anyir darah
adakah yang lebih harum
darinya
merah menetes
adakah yang lebih rintik
darinya
nganga luka
bagai lubang gulita
adakah yang lebih lorong
dari itu
jerit tanpa suara
serigala diam saja
adakah yang lebih parau
dari itu
tampung tetesannya
nikmati suaranya
dalam senyummu
wanitaku
lbbulus 31 07 06
author : www.blue4gie.com
Similar Posts:
- Dilengkung Alis Matamu by WebAdmin (0 comments)
- kusandarkan harapku usai perjalanan yang tertatih …
- Anak Laki-laki Kecil yang Bisu by WebAdmin (1 comments)
- Anak laki-laki kecil itu mencari suaranya. (Raja p …
- Jika Kata Mengambang by WebAdmin (5 comments)
- jika kata mengambang biarkan saja angin akan memba …
- Gadis dengan Enam Senyuman by WebAdmin (2 comments)
- senyummu pertama mengurai ikhlasmu pada jajaran sy …
- Bungalow 22 by resverae (0 comments)
- Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka Ti …
- Pagar itu Bernama Ayah by WebAdmin (0 comments)
- angin puting beliung telah menerpa rumahku, keding …
- Mereka,dan aku by raihana ziva (1 comments)
- mereka bilang ini hanya sesaat, aku terus menapak …
- KETIKA CINTA MENGHADAP TUHAN by WebAdmin (1 comments)
- Masih saja aku menghitung waktu Dari debu trotoar …
- Aku Tidak Mendustaimu by WebAdmin (2 comments)
- tak beda aku dengan ranting yang patah meski terus …
- Aku ( bukan ) pencinta perempuan by WebAdmin (11 comments)
- Malam itu hampa Tak kusangka sebesar itu cintanya! …
Last 5 posts by WebAdmin
- ingin kuakhiri sepi di sudut hatiku - August 18th, 2010
- Seuntai Rosario Untuk Sebuah Awal - August 15th, 2010
- Ingin hidup kembali - August 15th, 2010
- Sepi - August 9th, 2010
- Aku Mati - August 9th, 2010
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS

(3 votes, average: 4.33 out of 5)
{ 4 comments… read them below or add one }
Kawan, pemilik situs menarik ini, senang karena beberapa puisiku dicomot di sini. Hanya, jika boleh meminta, dapatkah dicantumkan juga situsku http://www.blue4gie.com, sebagai sumbernya. Semua coretanku ada disitu, sebagian di milis bungamatahari.
Terima kasih.
Terus berkarya, demi kemajuan dunia perpuisian kita.
Salam puisi,
-Yo-
Satu lagi,kawan, judul puisiku di atas bukannya “Dalam Senyum’, tapi “Adakah Lebih Harum”. Terima kasih.
Salam Puisi,
-Yo-
wah sori banget baru di baes neh komennya
Ok deh aku masukin alamat URL kamu dan judulnya juga bakalan diganti
thanks yah
Thanks, kawan.
Senang kita bisa saling membantu. Jika ada puisiku yang memang dianggap menarik, silahkan petik dari situsku.
Insya Allah, dalam waktu tak lama, sebagian karyaku akan aku terbitkan dalam antologi puisi.
Semoga dunia perpuisian kita makin marak.
Terus berkarya.
Salam Puisi,
-Yo-