Gaun Putih Berenda

by WebAdmin on June 22, 2006

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Ayah,
bila senja menjelang nanti
akan kukenakan gaun putih indah
berenda-renda dan bertabur mutiara-mutiara

Ingatkah ayah,
kala ibu mejahitkan gaun itu
titik air-matanya berubah menjadi mutiara-mutiara mungil
yang menghiasi gaun indah itu

Tahukah ayah,
kata-kata yang terangkai
adalah puisi-puisi yang merendai gaun itu

Ayah,
bila senja menjadi gelap
ada sepasang lilin dalam genggamanku
lilin yang ada disebelah kanan adalah
yang ibu pernah berikan
masih kuingat ketika ayah menaruh lilin
digenggam tangan kiriku
ayah berbisik lirih:
(lilin ini akan menerangimu dalam kegelapan, anak ku!)
ayah tahu aku takut dengan gelap

Ayah,
gaun indah ini akan juga kukenakan
selama lelap tidurku sepanjang malam nanti
agar esok pagi ketika fajar menjelang
tiada lagi titik air-mata duka ibu
tiada lagi rangkaian kata puisi-puisi lara

Ayah,
ada tujuh kurcaci dan dua bidadari
yang menemaniku di hari-hari penuh tawa-bahagia
kelak akan ada tiga, empat dan lima bidadari?.

Jakarta, 20 Juni 2006.

author : A.F. Lioe – flioe04@yahoo.ca

Similar Posts:

    Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa by WebAdmin (1 comments)
    Tuhan, dengan segala kerendahan hati aku meminta pada-Mu Berikan aku kata, kujadikan ia puisi berika …
    Pesta Galau by omegachaos (0 comments)
    Mencoba sekuat hati Menanggung galau bukan sendiri Melepas mimpi bidadari Merenung bersama sahabat s …
    Bila Berondong Merindukan Bulan by omegachaos (0 comments)
    Modal wajah kuat matang Jalan gagah kumpul pandang Tegap rapi dari rambut sampai ujung kaki Emang uj …
    Upgrade Puisi.ORG and The Forum by WebAdmin (3 comments)
    Kami sudah melakukan upgrade engine website puisi.org menjadi WordPress 2.5, kami juga sudah melakuk …
    Aku adalah lukanya by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    Kau pernah hadir memuja diri ku tak sebait bahkan setinggi bintang kau puji setiap malam kau hafalka …
    HiDUp dan PuiSI by Argie (0 comments)
    HiDuP ItU aDaLAh SEbUAh PuiSi… sUkA …, dUkA…., TAnGis…DaN … TaWa AdaLAh BaGiAn DaRi ABjAD …
    Bayangmu by Pratama Arjuna (0 comments)
    Relungku terasa hampa Saat bayangmu perlahan meninggalkan Ketika lilin itu dihembus angin dingin Tin …
    Ingin Email Gratis 6 GB ? by WebAdmin (2 comments)
    Dear, kawan….. Sebagai salah satu rasa terima kasih kami kepada para kontributor yang sudah ikut a …
    Puisi yang terbuang. . by onnyfp (0 comments)
    Ada seorang remaja. . Yang baru belajar sastra. . Ia tertarik akan puisi. . Dan ingin membuat sebait …
    AYAH by ngurah (4 comments)
    Kau tampak lusuh dan berdebu Ruat-ruat garis hitam merona kelopak matamu Ku tahu kau lelah ayah….. …

Last 5 posts by WebAdmin

Leave a Comment



Previous post:

Next post: