KATA SELEMBAR KERTAS SEPUTIH SALJU


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2006 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Kata selembar kertas seputih salju,”Aku tercipta secara murni, kerana itu aku akan tetap murni selamanya. Lebih baik aku dibakar dan kembali menjadi abu putih daripada menderita kerana tersentuh kegelapan atau didekati oleh sesuatu yang kotor.”

Tinta botol mendengar kata kertas itu. Ia tertawa dalam hatinya yang hitam, tapi tak berani mendekatinya. Pensil-pensil beraneka warna pun mendengarnya, dan mereka pun tak pernah mendekatinya. Dan selembar kertas yang seputih salju itu tetap suci dan murni selamanya -suci dan murni- dan kosong.

:+: Khalil Gibran :+:

Torehan puisi-puisi lainya :

    Hitamku by omegachaos (2 comments)
    Hujan hitam hanya untukku Deras dan mengikis seluruh pigmen kulitku Tiada sakit menusuk nadiku Hanya …

    Menanti dalam sepi by WebAdmin (0 comments)
    Kemarin kulihat ia menangis dalam hening dalam diam tanpa airmata Namun kutahu ia menangis Sekarang …

    PERSAHABATAN by WebAdmin (13 comments)
    Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan. Dan dia? menjawab: Sahabat ada …

    sajak matahari by Just_ste (0 comments)
    seperti aku menulis sajak dengan tinta hitam dalam kertas yang putih tinta demi kata kutorehkan kare …

    Impian Malam by WebAdmin (0 comments)
    tanyaku pada rembulan mengapa sinarmu redup begini sapaku pada angin malam mengapa terpaanmu dingin …

    Tak Sempurna by Adi Jovetic (3 comments)
    Pejamkan mata hatiku Heningkan perasaanku Hilangkan benih cintamu Yang pernah bersemi dihati Ku coba …

    Kambing yang Dipaksa Jadi Hitam by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Kambing hitam tentu saja berwarna hitam Bukan berwarna putih, atau warna yang lain Kambing hitam buk …

    Kupu Kupu Kertas dalam Senja Pantai Pasir Putih.. by Just_ste (0 comments)
    berjalan di tepi pantai.. menggengam tanganmu dengan penuh keyakinan.. saat itu pula buih putih meny …

    Putri Malu.. by Clare (0 comments)
    Putri malu.. Putri malu… Hijau daun kecil, mungil jiwa yang kuat… Berdiri tegak sampai hal itu t …

    Cinta ini membunuh mu by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    Ketika kata menyelimuti dibalik senja terpukau dalam takjub mencari arti dari luka mendalami tangis …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Khalil Gibran

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. aLi3m says:

    dingin gw denger salju…
    udah gw ga mo nerusin bacanya….

Leave a Reply