aku mencium bau bangkai di bantalmu
aku mencium bau bangkai di bantalmu,
kisah kelam apakah yang kau tanam di rambutmu?
kita bukan lagi satu-satu kepala
terpisah dalam dua raga,
lalu kenapa kau tetap membisu?
kutemukan bangkai tikus mengering
di sarung bantalmu,
kubuang kulitnya dan aku ambil hatinya,
apakah ada nama atau hanya angka-angka?
kau terus membisu dan hanya bisa menangis,
dan katamu, ?aku menemukan bangkai kucing dihatimu!?
dan mulai besok pagi kami berlatih mengasah belati
kebajoran.baroe.22.06.06
author
dedy – dedi@arteknpartner.com>
Last 5 posts by WebAdmin
- Dalam damai aku membencimu - June 1st, 2009
- Gambar Hujan - June 1st, 2009
- Ironi Dari Sebuah Kemunafikan - June 1st, 2009
- Kekasih Abadi - June 1st, 2009
- Upgrade ke Wordpress 2.6.3 - October 26th, 2008
February 3rd, 2007 12:59
adakah yang lebih bisa dimengerti dalam kalimat2 ini.??
October 16th, 2007 02:22
keren… singkat, lugas, penuh makna.
May 6th, 2008 11:44
tak kutemukan apapun dibantal itu…..