December 2006

mEnCinTaimU aDaLaH Luka baGikU..

December 20, 2006

Seperti senja yang tergantikan pekat malam Mencintaimu hingga kini adalah berjalan di atas luka mencari – cari sekedar obat pengalis hati mencintaimu hingga kini adalah mengikat diri dingin tak terperi menahan raga ku tak bisa berlari Entah indah, entah salah karna mencintaimu adalah ego ku yang menyembah kaki amarahmu karna mencintaimu adalah menghalalkan segala jenis [...]

Read the full article →

Aku diantara mereka

December 15, 2006

Ketika mereka berbicara tentang cinta, Aku hanya bisa diam membisu Ketika mereka bicara tentang kesempurnaan, aku hanya bisa memejamkan mata Ketika mereka bicara tentang dosa, Aku hanya bisa tertunduk malu Ketika mereka tertawa terbahak- bahak, Aku hanya bisa menyunggingkan senyum Ketika mereka ramai membicarakan hari esok, Aku hanya bisa memalingkan wajah ………………………………………… Ketika mereka berhenti [...]

Read the full article →

syahwat sang kyai

December 15, 2006

demi fatima demi aisyah dimulyakanlah engkau, nyai maka ikhlaskan aku menikah lagi hendaknya pandang aku padanya tak jadi zinah rindu aku padanya tak jadi khianat karena sesungguhnya cintaku padamu tak pernah berbagi hanya saja syahwat ini, nyai tak bisa ditumpulkan oleh wudlu oleh lilitan sorban oleh alif ba ta sa supaya tak setiap menjelang sembahyang [...]

Read the full article →

Merindu bidadari kecil

December 14, 2006

kau pasti tahu aku terpenjara di antara bulat 2 bola matamu kau pasti tahu tawa kecilmu mendera mimpi-mimpi malamku aduh sayang, aku lara dalam rindu termangu di lentik mata, ikal rambut mayang dan sayap kecil putihmu tring-tring… tongkatmu menaburkan bintang-bintang kecil menyihir lamunan ayah memendar canda kita tring-tring… sayang, kapan kamu terbang ke perut ibumu? [...]

Read the full article →

Olenka

December 14, 2006

Olenka, seperti apa rindu yang ada didada, apakah bagai titik api yang mendidih ? ataukah layaknya bongkahan salju yang membeku ? Olenka, jejak langkahmu tertimbun duka sementara lara adalah jalan yang kau tempuh kau coba melangkahi derita yang menghalang di perjalanan yang tak tentu arah… Olenka, tiada resah yang tergambar di wajahmu saat sesungging senyum [...]

Read the full article →

Kembali ke Ibu

December 14, 2006

Original poetry to : bungamatahari@yahoogroups.com From : Bintang Tajryani (endang_opriana@yahoo.com) Untuk semua warna yng pernah singgah ………….Kembali ke Ibu…………… Memandang panjang jalanan pulang Padang nyanyian yang kau kidungkan di setiap nyenyak tidurku Rumpun gelagah dan deras sungai di belakang rumah juga aroma kehangatan di rumah kita Ah… Aroma pulang Membacakan sajak-sajak cinta di setiap pematang [...]

Read the full article →

Kolaburasi Senja Cinta

December 13, 2006

menatap semburat senja begitu lama kami tak jumpa kunikmati sepuasnya kutimang-timang kusayang-sayang kuserap di dadaku kulukis jadi puisi sekarang jadi sudah, kurangkai menjadi bunga merah sekali warnanya biar sempurna kubumbui serbuk rindu di atasnya semerbak sekarang baunya cantik sekali dia kini kutimang-kutimang kusayang-sayang kuhadiahkan pada istriku, yayangku*, cintaku wajahnya sumringah merah muda bersemu di kulit [...]

Read the full article →

aku yg berlari dan bertanya???

December 1, 2006

aku ingin berlari.. dan tak ingin menengok ke belakang.. hanya ingin berlari.. karna aku ingin berlari.. terus bertanya kenapa kita dilahirkan berbeda.. bertanyaku dalam kebersamaan kita.. apakah cinta salah memilih kita berdua.. sayangku.. aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu.. dan mengapa diriku sangat enggan untuk menjejakkan kakiku sendirian tanpa dirimu.. tapi cepat atau lambat [...]

Read the full article →

sayangku

December 1, 2006

sayangku.. kalau aku boleh memilih.. lebih baik kau yang meninggalkanku.. daripada aku yang harus meninggalkanmu.. aku begitu mencintaimu dan sangat takut melukaimu.. tapi apa yang aku pegang erat tak aku lepaskan sampai akhir hayat.. karena itu jalanku.. dan aku terus berharap engkau ditunjukan jalan yg sama hingga kita akn terus bersama sampai akhirnya nanti.. Tuhanku.. [...]

Read the full article →

Ku kira

December 1, 2006

“Ku kira” by Minar (jkt, 7 sept 2005) Ku kira cinta Ternyata sampah Ku kira kasih Ternyata duri Ku kira simpati Ternyata untuk diri sendiri Aku salah menilai Terlalu dalam menilai Atau justru terlalu dangkal ? Aku gagal menilai dan memilih Atau belum dipilih ? Ku kira rasa Ternyata dosa Ku kira kidung penuh rayu [...]

Read the full article →

Page 1 of 212