Rindu


Puisi ini ditulis oleh pada
6 March 2007 dengan 24 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 4.82 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Malam mengadu rindu
Kekal, menjelma kelambu
Tak satu kata beradu padu
Pada kotak merah jambu

Aduhai cintaku diujung tandu
Dibawa angin musim haru
Pada sabit berjengger buludru
Dibawah, aku mengadu rindu

Nama terus bergema
Entah mengapa
Entah menyapa
Entah dimana

Kususuri tapak waktu lalu
Hitung pasir yang berderas jatuh
Diwaktu lalu hingga ku merindu

Tak jua nama henti bergema
Hasrat ikuti gema nama
Dalam seribu tanya
Sedang apa kau disana ?

Kecut hati amatlah dungu
Tatkala suara tak dapat melagu
Kecut hati sisir nama itu
Pada kertas kaca, dunia maya
Sayangnya, kau tak pernah ada

Tinggalah sendiri, aku
Terus mengadu rindu
Hingga berharap pada bintang jatuh
Kian kutunggu tak pernah jatuh

Rindu dimalam itu, Rindu lirih melagu

Depok, 2007
-indah-

Author : Indah Surviana

Torehan puisi-puisi lainya :

    Harus Bilang Sama Siapa? by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Hidup kian sulit Segalanya semakin rumit Negeri gonjang-ganjing Kaum tertindas terus dilibas Para pe …

    Rindu Bersalut Pilu… by lembayung (0 comments)
    Tanpa sapa dan bertanya… kilatan tatapanmu telah bercerita tentang keangkuhanmu.. mengadu disaat h …

    Rindu by ngurah (0 comments)
    Rindu Aku rindu usiaku yang telah lalu Saat renta melapuk rasa termakan waktu Kuingat saya kubisa ha …

    rindu by pujangga_muda (0 comments)
    ku merindumu rindu kan tawamu rindu kan candamu rindu kan caramu menatapku tapi malu tuk akui sunggu …

    mEnCinTaimU aDaLaH Luka baGikU.. by WebAdmin (6 comments)
    Seperti senja yang tergantikan pekat malam Mencintaimu hingga kini adalah berjalan di atas luka menc …

    Layaknya Drama by omegachaos (0 comments)
    Kami bertemu untuk berpisah Kami berjanji untuk tak saling jatuh cinta Meski dengan dirinya yang beg …

    dian, jangan pernah takut! by sonyputra (3 comments)
    kala rindu meraja bagai pundik bara merah tua lalu datang dan memanggil pulang aku terhanyut dalam …

    Ndayah(lili muzdalipah) by oebay (0 comments)
    adalah sebuah nama..mengalir hangat d pembuluh nadi,mengintip dalam celah pori dan trsmbunyi dalam r …

    Mudik by omegachaos (0 comments)
    Aku rindu rumah hingga 3 jam lalu aku melalaikannya hingga 3 jam lalu aku benar bersama hingga 3 jam …

    Oase malam.. by Clare (0 comments)
    saat itu kulihat dirimu… satu bersinar, kecil menggoda.. terang diantara saudara lain.. oase diten …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bunga Matahari

Comments (24)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. tahu says:

    Malam mengadu rindu
    Kekal, menjelma kelambu
    Tak satu kata beradu padu
    Pada kotak merah jambu

    Aduhai cintaku diujung tandu
    Dibawa angin musim haru
    Pada sabit berjengger buludru
    Dibawah, aku mengadu rindu

    Nama terus bergema
    Entah mengapa
    Entah menyapa
    Entah dimana

    Kususuri tapak waktu lalu
    Hitung pasir yang berderas jatuh
    Diwaktu lalu hingga ku merindu

    Tak jua nama henti bergema
    Hasrat ikuti gema nama
    Dalam seribu tanya
    Sedang apa kau disana ?

    Kecut hati amatlah dungu
    Tatkala suara tak dapat melagu
    Kecut hati sisir nama itu
    Pada kertas kaca, dunia maya
    Sayangnya, kau tak pernah ada

    Tinggalah sendiri, aku
    Terus mengadu rindu
    Hingga berharap pada bintang jatuh
    Kian kutunggu tak pernah jatuh

    Rindu dimalam itu, Rindu lirih melagu

  2. "9831" says:

    wajahmu selalu memaksa untuk membuatku menangis…
    senyummu selalu membuatku ingin berlari jauh…
    tawamu selalu ingin membawaku terbang melayang….
    suaramulah yang selalu igin kudengar stiap waktu…

    rindu..
    aku rindu padamu…
    hingga…perasaan ini tak mampu lagi untuk aku tahan…

    selalu aku ingin melihatmu…
    selalu aku ingin membuatmu bahagia..
    Dan aku ingin selalu ada dirimu menemaniku…

    Tapi untuk apa..??????
    sedangkan sedetikpun bayangmu tak pernah meninggalkanku…

  3. ayang says:

    merdeka!!!!!

  4. alfian says:

    puisi terlalu menyetuh
    sama apa yg gua rasakan saat jauh dari dirinya

  5. roy says:

    malam ini mataku tak sanggup terpejam
    lirih angin menghembus dingin menusuk jiwaku
    kulihat rembulan bersinar terang
    seterang wajahmu menyinari hatiku

    malam ini ku teringat disaat aku bersamamu
    ku cium lembut bibirmu dan kubelai rambutmu
    ku tak sanggup berkata apa ???

    saat itu kulihat tatapan matamu yg begitu hampa
    penuh dengan penyesalan
    membuat hatiku bertanya ?????????

    namun aku slalu berharap kau masih mau menemaniku
    disaat aku gundah, disaat aku sepi dan disaaat aku sedang membutuhkan dirimu……..

  6. kurasakan ada gearan di hatiku
    yang telah lama memendam rindu
    kerinduan begiu dalamnya Ya Robbi,
    takkan hilang selamanya,

    aku ingin selalu dalam kasihMU,
    jangan pernah kau jauhkan hamba
    dariMU

    CintaMU Alloh,Cinta Abadi
    kupasrahkan hidup untukMU
    CintaMU Alloh,Cinta Sejati
    di atas segala-galanya

  7. galang says:

    sahdu mlam getarkn jiwaku
    datang menjelma terpampang diatas kepala
    ilusi kian fatamorgana ak tersentak tergugah menatap kelangit tertutup mega sebutir sang tirta membasahi bumi merana kesepian

  8. wati says:

    setangkup rindu meredup
    luruh kelopaknya satu-satu
    menyebar berserak
    aromakan kejujuran

    rindu yang mengering
    rantingnya patah-patah
    semakin layu dalam tiupan angin
    menunggu waktu siap terjatuh

    siluet rindu semakin samar
    terganti celoteh riang pagi hari
    aroma secangkir kopi
    membawa sebuah tanya
    adakah rindu itu sekedar cerita?

    dan setangkup rindu itu
    tiada lagi punya ruang
    untuk tumbuh…

  9. Akmal MR says:

    Nyayian bunga itu telah terbunuh oleh sengatan senja
    saksi muram bayang matahari pulang kemakam
    hinggap dijendela hari yang
    penuh lumut kebisuan.

    aku rindu. sungguh aku ingin mengecupmu sekali saja.
    aku tak bisa menjala kematian perih dalam dada ini
    aku hanya termangu melihat lentera berubah gelap
    aku rindu. dan ingin menyentuh senyummu.

    Akmal MR

  10. entang says:

    keren baget

  11. bagaimana ziiicc caranya agar kita itu bisa pandai membuat puisi.
    aq senang bngt dgn yg namanya ouisi,,tai masih susah untuk membuat nya.
    aq ini baru kelas 3smp.sarannya ya !!!!!

  12. ‘kesetiaan’

    Dimanakah kau yang selama ini ku tunggu??
    lelah kaki ini melangkah,
    panas sang mentari membakar kulit ku
    derasnya hujan membasahi sekujur tubuhku

    Masihkah kau ingat dengan janji yang kita buat
    Ku akan selalu menunggu kedatangan dirimu
    demi menepati sebuah janji
    janji yang pernah kita buat bersama

    jangan lah pernah kau lupa
    lupa akan diriku yang pernah kau cintai
    Suka & Duka kita lalui bersama

    Ingatlah diriku didalam lubuk hati mu yang paling dalam

  13. Pertapa says:

    Sayang, rindu hanya milik mereka yang tlah menemukan cinta
    ……………….

  14. dius says:

    Lentera hanya akan terang bila tiada sinaran.

  15. nurul says:

    rindu, mengapa hadir kala ini… dikala jiwa kekosongan…. jiwa ketandusan…. rindu, berlalu lah dirimu persis hembusan bayu yang membelah badai…. aku ingin sekali nyatan bahawa aku merindui mu.. tapi aku tidak mapu lagi memilikimu kerana kau bukan untukku….

    sayang ku….. ku mengerti aku tidak lagi betah untuk mengimpikan dirimu bersamaku… kini aku sendiri… bersama harapan dan luka semalam….

  16. dius_sal says:

    Rindu tidak pernah hadir bila kau tak pernah memiliki. Rindu yang kau rasakan sesungguhnya adalah karena kau tak bisa untuk melupakan. Rindu itu adalah hasrat, keinginan karna ingin memiliki ataupun dimiliki. Kadang kita slalu beranggapan bahwa sesuatu yang ketergantungan seolah – olah adalah yang terbaik dari semua yang pernah ada. Padahal itu hanyalah karna kita belum pernah merasakan akan hal yang ingin kita dapatkan. Lentera hanya akan bersinar terang bila malam datang tanpa cahaya sang rembulan, hanya akan terang bila ia bersinar sendirian ditengah malam. Rindu memang sangat membingunkan. Cakap – cakaplah terhadap apa yang harus untuk dirindukan.

  17. el chebee says:

    aku rindu pada suatu,
    tapi aku belum menemukan sesuatu yang pantas untuk aku rindukan.

  18. MinonMinna says:

    Aku terdiam duduk lemas, dengan kaki yang terluka.
    Aku meringis kesakitan, meski sakit ini tak sama dengan sakit dihatiku
    Kau yang pernah mendengarkan, mengatakan, dan menyentuh seluruh hati ini kini kau tinggalkan aku. meninggalkan sejuta kenangan dan sebuah torehan luka dalam.
    tak mampu aku berharap banyak, tak seharusnya aku terlalu mencintaimu.

  19. Dj4vu2wice says:

    Cintaku di bawa maling..
    Ku cari berkeliling…
    Sampai ke tujuh pos kamling..
    Yang ada hanya tukang beling…
    Rinduku terpelanting…

    Ku lihat wanita kemping…
    Kusapa dia berpaling…
    lalu lari seperti kuda lumping..
    Akh… dasar wanita sinting…
    Rinduku terpelanting…

    Asaku hilang tak bergeming..
    Cintaku hancur berkeping-keping….
    Lebih baik aku shophing…
    Berharap mendapat seorang pendamping..
    Rinduku tepelanting….

  20. sapi, kambing, ayam says:

    gak bagus puisinya
    belajar lagi ya..
    ngakngakngak

  21. Ekie says:

    Perahu Ramai bercerita tentang Banyak Camar Obral Janji..
    Melepas Cinta …. Membusuk Jingga….
    Lihatlah.. Angin menipu Ombak
    kekiri-kekanan.. tampa alasan harus dibawa kemana arti cinta..
    nyanyian karang gundah gulana….
    suram… terlihat dari awan cerah penuh cahaya..
    Rindu tak lagi Ada!!
    Apa lagi yang kau Harap.. bila pelangi tak ada Jingga!!??

  22. Andioka says:

    Akan kembali duduk terdiam dalam kegelapan…esok pagi lihatlah mentari merah,cahayanya menerpa torehan hari yang bakal kau lalui…sementara di ufuk barat, cakrawalanya telah menanti ,…rindu yang kan kau sapa,.- salam kenal….

  23. Ryna Azmi94 says:

    Rindu berjauhan bukan bermakna berpisah untuk slamanya,tapi untuk sementara didunia…rindu pada teman,family dan sbaginya umpama rindu pada bidadari disyurga…rindu diibaratkan rindu sementara dan dalam rindu biarlah ianya berlalu pergi…jangan sampai menjadi gila ada setengahnya rindu menjadi gila…..

  24. ofra syukri says:

    PASRAH

    Sendiri di tengah badai dan petir
    Kedinginan di gelapnya malam
    Air mata membutakan hatiku
    Sikapmu mengobah pendirianku….
    Pasrah…..
    Jika daku menjadi belenggu
    Ku rela kau melepaskanku
    Karna cinta tak selamanya indah…..
    Tak ada hidup dalam kegagalan, kejatuhan, dan kesedihan
    Air sungai menuju lautan
    Lewati perjalanan panjang yang berliku
    Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan
    Langkahkan kaki menuju kedepan
    Karna waktu terus berjalan…..

Leave a Reply