Bisikan Kata


Puisi ini ditulis oleh pada
1 February 2007 dengan 9 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

ku bukan perayu kata kata
bisa merangkai peluk manis
memaksa titisan air mata ada
atau berdarah pahami benakmu
terparti oleh aturan hampa

cinta ini sederhana ada
mengalir nikmati mati rasa
saat kata saling memaksa
ku cumbu angkuh ikuti hati
satu kata satu jiwa selalu

kurindu bidadari bermata jeli
selimuti kata yang tertunda
bidadari dari masa lalu
mencumbuku tanpa kata kata

wahid hasyim, 08:27 29Jan2007
[Bisikan Kata ] Dyan

Torehan puisi-puisi lainya :

    ENTAH… by Alwi Parewa (0 comments)
    entah.. dalam hidup sarat dilema kenapa selalu ada dua atau berpasangan yang sulit di terka atau di …

    Pongah by Johannes Sugianto (0 comments)
    sajakmu begitu pongah menunduk dan mendongak pada kata dan bait sendiri tak peduli ada kata lain yan …

    Selasa pagi by ck’e (0 comments)
    Selasa pagi ini…. Aku berjalan sendiri tanpa kau disisi Terasa sunyi ditingkah deru roda kereta Se …

    Pesta Galau by omegachaos (0 comments)
    Mencoba sekuat hati Menanggung galau bukan sendiri Melepas mimpi bidadari Merenung bersama sahabat s …

    karena kau bidadari hati by WebAdmin (1 comments)
    Pada sekuntum mawar yang mekar dan air sungai yang mengalir disitu ku lihatterukir wajah mu dan tert …

    Bidadariku by Galang (0 comments)
    Kau datang saat ku jemu Kau datang saat ku layu Kau datang saat ku rindu Rindu seorang pria berharap …

    Mengejar Bidadari by Bradley Setiyadi (2 comments)
    Kalau kata Ari Lasso, kita takkan pernah berhenti mengejar matahari Aku pun juga begitu Tapi aku tak …

    Kata-Kata by siscasisca (0 comments)
    Aku terbang di udara mirip oksigen Menunggu kau tangkap Jarang berhasil kau merayu kemudian mengurun …

    Sekeping hati milikmu by ck’e (1 comments)
    Puisi mu begitu puitis.. Makna lisan mu begitu dalam.. Arti sikapmu begitu luas.. Kata hatimu begitu …

    Rindu by WebAdmin (24 comments)
    Malam mengadu rindu Kekal, menjelma kelambu Tak satu kata beradu padu Pada kotak merah jambu Aduhai …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bunga Matahari

Comments (9)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. rio says:

    tiada sajak tanpa kata.lantunan lagu yang berbait.eloknya cinta dan benci seakan terpadu dalam indahnya kata sang penyair

  2. vina says:

    tiada kata ku terbengong di mlam hari,qu mendengar sebuah suara yang aku tak ketahui………………………………

    aku hanya bisa terdiam dan merinding terpaku di depan rumah ku………………..

    alangkah seramnya pemandangan rumah ku……………………………….
    hahahahahahahahahahaha …………..:-)

  3. yana says:

    kata dan rasa
    memang buat kita resah
    semestinya tak ada lagi gundah
    ketika kata yang kita ingin dengar dan ucap
    kata sayang dan cinta
    mungkin aku dapat
    saat smu dulu]
    tapi aku masih ada kini
    dan tetap butuh
    kata a love you

  4. maryana says:

    (Waktu pukul 4)
    Azan kapan kau selesai dan mengantarkan aku berada diwaktu jam 4
    Cepat..cepat aku ingin mengantar mella
    Bertemu dengan Allah cita-cita utamanya
    Cepat lah waktu pukul 4 aku akan melesat memberikan senyuman manisku bukan tangisku
    Karena itu cita-cita sahabatku yaitu mella bertemu dengan Allah.
    Allah peluk dia dan rangkul dia di surgamu dan beri dia pendamping sejati dan idaman hati
    Seperti yang ia impikan dan harapkan atau yang lebih baik
    Allah mella adalah temanku maafkan kesalahannya dan lapangkan kuburnya

  5. maryana says:

    Menunggu

    Kini dalam gelora ini
    Aku menanti di depan pelupuk mata tak kunjung tiba
    Aku dengan huru hara acara berlalu
    Aku belum tersadar sebelum keberadaanmu
    Aku tunggu dan tunggu
    Sambil kutatap kolam ikan di sampingku yang mencari-cari makhluk didalamnya dalam kelam
    Sambil kutatap langit malam yang menggumpal awan berarak mendung dengan kilatan cahaya tanda hujan
    Dan tetesan bulir hujan merintik enggan untuk turun
    Karean aku meminta agar kau jangan deras.
    Angin menghempasku menggemakan langkah-langkah kedatanganmu yang masih jauh
    Tubuhku, dudukku, senyumku telah ku prediksi dan kusiapkan untuk menyambutmu
    Dan aku menunggu menanti sebuah kisah dalam hidupku sebentar lagi.

  6. maryana says:

    Jalan kesana!

    Sawah, mendung, angin
    Menemani perjalanan itu
    Aku berpikir
    Aku akan bertemu
    Aku dapat bersanding lagi di sampingmu
    Dan aku yang seperti angin
    Dengan hembusan semangat
    Mencari dan berseru
    Aku kini menemukanmu

  7. maryana says:

    PERGI

    Aku dengan derai air mata,
    Motor melaju dengan kecepatan hampir 50 km/jam
    Aku yang berharap kau belum dimakamkan
    Ingin melihatmu dan menciummu
    Aku tiba…
    Mella masihkah kau disana..
    Ibu, bapak, adik, kakak
    Teman,sahabat saudara….
    Meruah berjumpa untuk berpisah
    Dengan mata memerah dan tersenyum tanda tak percaya
    Aku kini disampingnya menatap mendalami untuk dikenang
    Mendoakan untuk diterima
    Dan menciumnya tanda cinta
    Dingin, harum dan menggetarkan dada
    Tangisku tak terbendung…
    Mela kau cantik sekai, kau baik sekali, kau semangat sekali
    Kau membuat kami menjadi tersadar betapa beruntungnya dirimu
    Karena kau adalah Syuhada….
    Dan kini kami percaya kau akan bahagia.
    (untuk Almarhum Rofiqoh meila sari)

  8. Leckyman says:

    Saya masih ingat pertama kali melihatmu. kamu menjulurkan lidah pas didepanku. saya sama sekali tidak mengerti arti dari semua itu.saya hanya seorang anak kecil yang mampu berlari dan bermain. tapi itu adalah awal dari perkenalan kita.
    waktu begitu cepat mempertemukan dan memisahkan kita. sekarang kamu telah menjadi milik orang lain disaat setelah saya mulai mengenali dan mencoba menjadi sesuatu yang berarti disampingmu yang akan selalu memberi dan menjagamu. saya anggap diriku telah gagal melindungi cinta pertamaku. Ya Allah, janganlah Engkau anugrahkan kepadaku jalan seperti ini. Saya tahu semua ini adalah cerita dibalik semuanya.
    Cukup sekali saya mengalami hal seprti ini. Jika Engkau memberikan hal yang sama seperti waktu yang berlalu tidak akan kusia-siakan, akan ku jaga dan kulindungi dirinya.
    Saya tidak sanggup berbuat apa-apa. Saya ingin cerita tapi tidak bisa, biarlah kertas ini yang dapat memahaminya.
    apakah saya ini masih anak-anak yang tidak bisa berpikir seperti orang dewasa?
    Ya Allah, dia adalah wanita yang ku cinta dan ku sayang, berkatilah dia atas kekhilafanya.

  9. y2n says:

    Aku dan dia sungguh dekat
    seperti yang ku bayangkan
    aku dekat
    aku dan dia
    terpaut jiwa dan rasa
    hanya dalam benak
    enggan melontar dan menguak
    hanya sunyi
    membisu..
    aku dan dia
    akhirnya tahu dan merasa dalam jiwa
    jangan kau terikat
    biarkan saja sunyi
    aku…tahu dia memiliki belahan jiwa
    dia…tahu aku suka padanya
    aku dan dia sama suka
    aku dan dia hanya sepakat
    untuk merasa, mimiliki
    ketika kita saling memendang saja
    dan hanya berbicara dalam hati
    cinta maafkan aku
    tak terungkap dengan kata

Leave a Reply