Original poetry to : bungamatahari@yahoogroups.com
From : Bintang Tajryani (endang_opriana@yahoo.com)
Untuk semua warna yng pernah singgah
………….Kembali ke Ibu……………
Memandang panjang jalanan pulang
Padang nyanyian yang kau kidungkan di setiap
nyenyak tidurku
Rumpun gelagah dan deras sungai di belakang rumah
juga aroma kehangatan di rumah kita
Ah… Aroma pulang
Membacakan sajak-sajak cinta di setiap pematang ingatanku
akanmu
tak cukup seribu kata cinta dan sejuta salam sayang
Ibu…
Di bening kilau matamu ada pendar rindu yang tak terbasuh
Di penghujung jalanan panjang pencarian kisahku
ada bait-bait doa yang tak putus di setiap sujud malammu
mengantarkan harap bahagia dan keselamatan
Menelusuri benakmu
mencari keteduhan dan kehangatan dari gelisahku
Ibu…………..
ini malam-malam yang berujung sendu
dan tak ingin perih ini sampai pada mu
karena bukan buliran yang ingin ku cari di matamu
Jalanan pulang,
Tepian sungai dan rumpun gelagah
Ibu…
Di sepi ini..
ingin kembali pada mu
—-B0g0r, 13 Desember 2006, 16.23——
Similar Posts:
- Mudik by omegachaos (0 comments)
- Aku rindu rumah hingga 3 jam lalu aku melalaikannya hingga 3 jam lalu aku benar bersama hingga 3 jam …
- Aku Terjaga di Malammu by Pandeka Merah (2 comments)
- Terlelap sebagai pemenang Aku terjaga di malammu Di tepian rambutmu yang kelam Terhempas di ceruk ma …
- Seuntai Rosario Untuk Sebuah Awal by WebAdmin (0 comments)
- Butiran doa yang merangkai sebuah harap Zikir pada setiap tarikan nafas Inilah awal dari rangkaian p …
- Senandung Malam………. by lembayung (0 comments)
- titian langkah terseok menapaki tapak perjalanan ini redup gugusan gemintang menjalar tiada henti ke …
- sepenggal kisah di masa lalu by WebAdmin (0 comments)
- Aku berdiri di gelapnya malam jelang dini hari Lama ku tunggu hanya untuk sekedar melambaikan tangan …
- Jatuh Cinta by irsyad.zaki (3 comments)
- Kekasihku, kemudian kita pun terjatuh Jauh ke dasar yang lain dari harapan Demikian seterusnya. Berk …
- Ketika kupu bukanlah kupu-kupu by Farhana (0 comments)
- Rumput pun kembali bersemu hijau, ketika air tercurah membasahi jiwa-jiwa yang kering kerontang, seg …
- Pada Satu Musim Bunga by WebAdmin (1 comments)
- Lalu pada musim dimana bunga-bunga mulai menyala di jemari peri Ombak dan burung-burung mengirimkan …
- Pesan Cinta Yang Dititipkan Kepada Seekor Anjing by katjha (0 comments)
- Diam … bukan karena hening dan tak sanggup untuk riuh Diam … karena tak mampu wicar menanggung k …
- Besok kalau kau kembali lagi by sonyputra (1 comments)
- Besok kalau kau kembali lagi Cari saja aku ditaman sari Aku mungkin sedang dikejar anjing Sengaja bi …
Last 5 posts by WebAdmin
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka - May 10th, 2011
- Kumuntahkan Dalam Bahasaku - May 10th, 2011
- Angan Di Pelupuk Mataku - May 10th, 2011
- Selembar Anganku Melambai Ringan - May 10th, 2011
- Sekerat Mimpiku - May 10th, 2011


{ 5 comments… read them below or add one }
saya adalah seorg putra yang amat sayang terhadap sosok ibu. setelah membaca puisi ini, saya benar2 tersentuh hati saya. saya amat suka puisi buatan anda ini. hingga saya teringat ibu saya yg ada di kampung halaman. satu kata untuk anda…. SALUT…..
Alangkah senangnya bagi yang masih bisa melihat senyum manisnya
Lembut belaian kasih sayangnya
Harum mewangi aroma nasehatnya
Sejuk manusuk jiwa tatapan matanya
Ibu…
semoga Alloh Yang Maha Kuasa meninggikan derajat mu di sampingNYA, mengampuninya atas segala salah dan khilapmu, menerangkan dan melapangkan alam kuburmu yang begitu gelap dan sesak.
Ibu…izinkan aku selalu merindukan dan mendo’akanmu
hei,i like this one
ibu adalah bunga mawar yang berkelopak merah nan lembut.
dan
ibu adalah perempuan pertama yang aku cinta
Bunda EngkaulH semangatku…
Puisi ini mengharukanku…..Kasihmu bunda..semoga panjang umurmu..