Maafkan Aku


Puisi ini ditulis oleh pada
6 June 2006 dengan 7 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 4.57 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Maafkan aku

Kegundahanku coba menghantuiku..
Kerisauanku..
Coba tuk lupakanmu?

Maafkan aku yang membenci dirimu..
Ku tak ingin ini terjadi tapi haruslah terjadi juga
Maafakan aku yang tak ingin menyapa dirimu..
Ku tak ingin terluka oleh keangkuhan sikapmu itu..

Derita yang kutahan melukai jiwa ini..
Luka yang kau berikan ..
Meninggalkan setiap semangat hatiku?

Mengapa engkau angkuh kepadaku ?
Menepiskan semua pertanyaanku..
Meninggalkan kesendirianku ?

Kau takkan pernah bias untuk menjawabnya..
Karena engkau tak ingin menjawabnya..

Ku ingin lupakan dirimu?
Menghapus semua kenangan tentangmu..
Dan menyendiri tuk lupakanmu..

Tapi..

Buanglah tatapanmu dariku..
Yang kan membuatku ingat dirimu kembali..
Yang kan melukai batinku lagi..
Dan yang kan mengusik mimpi mimpiku kembali..

Kau terlalu angkuh tuk kutemani..
Terlalu sombong tuk kudekati..
Terlalu munafik tuk ku berbagi..

Maafkan aku..
Aku hanya ingin kau mengerti
Tentang risau hati ini
Dan buanglah angkuhmu untuk diriku?
Yang kerap kali melukai jiwa ini

Aku ingin kau kembali
Kembali pada diri ini

Karena aku???

taken from : http://nongkrongnet.blogdrive.com/

Torehan puisi-puisi lainya :

    Maafkan Aku Cinta… by lembayung (0 comments)
    betapa ingin kukatakan bahwa aku masih sangat sayang padamu betapa ingin jua kukatakan dengan lantan …

    selamat tinggal by WebAdmin (5 comments)
    ada rindu seperti dahulu walau semua telah berakhir apakah aku masih ada arti bagimu dan meski aku s …

    Luka by BackPackerz (8 comments)
    aku terluka tapi bukan karenamu karena ketololanku menggangapmu angkuh yang sebenarnya…. aku tak …

    Kepada Mbah Maridjan by katjha (2 comments)
    Sosok tua yang lugu dan sederhana tersenyum ramah kepada siapa saja, kini telah tiada, berpulang den …

    Puisi Siang by WebAdmin (0 comments)
    Bersama terik mentari ku terduduk sepi Coba merabah setiap makna yang ingin kurubah dalam aksara Sem …

    masih menantikanmu by WebAdmin (7 comments)
    selama ku masih bernafas, hingga mataku tertutup untuk selamanya kan ku tunggu dirimu di tempat yang …

    Saat Cinta Itu Mematikan by punk_b0ys84 (0 comments)
    Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan Semuanya telah hancur dan pergi Semuanya hanya tinggal …

    untuk penyair yang khilaf by puisi.indonezia.net (0 comments)
    tak sadarkah engkau? tulang tulangmu semakin rapuh, dinding kulitmu mulai mengkerut, serta pikiranmu …

    antara dia dan kata “kembali” by dwiky arifian (2 comments)
    Sebahagian waktuku hilang, ini benar benar menghilang… ntah di mana,tapi aku mencoba untuk tenang.. …

    Diam… by sexymale (0 comments)
    Diam, Termenung, dan Diam Memandang kelamnya malam Memandang taburan bintang di angkasa Melihat baya …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (7)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. nisalinda says:

    puisi lo bagus2

  2. lyly says:

    mentari senja menyibak bayang kelabu mu
    cakrawala membawa bayangmu menjauh
    terus dan terus
    akhirnya kutemukan pelabuhan tuk bersandar
    jauh dari bayanganmu dan anganku
    kutermangumemandang keAgunganNya

  3. wudhi says:

    KEANGKUHAN

    Kau laksana karang yang tak bergerak dihantam ombak
    Kau laksana tembok yang tak hancur di terjang badai
    Kau laksana gedung pencakar langit yang sombong menantang awan

    Sedangkan

    Aku laksana daun yang jatuh ketika angin meniupku
    Aku laksana ranting yang kan patah bila di hinggapi
    Aku laksana debu yang akan hilang tertiup angin

    Namun

    Aku adalah orang yang akan melemahkan mu
    Aku adalah orang yang akan menjatuhkanmu
    dan Aku adalah orang yang akan membuatmu terluka dalam dan perih

    Tapi

    Aku terlalu sayang padamu
    Aku terlalu cinta kepadamu
    dan Ya aku terlalu takut padamu

    Takut aku kau menjauh dariku
    Aku takut kau pergi dariku
    dan aku takut ketika ku terbangun ku tak bisa melihat wajahmu

    Keagkuhamnu telah mengalahkanku
    Keagkuhanmu telah menciutkanku
    Dan apabila dengan keangkuhan dirimu aku bisa memilkimu
    Aku rela ………..

    Aku siap ………..

    Walau harus sakit dan pedih aku kan menaggungnya

    Karena…..Karena…….Matipun Aku Rela Untukmu Sayang,,,,,,,,,,

  4. maa kan kata yang telah ku ucap

    mungkin ini semua menyakitimu

    tapi semua itu telah berlalu ,apa

    mungkin kau bisa memaafkan ku ,

    saat ku tahu ternyata dirimulah

    peri kecilku , yang menyimpan

    seribu kenangan hidup ku ,

    ku teringat dirimu saat ku hembuskan

    nafas , dan pejamkan mata

    seandainya ku tahu perpisahan itu ,

    menyakitkan tak akan penah aku

    menyakiti hatimu ,

    seandainya waktu bisa terulang kembali

    ku akan menjadi mimpi indah,

    di setiap hari-harimu . . .

    MEISTY LATVINALDA

  5. Yarsi says:

    Puisiny bgus,aku trharu saat mmbcny,mknny sm dngn kisah ku.

  6. Aisyah says:

    Hmm,,,

    Dia yg baik hatinya,
    dia yg sopan tutur katanya,
    dia yang slalu menemaniku,,
    dia yg selalu ada dalam Hatiku,
    dia Malaikatku,,,

    Namun sekarang dia tlah pergi,,jauh nun disana,,
    mungkin takkan kembali,,,

    tapi kuIngin katakan ,,
    Aku sangaT menyayanginya,,

    Dia MALAIKATKU,,,!?!

  7. tamsil bugis says:

    Andai ku tak disisni
    Akan ku ungkapkan perasaan ini
    Kepadamu yang kucintai
    Tapi aku hanya bisa mengagumimu dalam hati
    Hingga aku jauh pergi
    Dan mungkin tak akan kembali lagi

    Buat : Inisail S.

Leave a Reply