Aku mencintai masa lalu ku
Aku mencintai cinta pertama ku
Segenggam cinta yang tak pernah tesampaikan
Sebongkag rindu yang tak pernah terselesaikan
Aku mencintai imajinasi
Tempat ke mana aku lari
Saat harapan tak pernah mati
saat ke bahagiaan mungkin abadi
Saat cinta bisa sejati
Puisi cinta dari : Dhe-La dikirim pada tanggal 12 Jun 2006
taken from : http://www.wismacinta.com/
Similar Posts:
- :::::…..CINTA TAK HARUS MEMILIKI…..::::: by WebAdmin (21 comments)
- cinta adalah air mata: air mata kesedihan, air mat …
- mEnCinTaimU aDaLaH Luka baGikU.. by WebAdmin (6 comments)
- Seperti senja yang tergantikan pekat malam Mencint …
- Ikatan tanpa cinta by WebAdmin (30 comments)
- kuatkah ku menjalani ini?? kebersamaan kita memang …
- TENTANGMU by WebAdmin (4 comments)
- Ketika itu kau hadir tiba ? tiba Mengisi ruang hat …
- Cinta : sebuah karya dari khalil gibran by chaoticrubben (126 comments)
- kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika …
- tulus mencintaimu by puisi.indonezia.net (0 comments)
- tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecual …
- tentang 22 Desember by S Aman BS (0 comments)
- “untuk dik Yun” suatu kali kau merajuk saat sebuah …
- Nasehat Cinta, by cunue8 (0 comments)
- Setia terucap kala cinta tumbuh dihati Sayang dan …
- Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa by WebAdmin (1 comments)
- Tuhan, dengan segala kerendahan hati aku meminta p …
- Meditasi Cinta by WebAdmin (0 comments)
- Selamat siang, untuk semua teman di Bunga Matahari …
Last 5 posts by WebAdmin
- ingin kuakhiri sepi di sudut hatiku - August 18th, 2010
- Seuntai Rosario Untuk Sebuah Awal - August 15th, 2010
- Ingin hidup kembali - August 15th, 2010
- Sepi - August 9th, 2010
- Aku Mati - August 9th, 2010
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS


(9 votes, average: 3.67 out of 5)
{ 1 comment… read it below or add one }
puisi yg penuh penyesalan.Sungguh,klo kita melihat ke belakang,banyak hal yg ingin kita lakukan atau hal2 yg seharusnya tidak,membayangi kita.Puisinya terlalu menceritakan khayalan sang penyair