Ketika itu kau hadir tiba ? tiba
Mengisi ruang hatiku
Kau hiasi hari ?hariku dengan senyummu
Dengan tawamu
Aku ingin mengenalmu
Mengenalmu lebih dekat
Tapi n?tah mengapa
Setiap di depanmu
Bibir ini serasa terkunci
Selalu saja seperti itu
Terus ? menerus??
Hingga akhirnya waktu dan jarak memisahkan kita
Andai saja kau bisa merasakan apa yang aku rasakan
Aku benar ? benar tersiksa dengan semua ini
Aku benar ? benar tersiksa dengan kebodohanku sendiri
Kini aku sedang mencari dimana dirimu
Mencari dimana hatimu
Apakah mungkin
Ada namaku disitu
Puisi cinta dari : bru’pink dikirim pada tanggal 08 Nov 2006
Similar Posts:
- Sahabat Jadi Cinta by WebAdmin (0 comments)
- Kudapati diri ini semakin tersesat Saat kita bersama Qu rasakan jiwa ini semakin tersiksa Saat kita …
- Sebelum kamu membuka matamu by Just_ste (0 comments)
- ada waktunya kamu mencoba berbicara sendiri dengan jiwa dan raga 1000 lebih hari telah kamu lewati 1 …
- ijinkan by lyogi (0 comments)
- ijinkan aku sekedar mengenalmu sebab aku masih punya sejenak waktu sebelum saat itu tiba ijinkan aku …
- matahari tenggelam by Just_ste (0 comments)
- - For someone in heaven – Merah dan ungu Juga alunan ombak menghiasi pandanganku White sand yang me …
- SENDIRI MENJADI SEPI by WebAdmin (4 comments)
- Kesendirianku kini terus-menerus mengejarku Meracuni pikiranku dengan penuh semangat menggebu Menjau …
- oh yes, i’m atheist, by the way by zakaria akbar (6 comments)
- sebentar lagi ramadhan, dan aku membenciMu. call me stupid. call me lost. jika dunia ini adalah sebu …
- Hati Kecilku by VIOLET (1 comments)
- harapan-harapan yang telah terpenuhi tidak hanya membuatku bahagia tetapi dengan tidak sengaja telah …
- Lebih Indah Merasakan by alimcihui (0 comments)
- Saat mata yang indah tak lagi bisa untuk melihat kenyataan dalam fana Saat bibir tak mampu berucap, …
- antara dia dan kata “kembali” by dwiky arifian (2 comments)
- Sebahagian waktuku hilang, ini benar benar menghilang… ntah di mana,tapi aku mencoba untuk tenang.. …
- Cinta itu Kamu by WebAdmin (0 comments)
- Kamu itu pasir Pasir putih berkilat di tepian pantai Kamu menari Menari mengayun ombak Kamu berdansa …
Last 5 posts by WebAdmin
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka - May 10th, 2011
- Kumuntahkan Dalam Bahasaku - May 10th, 2011
- Angan Di Pelupuk Mataku - May 10th, 2011
- Selembar Anganku Melambai Ringan - May 10th, 2011
- Sekerat Mimpiku - May 10th, 2011




{ 4 comments… read them below or add one }
Puisi cinta ini benar-benar sama dengan apa yang saya alami. Dulu, mataku selalu mencari keberadaannya. Melihat tawanya, senyumnya, bahkan gerak-geriknya, selalu menjadi yang paling menarik buatku.
Sekarang, saya dan “dia” terpisah setengah bumi.
Waktu itu saya begitu bodoh.
Yang saya bisa lakukan sekarang hanyalah berharap bisa menemuinya walaupun hanya lewat mimpi.
puisi kamu bagus banget!!!!!!!!!!!! persis kaya kisah aku !!!!!!!
you isthe best pisan!!!!!!!!!
ohiya bleh knalan gak? nih mail ak:putri_102490@plasa.con
trimsya
puisinya keren!!!!kakoi!!!Hhe…
sama seperti kita yang kini sedang menanti,, serta ingin agar waktu berputar kembali,,,,
yah paling engga kita bisa ngeliat dy lagi,,, semoga aja…
>