Puisi Ikranagara: BANTUL 2006

by WebAdmin on June 2, 2006

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Ikranagara:
BANTUL 2006

tak ada lagi kata
tatkala bumi berguncang
amatlah kerasnya
di bantul

mata yang menatap ke atas
langit merah
puncak gunung merapi
segera berpaling ke bantul
tak juga ada kata

sungai opak terperangah
bisu
tatkala guncangan bumi
meruntuhkan rumah-rumah
serentak
bergemuruh
sang maut
merenggut nyawa
korban demi korban
bergelimpangan
di timbun reruntuhan
di bantul
di klaten
di imogiri
di panggungharjo
di trumulyo
di sleman
di yogyakarta
tak juga ada kata

diguyur hujan deras
hanya angka-angka yang tersisa
menghitung kehancuran dengan tenda pengungsian
menghitung luka dengan kapas berdarah
menghitung lapar dan dahaga dengan suara lirih
melahirkan satu kata
: ?tolong??
bersahut-sahutan dari mulut ke mulut
: ?tolong??
menerobos batas kota demi kota
: ?tolong??
merambat dari pulau ke pulau
menyeberangi samodra
: ?tolong??
membaluti seantero permukaan bumi

tatkala usailah sudah bumi berguncang
kita pun hanyalah mampu menghitung kuburan yang harus kita gali
dengan butir-butir air mata
butir-butir tasbih zikir & doa
untuk mereka yang telah berangkat mendahului
dengan kereta kencana

: ?amien??

rock creek di tepi twinbrook mei 2006

author: ikra_dc@yahoo.com

Similar Posts:

    seseorang by Someone (0 comments)
    Dari semayam tangan tangan dewa bangkit kelopak kasih untuk setiap butir-butir janji dialah bernama …
    Di Sepanjang Michigan Avenue by WebAdmin (1 comments)
    daun daun begitu ingin menyentuh ujung sepatuku di sepanjang michigan avenue gerbang sekolah adalah …
    bukan seperti yang kau kira by WebAdmin (0 comments)
    belum bosan lagu itu ia ulang sampai tetangganya ingin berganti telinga “hanya imajinasi” “hanya ima …
    Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia by WebAdmin (0 comments)
    Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu saat kau membacakan baris-baris kasih sayang kepa …
    Merindukan Gerak by katjha (0 comments)
    Wahai betinaku.. di bawah langit biru bergaun merah soga, engkau terdiri tegak dengan rambut terura …
    ambang tatap by WebAdmin (4 comments)
    tentangmu selalu ada yang menarik salah satunya membosankanmu yang mengagumkan itu juga kebiasaanmu …
    Kepada Sayap-sayap Rajawali by katjha (1 comments)
    Angin sepoi berlalu dari kepakan sayap, dibalik awan putih yang pudar pada birunya langit dan kilau …
    hidup dan makna by anymous (1 comments)
    Hidup, Sebuah kata yang memikat pendengaran Kata yang meyakinkan setiap orang bahwa ada nafas disana …
    jenuh by galind56 (0 comments)
    merajut mata dari sisi dimana ia tiada.. meninggalkan kelelahaan di antara jumputan tajam sebuah has …
    Ia menggambar kota by WebAdmin (0 comments)
    Ia menggambar kota di dadaku. Bangunan beragam, jalan, kemacetan, tiang-tiang kaku, lampu taman, sam …

Last 5 posts by WebAdmin

{ 3 comments… read them below or add one }

aLi3m June 10, 2008 at 3:51 pm

lah males gw bacanya….

aLi3m June 17, 2008 at 12:38 am

puisinya kebanyakan non….

heri purnomo October 23, 2010 at 5:56 am

eeeee mampir dulu ………………………….udah agak ngatuk begadang…….
besok baru bisa telusuri semua….

Leave a Comment



Previous post:

Next post: