{ 24 comments… read them below or add one }

tahu March 24, 2007 at 7:20 am

Malam mengadu rindu
Kekal, menjelma kelambu
Tak satu kata beradu padu
Pada kotak merah jambu

Aduhai cintaku diujung tandu
Dibawa angin musim haru
Pada sabit berjengger buludru
Dibawah, aku mengadu rindu

Nama terus bergema
Entah mengapa
Entah menyapa
Entah dimana

Kususuri tapak waktu lalu
Hitung pasir yang berderas jatuh
Diwaktu lalu hingga ku merindu

Tak jua nama henti bergema
Hasrat ikuti gema nama
Dalam seribu tanya
Sedang apa kau disana ?

Kecut hati amatlah dungu
Tatkala suara tak dapat melagu
Kecut hati sisir nama itu
Pada kertas kaca, dunia maya
Sayangnya, kau tak pernah ada

Tinggalah sendiri, aku
Terus mengadu rindu
Hingga berharap pada bintang jatuh
Kian kutunggu tak pernah jatuh

Rindu dimalam itu, Rindu lirih melagu

"9831" May 27, 2007 at 12:56 pm

wajahmu selalu memaksa untuk membuatku menangis…
senyummu selalu membuatku ingin berlari jauh…
tawamu selalu ingin membawaku terbang melayang….
suaramulah yang selalu igin kudengar stiap waktu…

rindu..
aku rindu padamu…
hingga…perasaan ini tak mampu lagi untuk aku tahan…

selalu aku ingin melihatmu…
selalu aku ingin membuatmu bahagia..
Dan aku ingin selalu ada dirimu menemaniku…

Tapi untuk apa..??????
sedangkan sedetikpun bayangmu tak pernah meninggalkanku…

ayang May 30, 2007 at 9:20 pm

merdeka!!!!!

alfian June 1, 2007 at 6:20 pm

puisi terlalu menyetuh
sama apa yg gua rasakan saat jauh dari dirinya

roy June 27, 2007 at 7:50 pm

malam ini mataku tak sanggup terpejam
lirih angin menghembus dingin menusuk jiwaku
kulihat rembulan bersinar terang
seterang wajahmu menyinari hatiku

malam ini ku teringat disaat aku bersamamu
ku cium lembut bibirmu dan kubelai rambutmu
ku tak sanggup berkata apa ???

saat itu kulihat tatapan matamu yg begitu hampa
penuh dengan penyesalan
membuat hatiku bertanya ?????????

namun aku slalu berharap kau masih mau menemaniku
disaat aku gundah, disaat aku sepi dan disaaat aku sedang membutuhkan dirimu……..

zulfan arrizal July 2, 2007 at 12:20 pm

kurasakan ada gearan di hatiku
yang telah lama memendam rindu
kerinduan begiu dalamnya Ya Robbi,
takkan hilang selamanya,

aku ingin selalu dalam kasihMU,
jangan pernah kau jauhkan hamba
dariMU

CintaMU Alloh,Cinta Abadi
kupasrahkan hidup untukMU
CintaMU Alloh,Cinta Sejati
di atas segala-galanya

galang July 3, 2007 at 4:39 pm

sahdu mlam getarkn jiwaku
datang menjelma terpampang diatas kepala
ilusi kian fatamorgana ak tersentak tergugah menatap kelangit tertutup mega sebutir sang tirta membasahi bumi merana kesepian

wati July 5, 2007 at 9:42 am

setangkup rindu meredup
luruh kelopaknya satu-satu
menyebar berserak
aromakan kejujuran

rindu yang mengering
rantingnya patah-patah
semakin layu dalam tiupan angin
menunggu waktu siap terjatuh

siluet rindu semakin samar
terganti celoteh riang pagi hari
aroma secangkir kopi
membawa sebuah tanya
adakah rindu itu sekedar cerita?

dan setangkup rindu itu
tiada lagi punya ruang
untuk tumbuh…

Akmal MR July 31, 2007 at 10:40 pm

Nyayian bunga itu telah terbunuh oleh sengatan senja
saksi muram bayang matahari pulang kemakam
hinggap dijendela hari yang
penuh lumut kebisuan.

aku rindu. sungguh aku ingin mengecupmu sekali saja.
aku tak bisa menjala kematian perih dalam dada ini
aku hanya termangu melihat lentera berubah gelap
aku rindu. dan ingin menyentuh senyummu.

Akmal MR

entang August 18, 2007 at 12:45 pm

keren baget

Rizki.febrisari August 18, 2007 at 6:13 pm

bagaimana ziiicc caranya agar kita itu bisa pandai membuat puisi.
aq senang bngt dgn yg namanya ouisi,,tai masih susah untuk membuat nya.
aq ini baru kelas 3smp.sarannya ya !!!!!

Rizki.febrisari August 18, 2007 at 6:21 pm

‘kesetiaan’

Dimanakah kau yang selama ini ku tunggu??
lelah kaki ini melangkah,
panas sang mentari membakar kulit ku
derasnya hujan membasahi sekujur tubuhku

Masihkah kau ingat dengan janji yang kita buat
Ku akan selalu menunggu kedatangan dirimu
demi menepati sebuah janji
janji yang pernah kita buat bersama

jangan lah pernah kau lupa
lupa akan diriku yang pernah kau cintai
Suka & Duka kita lalui bersama

Ingatlah diriku didalam lubuk hati mu yang paling dalam

Pertapa December 29, 2007 at 8:30 am

Sayang, rindu hanya milik mereka yang tlah menemukan cinta
……………….

dius January 22, 2008 at 11:18 am

Lentera hanya akan terang bila tiada sinaran.

nurul January 22, 2008 at 1:52 pm

rindu, mengapa hadir kala ini… dikala jiwa kekosongan…. jiwa ketandusan…. rindu, berlalu lah dirimu persis hembusan bayu yang membelah badai…. aku ingin sekali nyatan bahawa aku merindui mu.. tapi aku tidak mapu lagi memilikimu kerana kau bukan untukku….

sayang ku….. ku mengerti aku tidak lagi betah untuk mengimpikan dirimu bersamaku… kini aku sendiri… bersama harapan dan luka semalam….

dius_sal January 22, 2008 at 3:06 pm

Rindu tidak pernah hadir bila kau tak pernah memiliki. Rindu yang kau rasakan sesungguhnya adalah karena kau tak bisa untuk melupakan. Rindu itu adalah hasrat, keinginan karna ingin memiliki ataupun dimiliki. Kadang kita slalu beranggapan bahwa sesuatu yang ketergantungan seolah – olah adalah yang terbaik dari semua yang pernah ada. Padahal itu hanyalah karna kita belum pernah merasakan akan hal yang ingin kita dapatkan. Lentera hanya akan bersinar terang bila malam datang tanpa cahaya sang rembulan, hanya akan terang bila ia bersinar sendirian ditengah malam. Rindu memang sangat membingunkan. Cakap – cakaplah terhadap apa yang harus untuk dirindukan.

el chebee January 23, 2008 at 12:57 am

aku rindu pada suatu,
tapi aku belum menemukan sesuatu yang pantas untuk aku rindukan.

MinonMinna January 23, 2008 at 8:02 pm

Aku terdiam duduk lemas, dengan kaki yang terluka.
Aku meringis kesakitan, meski sakit ini tak sama dengan sakit dihatiku
Kau yang pernah mendengarkan, mengatakan, dan menyentuh seluruh hati ini kini kau tinggalkan aku. meninggalkan sejuta kenangan dan sebuah torehan luka dalam.
tak mampu aku berharap banyak, tak seharusnya aku terlalu mencintaimu.

Dj4vu2wice January 25, 2008 at 6:38 pm

Cintaku di bawa maling..
Ku cari berkeliling…
Sampai ke tujuh pos kamling..
Yang ada hanya tukang beling…
Rinduku terpelanting…

Ku lihat wanita kemping…
Kusapa dia berpaling…
lalu lari seperti kuda lumping..
Akh… dasar wanita sinting…
Rinduku terpelanting…

Asaku hilang tak bergeming..
Cintaku hancur berkeping-keping….
Lebih baik aku shophing…
Berharap mendapat seorang pendamping..
Rinduku tepelanting….

sapi, kambing, ayam January 25, 2008 at 8:17 pm

gak bagus puisinya
belajar lagi ya..
ngakngakngak

Ekie January 28, 2009 at 3:43 pm

Perahu Ramai bercerita tentang Banyak Camar Obral Janji..
Melepas Cinta …. Membusuk Jingga….
Lihatlah.. Angin menipu Ombak
kekiri-kekanan.. tampa alasan harus dibawa kemana arti cinta..
nyanyian karang gundah gulana….
suram… terlihat dari awan cerah penuh cahaya..
Rindu tak lagi Ada!!
Apa lagi yang kau Harap.. bila pelangi tak ada Jingga!!??

Andioka March 10, 2009 at 12:02 pm

Akan kembali duduk terdiam dalam kegelapan…esok pagi lihatlah mentari merah,cahayanya menerpa torehan hari yang bakal kau lalui…sementara di ufuk barat, cakrawalanya telah menanti ,…rindu yang kan kau sapa,.- salam kenal….

Ryna Azmi94 August 2, 2010 at 3:46 pm

Rindu berjauhan bukan bermakna berpisah untuk slamanya,tapi untuk sementara didunia…rindu pada teman,family dan sbaginya umpama rindu pada bidadari disyurga…rindu diibaratkan rindu sementara dan dalam rindu biarlah ianya berlalu pergi…jangan sampai menjadi gila ada setengahnya rindu menjadi gila…..

ofra syukri February 17, 2011 at 3:18 am

PASRAH

Sendiri di tengah badai dan petir
Kedinginan di gelapnya malam
Air mata membutakan hatiku
Sikapmu mengobah pendirianku….
Pasrah…..
Jika daku menjadi belenggu
Ku rela kau melepaskanku
Karna cinta tak selamanya indah…..
Tak ada hidup dalam kegagalan, kejatuhan, dan kesedihan
Air sungai menuju lautan
Lewati perjalanan panjang yang berliku
Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan
Langkahkan kaki menuju kedepan
Karna waktu terus berjalan…..

Leave a Comment



Previous post:

Next post: