Menggapai Awan


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2006 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Menggapai awan sepenuh jiwa
Berbekal tulang, asa dan cinta
Terkadang hampa, sesak di hati
Terkulai lesu tangisi diri

Namun kubangkit teguhkan hati
Masihlah ada awan menanti
Walau menempuh jalan mendaki
Akan kucoba langkahkan kaki

Sampai kujatuh terdera batu
Ragaku kaku hati membeku
Seolah tak kuasa untuk melaju
Terduduk ragu menangis pilu

Kucoba lagi kumpulkan asa
Tabahkan hati cairkan luka
Terus melangkah terus mendaki
Menggapai awan sampai kumati

29 Mar 06? 20:12

Arleen Amidjaja
arleen315.blogspot.com

Torehan puisi-puisi lainya :

    sembunyi by Kiki Febriyanti (0 comments)
    aku menggapai matahari mendaki waktu yang segan berhenti mengintai bulan walau diselimuti kabut meny …

    Anganku hampa by Betha Pujangga Alam (0 comments)
    Biarkan terbang anganku… Lintasi indahnya cakrawala… Membelah barisan awan hitam, yang menggumpa …

    Gelap by WebAdmin (0 comments)
    Gugah…Hatiku gugah menderah Ditengah sepi mencekam dikelilingi kabut hitam kelam Pekat…sungguh p …

    Untukmu Selalu by WebAdmin (2 comments)
    I Dengan baik masih dapat kuingat Di bulan enam, hari ke empat Musim hujan yang terlambat Dan awan b …

    Perempuan by WebAdmin (0 comments)
    Berpuisi indah-indah Tapi seolah tak menahu apa-apa Badannya capai, letih dan lelah Apalagi hati, sa …

    Rindu Bersalut Pilu… by lembayung (0 comments)
    Tanpa sapa dan bertanya… kilatan tatapanmu telah bercerita tentang keangkuhanmu.. mengadu disaat h …

    Surat Dari Kampung Sembilan by Akmal MR (0 comments)
    Oleh Akmal MR Tak ingin kau basuh wajah di tanah ini, anakku? tujuh luka telah tertancap pada hati …

    Mimpi hari by Der Mujahideen (0 comments)
    Jalan kita memang berbeda sayang, jika engkau berjalan ke utara, maka aku berjalan ke selatan. jika …

    Kengerian dalam Indah by omegachaos (1 comments)
    Angin bertiup kencang Beterbangan debu lalu Saat batu dulu Terbujur kaku takluk Indahnya tetes air M …

    Boy In the First Rain by Just_ste (1 comments)
    Seperti hari yang lalu aku masih menanti kehadiran jiwamu dalam kesendirianku, masih kucoba yakinkan …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Sejuta Puisi

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. si cerang yang dicinta « Safira Aulia | 21 April 2011
  1. aLi3m says:

    boro2 menggapai awan gw… pngen kelapa muda juga ngga bisa manjat…

Leave a Reply