October 20, 2006
senyummu pertama mengurai ikhlasmu pada jajaran syair yang menobatkan sukamu saat hati terpesona arti tak ada jengah terduga,guratmu selurus cakrawala senyummu kedua ketika ruang dada menyentakkan geliat gairah yang menjalari buku buku jarimu dan terkibaskan hawa serupa kesturi melemahkan sendi lalu cinta kau tenggarai ada terpaku didalam rusukmu senyummu ketiga tak lebih segaris dari datar [...]
Read the full article →
October 6, 2006
….sesungguhnya, perjalanan waktu yang kita tempuh telah melampaui ambang segala gurat bahasa buana yang membawa kita membumbung tinggi melesat menuju pusat daya jiwa, nirwana kesepian ceria ….meski tanpa hingar bingar dan aroma menusuk namun selalu ingin semburatkan rona pendar bahagia saat kebahagiaan datang saat kesengsaraan bertandang ….hatiku tetap bersamamu karena aku adalah Cinta yang kau [...]
Read the full article →