Sendiri di tengah badai dan petir
Kedinginan di gelapnya malam
Air mata membutakan hatiku
Sikapmu mengobah pendirianku….
Pasrah…..
Jika daku menjadi belenggu
Ku rela kau melepaskanku
Karna cinta tak selamanya indah…..
Tak ada hidup dalam kegagalan, kejatuhan, dan kesedihan
Air sungai menuju lautan
Lewati perjalanan panjang yang berliku
Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan
Langkahkan kaki menuju kedepan
Karna waktu terus berjalan…..