<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Syair cinta untuk kekasih</title>
	<atom:link href="http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/</link>
	<description>saat puisi mengangkat makna</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 08:55:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: Edwin Raja</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2873</link>
		<dc:creator>Edwin Raja</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 19:11:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2873</guid>
		<description>Mantaaaaaab</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mantaaaaaab</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DOA UNTUK CINTA</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2868</link>
		<dc:creator>DOA UNTUK CINTA</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 14:54:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2868</guid>
		<description>Di kala aku sendiri, aku slalu ingat dirimu. menagis sesenggukan karna tak bisa raih cita untuk bersamamu.
hadirmu laksana embun yang sejukkan hatiku
tawamu damaikan hatiku yang lara
senyummu luluhkan hatiku yang membara
kau datang tanpa pemisi, membuat aku tak sanggup untuk melupakan hadirmu 

aku sangat mencintaimu, merindukanmu, mendambamu
walau kutahu itu tak mungkin bagiku untuk meraihmu
satu doa yang selalu iringi langkahmu
agar engkau selamat kelak.

sayang.....tahukah engkau malam ini, batinku menangis memanggil namamu
adakah aku di hatimu????
seperti engkau yang SLALU ADA DALAM HATIKU.

TUHAN DEKATKAN HATI KAMI SELALU. AMIN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di kala aku sendiri, aku slalu ingat dirimu. menagis sesenggukan karna tak bisa raih cita untuk bersamamu.<br />
hadirmu laksana embun yang sejukkan hatiku<br />
tawamu damaikan hatiku yang lara<br />
senyummu luluhkan hatiku yang membara<br />
kau datang tanpa pemisi, membuat aku tak sanggup untuk melupakan hadirmu </p>
<p>aku sangat mencintaimu, merindukanmu, mendambamu<br />
walau kutahu itu tak mungkin bagiku untuk meraihmu<br />
satu doa yang selalu iringi langkahmu<br />
agar engkau selamat kelak.</p>
<p>sayang&#8230;..tahukah engkau malam ini, batinku menangis memanggil namamu<br />
adakah aku di hatimu????<br />
seperti engkau yang SLALU ADA DALAM HATIKU.</p>
<p>TUHAN DEKATKAN HATI KAMI SELALU. AMIN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Barcaluda Meneszty</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2743</link>
		<dc:creator>Barcaluda Meneszty</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 17:49:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2743</guid>
		<description>Barcaluda Meneszty  

Kau yang abadi

Kini masaku jauh dengan-Mu
Kegersangan melanda hatiku
Kini, dan …
Aku rindu dekapan mesra-Mu
Ingin kucium waktu itu untuk selamanya
Memeluk-Mu dari kehangatan cinta
Dekat, dan rebahkan jiwa dipangkuan-Mu

Ah …! kerinduanku semakin menggebu
Yach didekat-Mu jiwalu tenang
Bersama-Mu hatiku damai selalu
Yang tidak tergantikan
Dalam pejalanan hidupku

Wahai penerang hati yang Maha
Penyejuk batin dikekeringan 
Hamba rindu belaian indah-Mu 
Terimalah daku kembali
Sebagai kekasih-Mu yang abadi

Karya Qusay Ibnu Ghibran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Barcaluda Meneszty  </p>
<p>Kau yang abadi</p>
<p>Kini masaku jauh dengan-Mu<br />
Kegersangan melanda hatiku<br />
Kini, dan …<br />
Aku rindu dekapan mesra-Mu<br />
Ingin kucium waktu itu untuk selamanya<br />
Memeluk-Mu dari kehangatan cinta<br />
Dekat, dan rebahkan jiwa dipangkuan-Mu</p>
<p>Ah …! kerinduanku semakin menggebu<br />
Yach didekat-Mu jiwalu tenang<br />
Bersama-Mu hatiku damai selalu<br />
Yang tidak tergantikan<br />
Dalam pejalanan hidupku</p>
<p>Wahai penerang hati yang Maha<br />
Penyejuk batin dikekeringan<br />
Hamba rindu belaian indah-Mu<br />
Terimalah daku kembali<br />
Sebagai kekasih-Mu yang abadi</p>
<p>Karya Qusay Ibnu Ghibran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Barcaluda Meneszty</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2742</link>
		<dc:creator>Barcaluda Meneszty</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 17:46:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2742</guid>
		<description>Barcaluda Meneszty

Senja

Bersinar terang sang purnama
Detik saat bunga gugur bersemi
Hiasan lagu malam berhamburan
Cahaya cinta alunkan irama
Biru kasih datangkan aroma
Pusatkan hati untuk jiwa
Kupuja engkau cahaya senja

Karya Qusay Ibnu Ghibran, Juni 2005</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Barcaluda Meneszty</p>
<p>Senja</p>
<p>Bersinar terang sang purnama<br />
Detik saat bunga gugur bersemi<br />
Hiasan lagu malam berhamburan<br />
Cahaya cinta alunkan irama<br />
Biru kasih datangkan aroma<br />
Pusatkan hati untuk jiwa<br />
Kupuja engkau cahaya senja</p>
<p>Karya Qusay Ibnu Ghibran, Juni 2005</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Barcaluda Meneszty</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2741</link>
		<dc:creator>Barcaluda Meneszty</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 17:22:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2741</guid>
		<description>Qusay Ibnu Ghibran
Terhanyut

Satu bidadari terjerat di hati
dengan senyum sehalus salju
menusuk jiwa pada mata elang kesempurnaan
nurani terlepas melayang 
terbunga seluas semesta

cintaku tumbuh liar sesubur 
kecantikanmu yang tak terlukiskan
tak ada celah untuk dapat ku tolak
begitu istimewanya dirimu
gemetar saat ku melihat 
senyum dan aroma pribadimu

to : t3hGp4ke9uL4</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Qusay Ibnu Ghibran<br />
Terhanyut</p>
<p>Satu bidadari terjerat di hati<br />
dengan senyum sehalus salju<br />
menusuk jiwa pada mata elang kesempurnaan<br />
nurani terlepas melayang<br />
terbunga seluas semesta</p>
<p>cintaku tumbuh liar sesubur<br />
kecantikanmu yang tak terlukiskan<br />
tak ada celah untuk dapat ku tolak<br />
begitu istimewanya dirimu<br />
gemetar saat ku melihat<br />
senyum dan aroma pribadimu</p>
<p>to : t3hGp4ke9uL4</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mujahid_as</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2736</link>
		<dc:creator>mujahid_as</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 17:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2736</guid>
		<description>bismillaahirrohmaanirrohiim yang artinya dengan menyebut Alloh Maha Pengasih Maha Penyayang...cinta menjadi indah bila diniatkan mengejar cinta ilahi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillaahirrohmaanirrohiim yang artinya dengan menyebut Alloh Maha Pengasih Maha Penyayang&#8230;cinta menjadi indah bila diniatkan mengejar cinta ilahi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: poreto</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2734</link>
		<dc:creator>poreto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 08:49:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2734</guid>
		<description>Melewati gurun diiring sang bayangan yang menghapuskan jejakku...
Ada tongkat yang ku mainkan untuk ku bisa ke tempat tujuan, tanpa rasa lelah ku melangkah namun terhenti sejenak...
Ku senang pasir menemani akan diri ku yang ku tenggelamkan dalam gurun...
Namun indah rasanya melihat surya menerangi setiap kaki ku berpijak...
Seakan tubuh ku berat untuk maju karena terhalang  bayangan mu ....
Kau bagai bintang timur yang menyegarkan ku ketika ku tertutup kabut gurun....
Kau bersinar diantar awan hitam yang membuat mu indah di setiap waktunya....
Kau datang menyuarakan embun pagi dan pergi menyelimuti malam dengan seri mu...
Keindahan mu seakan mengoyak - ngoyak tiap hela nafas ku...
Mencuri nafasku untuk kau simpan dalam pasir  kemilauan di hati mu... 
Bisakah ku terima kembali nafasku yang kau curi....
Karena sudah sekian lama ku hanya berdiam berdiri diantara pasir - pasir untuk menunggu jawabannya yang tak pernah ku berikan pertanyaannya yang selama ini kusimpan dalam bayangan ku ini......
Jangan lah pergi dan biarkan lah tubuh ku yang kau koyak tapi jangan cinta ku yang kau buang...
Karena sudah lama ku berdiam dan sudah saatnya lah ku berjalan menuju mu lagi dari perhentian ku yang terhenti oleh kabut tebal yang menyelimuti mu.....
Berikanlah aku cahaya mu untuk ku bisa terlepas dari kehampaan dunia ini....

-Poreto-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Melewati gurun diiring sang bayangan yang menghapuskan jejakku&#8230;<br />
Ada tongkat yang ku mainkan untuk ku bisa ke tempat tujuan, tanpa rasa lelah ku melangkah namun terhenti sejenak&#8230;<br />
Ku senang pasir menemani akan diri ku yang ku tenggelamkan dalam gurun&#8230;<br />
Namun indah rasanya melihat surya menerangi setiap kaki ku berpijak&#8230;<br />
Seakan tubuh ku berat untuk maju karena terhalang  bayangan mu &#8230;.<br />
Kau bagai bintang timur yang menyegarkan ku ketika ku tertutup kabut gurun&#8230;.<br />
Kau bersinar diantar awan hitam yang membuat mu indah di setiap waktunya&#8230;.<br />
Kau datang menyuarakan embun pagi dan pergi menyelimuti malam dengan seri mu&#8230;<br />
Keindahan mu seakan mengoyak - ngoyak tiap hela nafas ku&#8230;<br />
Mencuri nafasku untuk kau simpan dalam pasir  kemilauan di hati mu&#8230;<br />
Bisakah ku terima kembali nafasku yang kau curi&#8230;.<br />
Karena sudah sekian lama ku hanya berdiam berdiri diantara pasir - pasir untuk menunggu jawabannya yang tak pernah ku berikan pertanyaannya yang selama ini kusimpan dalam bayangan ku ini&#8230;&#8230;<br />
Jangan lah pergi dan biarkan lah tubuh ku yang kau koyak tapi jangan cinta ku yang kau buang&#8230;<br />
Karena sudah lama ku berdiam dan sudah saatnya lah ku berjalan menuju mu lagi dari perhentian ku yang terhenti oleh kabut tebal yang menyelimuti mu&#8230;..<br />
Berikanlah aku cahaya mu untuk ku bisa terlepas dari kehampaan dunia ini&#8230;.</p>
<p>-Poreto-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: geby</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2716</link>
		<dc:creator>geby</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 14:49:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2716</guid>
		<description>oKeY,aKu aKuI aQ kAlAh....
yEaH ....aKu kAlAh dGn pErAsAaN kU....
SaAt tErAsA aDa yG aDa yG aNeH dLm hAtI kU...
aQ bErPiKiR iTu kOnYoL...
cInTa?
sEaKaN tAk PeRnAh MeNjAdI nYaTa....
yEaH yG hAnYa AdA uNtUk MeJaDi DoNgEnG...
nAmUn SeKaRaNg aKu TeRjErAt..
aQ tErJeRaT oLeH cInTa NyA...
sEmAkIn aQ bErUsAhA uNtUk MeLuPaKaN nYa
JaRiNg CiNtA nYa PuN sEmAkIn KuAt MeNgIkAt Ku,


EnTaH kRn ApA aKu BiSa MeNcInTaI nYa....
Aq Ga PeDuLi....
yG aKu TaU sKrG hAnYaLaH....
hAtI kU tAkUt KeHiLaNgAn NyA....
FALL IN LOVE

                                                  by:Gabriella</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oKeY,aKu aKuI aQ kAlAh&#8230;.<br />
yEaH &#8230;.aKu kAlAh dGn pErAsAaN kU&#8230;.<br />
SaAt tErAsA aDa yG aDa yG aNeH dLm hAtI kU&#8230;<br />
aQ bErPiKiR iTu kOnYoL&#8230;<br />
cInTa?<br />
sEaKaN tAk PeRnAh MeNjAdI nYaTa&#8230;.<br />
yEaH yG hAnYa AdA uNtUk MeJaDi DoNgEnG&#8230;<br />
nAmUn SeKaRaNg aKu TeRjErAt..<br />
aQ tErJeRaT oLeH cInTa NyA&#8230;<br />
sEmAkIn aQ bErUsAhA uNtUk MeLuPaKaN nYa<br />
JaRiNg CiNtA nYa PuN sEmAkIn KuAt MeNgIkAt Ku,</p>
<p>EnTaH kRn ApA aKu BiSa MeNcInTaI nYa&#8230;.<br />
Aq Ga PeDuLi&#8230;.<br />
yG aKu TaU sKrG hAnYaLaH&#8230;.<br />
hAtI kU tAkUt KeHiLaNgAn NyA&#8230;.<br />
FALL IN LOVE</p>
<p>                                                  by:Gabriella</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: geby</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2715</link>
		<dc:creator>geby</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 14:24:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2715</guid>
		<description>geby,

           kasih ,
           lihat lah aku sendu..
           aq menikmati dingin ini sendiri
           angan ku yg terus berlari...
           mencari kehadiran mu,,.
           entah kemana harus aku pijakan kan kaki ini...
           entah kemana aq harus langkahkan kaki di sela kerinduan ku
harus kemana aku titip kan rindu yg terselubung cinta ini
hati ku kian lama kian menjerit...
detak jantung berdegub kencang 
haruskah aku tetap berdiam dan membiarkan rindu ini terbawa angin?
dan biarkan bintang bintang yg memandang q tertawa ?
krn aku hanya bisa diam membisu dan tak mengejar rindu q?


                                          Dedy aku kangen bgd ma kmu...
                                             WITH LOVE</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>geby,</p>
<p>           kasih ,<br />
           lihat lah aku sendu..<br />
           aq menikmati dingin ini sendiri<br />
           angan ku yg terus berlari&#8230;<br />
           mencari kehadiran mu,,.<br />
           entah kemana harus aku pijakan kan kaki ini&#8230;<br />
           entah kemana aq harus langkahkan kaki di sela kerinduan ku<br />
harus kemana aku titip kan rindu yg terselubung cinta ini<br />
hati ku kian lama kian menjerit&#8230;<br />
detak jantung berdegub kencang<br />
haruskah aku tetap berdiam dan membiarkan rindu ini terbawa angin?<br />
dan biarkan bintang bintang yg memandang q tertawa ?<br />
krn aku hanya bisa diam membisu dan tak mengejar rindu q?</p>
<p>                                          Dedy aku kangen bgd ma kmu&#8230;<br />
                                             WITH LOVE</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: geby</title>
		<link>http://www.puisi.org/2006/06/02/syair-cinta-untuk-kekasih/#comment-2712</link>
		<dc:creator>geby</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 08:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://puisi.org/?p=3#comment-2712</guid>
		<description>bagi ku kematian 
bukan lah akhir dari segala nya...
tapi saat cinta mu mati untuk q......,
itu lebih menyeramkan dari ajal q


to : dear love dedy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagi ku kematian<br />
bukan lah akhir dari segala nya&#8230;<br />
tapi saat cinta mu mati untuk q&#8230;&#8230;,<br />
itu lebih menyeramkan dari ajal q</p>
<p>to : dear love dedy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
